Connect With Us

Pengunjung Tetap Bisa Kulineran di Pasar Lama Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 13 September 2022 | 14:56

Kawasan Kuliner Pasar Lama Tangerang. (Amalia Natasya Maharani / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Masyarakat tetap bisa plesiran di kawasan Pasar Lama, Jalan Kisamaun, Kota Tangerang, untuk menikmati wisata kuliner, meski penataan masih dalam proses.

Hal itu diungkapkan Hendi, Ketua Komunitas Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Pasar Lama kepada TangerangNews, Selasa, 13 September 2022.

Menurutnya, aktivitas pedagang di Pasar Lama masih tetap normal–buka pada sore sampai malam hari.

"Untuk calon pengunjung silakan datang ke Pasar Lama untuk jajan dan kulineran, karena belum ada penutupan," ujarnya.

Adapun terkait penutupan Pasar Lama, katanya, hanya dilakukan sehari saja atau pada 7 September 2022.

"Jadi, edaran penutupan itu tidak berlaku lagi, karena hanya sehari saja. Spanduknya harusnya diturunkan," katanya.


Menurut Hendi, penataan kawasan kuliner Pasar Lama oleh PT Tangerang Nusantara Global (TNG) memang masih dalam proses dan pembahasan lanjutan.

Ia juga menyebut, selama proses penataan itu, pihaknya mengusulkan pedagang tetap berjualan seperti biasa.

"Ya, proses penataan masih berlanjut. Adapun usulan kita biarlah pedagang berjualan," jelasnya.

BISNIS
Pakons Prime Hotel Tangerang Hadirkan Wedding Showcase, Tawarkan Paket Mulai Rp32 Juta

Pakons Prime Hotel Tangerang Hadirkan Wedding Showcase, Tawarkan Paket Mulai Rp32 Juta

Jumat, 25 September 2026 | 22:29

Pakons Prime Hotel Tangerang menggelar Showcase Wedding selama dua hari selama tanggal 25 hingga 26 September 2026.

KAB. TANGERANG
Kerangka Manusia Kembali Ditemukan di Pasar Kemis, Hasil Forensik Sebut Laki-laki Berusia 50 Tahun

Kerangka Manusia Kembali Ditemukan di Pasar Kemis, Hasil Forensik Sebut Laki-laki Berusia 50 Tahun

Jumat, 25 September 2026 | 21:34

Penemuan kerangka manusia kembali menghebohkan warga di Kelurahan Kuta Bumi, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill