Nikmati Kopi Sambil Merasakan Kehangatan Pelayanan Penyandang Disabilitas di Bisa Cafe Karawaci
Minggu, 26 Juli 2026 | 21:38
Menikmati secangkir kopi hangat kini tidak hanya sekadar soal rasa, tetapi juga tentang merayakan kesetaraan.
TANGERANGNEWS.com-Kota Tangerang menjadi satu-satunya daerah di Indonesia yang meraih penghargaan dari Kementerian Keuangan RI atas capaian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) minimal 15 kali berturut-turut.
Penghargaan tersebut diberikan secara langsung oleh Menteri Keuangan RI Sri Mulyani kepada Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah dalam acara Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah Tahun 2022.
Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah menuturkan penghargaan yang telah diraih oleh Pemerintah Kota Tangerang merupakan buah dari kerja keras dan kerja sama dari seluruh jajaran untuk mewujudkan transparansi dalam pengelolaan keuangan daerah.
"Pemkot Tangerang terus berupaya menjalankan kewajiban dalam tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntable. Dan opini WTP merupakan sebuah kepatutan selaku pemerintah daerah," ungkap Wali Kota dalam acara yang mengusung tema "Mengawal Akuntabilitas Keuangan Dan Kinerja Untuk Pulih Lebih Cepat Bangkit Lebih Kuat" di Gedung Dhanapala, Kementerian Keuangan RI, Jakarta, Kamis, 22 September 2022.
Menteri Keuangan RI Sri Mulyani dalam sambutannya saat membuka Rakernas Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah Tahun 2022 menyampaikan bahwa pencapaian ini merupakan hal yang luar biasa dalam membangun tata kelola keuangan yang akuntabel, transparan dan bertanggung jawab.
"Tapi yang lebih penting bagaimana APBN ataupun APBD sebagai instrumen keuangan dapat bermanfaat dalam memecahkan masalah," tukas Menkeu.
Menikmati secangkir kopi hangat kini tidak hanya sekadar soal rasa, tetapi juga tentang merayakan kesetaraan.
TODAY TAGKematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews