Tampung Warga Ciledug dan Larangan, Gubernur Banten Dorong Penambahan Rombel di SMKN 12 Kota Tangerang
Senin, 13 Juli 2026 | 21:44
Gubernur Banten Andra Soni menyoroti tingginya kebutuhan pendidikan di wilayah Ciledug dan Larangan, Kota Tangerang.
TANGERANGNEWS.com-Kota Tangerang menjadi satu-satunya daerah di Indonesia yang meraih penghargaan dari Kementerian Keuangan RI atas capaian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) minimal 15 kali berturut-turut.
Penghargaan tersebut diberikan secara langsung oleh Menteri Keuangan RI Sri Mulyani kepada Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah dalam acara Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah Tahun 2022.
Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah menuturkan penghargaan yang telah diraih oleh Pemerintah Kota Tangerang merupakan buah dari kerja keras dan kerja sama dari seluruh jajaran untuk mewujudkan transparansi dalam pengelolaan keuangan daerah.
"Pemkot Tangerang terus berupaya menjalankan kewajiban dalam tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntable. Dan opini WTP merupakan sebuah kepatutan selaku pemerintah daerah," ungkap Wali Kota dalam acara yang mengusung tema "Mengawal Akuntabilitas Keuangan Dan Kinerja Untuk Pulih Lebih Cepat Bangkit Lebih Kuat" di Gedung Dhanapala, Kementerian Keuangan RI, Jakarta, Kamis, 22 September 2022.
Menteri Keuangan RI Sri Mulyani dalam sambutannya saat membuka Rakernas Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah Tahun 2022 menyampaikan bahwa pencapaian ini merupakan hal yang luar biasa dalam membangun tata kelola keuangan yang akuntabel, transparan dan bertanggung jawab.
"Tapi yang lebih penting bagaimana APBN ataupun APBD sebagai instrumen keuangan dapat bermanfaat dalam memecahkan masalah," tukas Menkeu.
Gubernur Banten Andra Soni menyoroti tingginya kebutuhan pendidikan di wilayah Ciledug dan Larangan, Kota Tangerang.
TODAY TAGHari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2026/2027 di Kota Tangerang diwarnai antusiasme para orang tua yang mengantar anak-anak mereka ke sekolah.
Direktur Utama PT RANS Entertainment Indonesia Tbk Nagita Slavina mengungkap, alasan di balik penurunan pendapatan perusahaan dalam dua tahun terakhir.
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews