Connect With Us

Rumahnya Kini Layak Huni, Begini Ungkapan Syukur Pedagang Nasi Uduk di Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Kamis, 29 September 2022 | 15:23

Marhaya dan Amamid warga RT1/12 Kelurahan Tanah Tinggi, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, terpilih sebagai salah satu penerima program Bedah Rumah dari Pemerintah Kota Tangerang tahun 2022. (Pemkot Tangerang / @TangerangNews.com)

TANGERANGNEWS.com-Berprofesi sebagai pedagang nasi uduk, Marhaya dan Amamid warga RT1/12 Kelurahan Tanah Tinggi, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, terpilih sebagai salah satu penerima program Bedah Rumah dari Pemerintah Kota Tangerang tahun 2022. 

Usai rampung dan merasakan kondisi rumah barunya, pasangan suami istri ini mengaku memiliki kehidupan yang lebih layak. Tidak lagi sibuk dengan kebocoran atap saat hujan datang hingga tidak lagi berdampingan dengan tikus-tikus. 

"Dulu rumah saya kumuh sangat kurang layak, tikus dimana-mana. Tapi alhamdulillah sekarang, tidak ada lagi tikus berkeliaran di rumah. Lebih bersih, layak dan nyaman untuk kami huni," ungkap Marhaya, Kamis, 29 September 2022. 

Tak sekadar kelayakan yang ia rasakan. Lewat kondisi rumah barunya, Marhaya mengaku cucu hingga para tetangga sudah tak lagi segan berkunjung. Bahkan sang cucu yang dulunya ogah-ogahan ke rumahnya, kini malah rutin menginap di rumahnya. 

"Dulu cucu sampai bilang, tidak mau tidur di rumah nenek, karena jorok. Saat itu sedih banget cuma bisa berdoa supaya ada rezeki untuk membereskan rumah. Tapi sekarang alhamdulillah, berkat Pemkot Tangerang rumah saya bisa lebih layak untuk hidup, berkeluarga bahkan menerima tamu," papar Marhaya. 

Lanjutnya, kini rumah dengan warna hijau ini juga sering menjadi tempat kumpul para tetangga. "Ini menjadi aktivitas yang dulunya hampir tidak pernah ada, karena memang sangat jarang sekali tetangga mau berkunjung. Tapi alhamdulillah, bedah rumah ini kenyamanan rumah ini bisa dirasakan dengan lainnya, yaitu para tetangga. Bersyukur banget," ucapnya. 

Kepala Bidang Perumahan dan Kawasan Permukiman Disperkim Kota Tangerang Surya Fani Ritonga menyatakan di tahun 2022 ini Pemkot Tangerang membedah 450 unit rumah. 

"Secara progres sudah lebih dari 50 persen unit telah rampung dibedah. Semoga yang sudah dibedah rumahnya, bisa dirawat dijaga dan dinikmati dengan bijaksana," kata Surya saat ditemui di ruang kerjanya. 

Lanjutnya, program bedah rumah telah berlangsung sejak 2014 silam dengan total hingga 2021 yaitu 7.032 unit rumah telah dibedah oleh Pemkot Tangerang.

"Kami berharap, tahun depan bisa lebih banyak lagi unit yang dibedah. Seperti data 2018 sebagai tahun terbanyak dengan 2.000 unit rumah dibedah," katanya.

KAB. TANGERANG
Komisi VII DPR RI Soroti Industri di Tangerang, Minim Serap Tenaga Kerja Lokal hingga Kerap Cemari Lingkungan

Komisi VII DPR RI Soroti Industri di Tangerang, Minim Serap Tenaga Kerja Lokal hingga Kerap Cemari Lingkungan

Senin, 20 Juli 2026 | 21:12

Komisi VII DPR RI mengkritik keras terhadap sejumlah perusahaan di kawasan industri Kabupaten Tangerang.

WISATA
Tembus Top 125 Event Nasional, Festival Cisadane 2026 Siap Digelar Lebih Megah dan Ramah Lingkungan

Tembus Top 125 Event Nasional, Festival Cisadane 2026 Siap Digelar Lebih Megah dan Ramah Lingkungan

Jumat, 10 Juli 2026 | 14:40

Kota Tangerang bersiap menyambut salah satu perhelatan budaya terbesar tahun ini. Festival Cisadane 2026 resmi akan berlangsung selama lima hari penuh, mulai 22 hingga 26 Juli 2026, dengan berpusat di Jembatan Kaca Berendeng.

PROPERTI
Hunian Bergaya American Classic Klaster Mimosa Diluncurkan, Harganya Mulai Rp1,6 M

Hunian Bergaya American Classic Klaster Mimosa Diluncurkan, Harganya Mulai Rp1,6 M

Jumat, 10 Juli 2026 | 18:24

Paramount Petals meluncurkan Mimosa, klaster hunian terbaru bergaya American Classic yang menjadi proyek residensial kelima di kawasan kota mandiri tersebut.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill