Connect With Us

Kecamatan Batuceper Persiapkan Kampung Sukun Ikuti Lomba TOGA Kota Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 3 Oktober 2022 | 18:28

Camat Batuceper Katrina Iswandari bersama Ketua TP PKK Kecamatan Batuceper Endah Fitriah dan warga Kampung Sukun sedang mempersiapkan menjadi peserta lomba TOGA SAKTI tingkat Kota Tangerang. (Achmad Irfan Fauzi / @TangerangNews.com)

TANGERANGNEWS.com–Pemerintah Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang, tengah menyiapkan Kampung Sukun di RT 06 RW 03 Kelurahan Batuceper untuk menjadi peserta lomba tanaman obat keluarga (TOGA) sehat aktif dan berbakti (SAKTI) tingkat Kota Tangerang.

Lomba TOGA yang diselenggarakan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Tangerang tahun 2022 tersebut dalam rangka mengembangkan upaya kesehatan bersumberdaya masyarakat (UKBM).

Camat Batuceper Katrina Iswandari mengatakan, pihaknya mendukung diselenggarakannya perlombaan TOGA tingkat Kota Tangerang dalam rangka meningkatkan kemandirian masyarakat.


"Kami support perlombaan ini, maka kami sudah mulai melakukan persiapan dan pembenahan serta pembersihan Kampung Sukun sejak dua pekan yang lalu," ujarnya kepada TangerangNews, Senin, 3 Oktober 2022.

Katrina menuturkan, para pegawai di lingkungan Pemerintah Kecamatan Batuceper untuk ikut mendukung Kampung Sukun dalam perlombaan TOGA tersebut.

"Dalam rangka mendukung persiapan dan pelaksanaan lomba yang pesertanya adalah Kampung Sukun, kami wajibkan semua pegawai untuk membawa bibit tanaman seperti jahe, sirih, lengkuas," jelasnya.

Menurut Katrina, Kampung Sukun sebenarnya sudah mampu menciptakan sebagai hasil karya nyata dari produk pemanfaatan tanaman berupa olahan makanan bolu sukun, dan kini sedang pengembangan bolu kelor.


"Kami berharap pemberdayaan dan kemandirian masyarakat bisa meningkat serta bisa mewujudkan kualitas lingkungan yang sehat," ucapnya.

Ketua TP PKK Kecamatan Batuceper Endah Fitriah menjelaskan, pelaksanaan lomba TOGA tingkat Kota Tangerang masih berlangsung.

"Sepanjang bulan Oktober 2022 ini agendanya tahap penilaian. Nanti hasil dari penilaiannya diagendakan pada November 2022," jelasnya.


Tentunya, kata Endah, dengan adanya perlombaan ini dapat meningkatkan peran serta masyarakat dalam pemanfaatan hasil TOGA.

"Kami ingin memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya pemanfaatan hasil TOGA. Jadi, selain tanamannya bisa dimanfaatkan, nanti produknya bisa dijual, sehingga bisa menambah penghasilan masyarakat dan kesejahteraan maupun kesehatan masyarakat," pungkasnya.

TANGSEL
Bermasalah Soal Perizinan, Pemkab Bogor Hentikan Olah Sampah dari Tangsel di Cileungsi

Bermasalah Soal Perizinan, Pemkab Bogor Hentikan Olah Sampah dari Tangsel di Cileungsi

Rabu, 14 Januari 2026 | 09:43

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menghentikan sementara aktivitas pengolahan sampah domestik yang dikirim dari Kota Tangerang Selatan (Tangsel) ke Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor.

OPINI
Kritik Perempuan Bukan Ancaman, Tapi Cermin Negara

Kritik Perempuan Bukan Ancaman, Tapi Cermin Negara

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:42

Setiap kali perempuan bersuara mengkritik pemerintah, negara selalu mengatakan hal yang sama: kritik itu sah, demokrasi dijamin. Tapi kenyataan di lapangan sering berkata sebaliknya.

KAB. TANGERANG
Belum Ada Bantuan, Korban Banjir Perumahan Taman Cikande Dirikan Posko Sendiri

Belum Ada Bantuan, Korban Banjir Perumahan Taman Cikande Dirikan Posko Sendiri

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:09

Warga Perumahan Taman Cikande, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang, berinisiatif membangun sendiri posko sebagai dapur umum dan tempat pengungsian secara swadaya akibat banjir yang terjadi pada Rabu 14 Januari 2026.

HIBURAN
Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Jumat, 9 Januari 2026 | 13:50

Musisi asal Gunung Kawi, Matoha Mino, merilis lagu berjudul Gunung Kawi sebagai bentuk respons terhadap persepsi yang menurutnya keliru dan telah lama berkembang di masyarakat terkait stigma tentang Gunung Kawi

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill