Connect With Us

Wali Kota Tangerang Perintahkan Jajarannya Menundukkan Kepala Doakan Korban Kanjuruhan

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 3 Oktober 2022 | 17:38

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mengajak seluruh peserta apel untuk menundukkan kepala dan mendoakan para korban tragedi Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, yang kini telah menjadi perhatian dunia. (Humas Pemkot Tangerang / @TangerangNews.com)

TANGERANGNEWS.com-Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mengajak seluruh peserta apel untuk menundukkan kepala dan mendoakan para korban tragedi Stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, yang kini telah menjadi perhatian dunia.

"Kita tahu pada hari Sabtu, bangsa kita tertimpa musibah, peristiwa yang sangat disayangkan karena berawal dari kerusuhan hingga akhirnya harus menelan korban yang begitu banyak," jelasnya dalam apel pagi rutin sekaligus dalam rangka memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Plaza Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Senin, 3 Oktober 2022.

Dalam apel yang diikuti seluruh pegawai Pemkot Tangerang, mulai dari jajaran staf hingga pejabat tinggi pratama tersebut, Arief mendoakan agar kejadian maut ini tidak terulang kembali.

"Karena itu, saya mengajak semuanya untuk menundukkan kepala sejenak mendoakan saudara-saudara kita yang menjadi korban dalam musibah di Stadion Kanjuruhan Malang, semoga para korban diampuni segala dosa dan khilafnya, dan  kita semua selalu dalam lindungan-Nya," ucapnya.

Baca juga:

Gegara Tragedi Kanjuruhan, Siap-siap Indonesia Gagal Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20

Arief berpesan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) agar dapat terus melayani masyarakat dengan adil dan beradab serta berperikemanusiaan.

"Peristiwa Kanjuruhan menjadi pelajaran bagi kita bahwa mau bagaimanapun masyarakat kita tetap harus melayani secara humanis, bagaimanapun mereka adalah rakyat kita terlepas dari segala tuntutan dan kritikan kita tetap harus melayani dengan sepenuh hati dan jangan sampai terpengaruh apalagi terhasut oleh isu-isu yang menyesatkan," jelasnya.

"Dunia olahraga sedang berduka, seluruh dunia menyoroti, dan ini pun juga menjadi pelajaran bagi kita yang akan menjadi tuan rumah perhelatan Porprov VI Banten. Kita harus bisa tunjukkan kepada 7 kabupaten dan kota lainnya bahwa Porprov VI Banten bisa berjalan dengan sukses, dan ini tentunya membutuhkan kerjasama dari semua pihak," imbuh Arief.

Arief juga meminta para ASN untuk menjadikan momentum peringatan tersebut sebagai pelecut semangat agar dapat terus menanamkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat serta bernegara.

"Rasanya tidak perlu lagi terbantahkan bahwa seluruh rakyat Indonesia adalah insan yang ber-Pancasila maka sudah menjadi tugas kita para Pemerintah untuk selalu menanamkan nila-nilai dan norma Pancasila kepada masyarakat, bangsa dan negara," pungkas Arief.

SPORT
Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 | 19:47

Tiga sarana olahraga milik Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang resmi ditunjuk sebagai lokasi pertandingan untuk tiga cabang olahraga (cabor) dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten 2026.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

BANTEN
Kapolda Banten Sebar Nomor Pribadi, Terima Aduan Kamtibmas dan Keadaan Darurat

Kapolda Banten Sebar Nomor Pribadi, Terima Aduan Kamtibmas dan Keadaan Darurat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:30

Kapolda Banten Irjen Pol. Hendra Kurniawan membuka akses nomor pribadinya, yakni 0811-1123-9696 bagi masyarakat yang ingin menyampaikan pengaduan terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas)

OPINI
Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02

Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill