Connect With Us

Dulu Dipandang Sebelah Mata, Kini Madrasah Ibtidaiyah Al Husna Gembor Tangerang Miliki Ratusan Murid

Nur Fitriani | Senin, 24 Oktober 2022 | 23:15

Kegiatan murid di Madrasah Ibtidaiyah Al Husna Gembor, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang. (@TangerangNews / Nur Fitriani)

TANGERANGNEWS.com-Madrasah Ibtidaiyah Al Husna Gembor, Kecamatan Periuk, adalah salah satu sekolah berbasiskan Islam terbaik di Kota Tangerang.

Sekolah yang awalnya dipimpin kakek dari H Abdul Kholik ini, didirikan pada tahun 1950-an. Usia yang tidak muda tapi masih tetap eksis hingga sekarang.

Sebelumnya, MI Al Husna adalah sekolah non formal yang kegiatan belajar mengajarnya fokus mengkaji dan memperdalam ilmu agama.

H Abdul Kholik yang akrab disapa Pak Haji menjelaskan pada tahun 1980, ia melanjutkan perjuangan orangtuanya untuk memimpin sekolah tersebut.

Lalu, di tahun yang sama, sekolah mendapatkan kesempatan mengubah status dari Madrasah Diniyah ke Madrasah Ibtidaiyah atau sekolah formal.

Proses yang berat dirasakan saat sekolah menghadapi sedikit kesulitan pada tahun 90-an, di mana masyarakat memandang madrasah sebelah mata.

Kemudian di tahun 2007, dia terus meningkatkan program dan memperkenalkan sekolahnya dengan mengadakan ekstrakurikuler drum band yang dianggap akan memberikan nilai jual sekolah.

"Di sini yang menarik itu ternyata bahwa proses itu betul-betul perlu perjuangan. Dari peningkatan mutu ternyata itu juga dijadikan sebagai program utama," ujar Abdul.

Posisi sekolah yang memasuki gang kecil dengan bangunan sederhana dikenal baik akan mutu, menjadi sekolah unggulan pada masa itu.

Sekolah tidak melewatkan kesempatan agar banyak calon murid yang mendaftar, dengan memberikan laporan dan menunjukkan prestasi anak didiknya setiap akhir tahun ajaran. 

Pihak sekolah juga giat mensosialisasikan kepada masyarakat sekitar dengan membuktikan kualitas dan kegiatan ekstrakurikuler yang berbeda dari sekolah lainnya.

Sampai akhirnya tiap tahun selalu ada peningkatan jumlah murid. Pada tahun ajaran 2022 saat ini, jumlah murid keseluruhan ada 245 siswa.

Tidak puas sampai disitu, H Abdul Kholik terus meningkatkan kualitas dengan mensejahterakan guru, staf dan murid dengan memberikan pelayanan yang baik.

Selain ekstrakurikuler drum band yang paling diminati adalah kegiatan Tahfidzul Qur'an. H Abdul Kholik optimis sekolahnya semakin maju, karena kegiatan ini lebih diminati masyarakat.

Tahun ini, kegiatan Tahfidzul Qur'an memasuki tahun kelima dan sudah mewisuda 15 santri pada tahun pertama.

"Madrasah dijadikan sebagai sekolah unggulan bagi masyarakat yang paham pendidikan, karena semua ilmu pengetahuan yang ditingkat SD dipelajari di madrasah," ungkapnya.

Bagi siswa yatim-piatu dan dhuafa dibebaskan dari biaya sekolah. Keringanan juga diberikan bagi siswa yang tidak mampu, hanya dengan menyertakan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dari RT setempat.

BISNIS
3 Produk Unggulan Turbion, Mampu Berikan Kualitas Bahan Bakar Terbaik   

3 Produk Unggulan Turbion, Mampu Berikan Kualitas Bahan Bakar Terbaik  

Rabu, 22 Juli 2026 | 10:38

Apakah diantara kalian sudah ada yang pernah dengar merk pasar Turbion? Merk ini merupakan suatu brand pasar yang bergerak dibidang industri dan menawarkan aneka pilihan bahan bakar minyak. Turbion menawarkan beberapa produk berkualitas

SPORT
Spanyol Rebut Gelar dari Argentina, Ferran Torres Akhiri Perlawanan Tim Tango di Final Piala Dunia 2026

Spanyol Rebut Gelar dari Argentina, Ferran Torres Akhiri Perlawanan Tim Tango di Final Piala Dunia 2026

Senin, 20 Juli 2026 | 07:04

Spanyol berhasil merebut trofi Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan juara bertahan Argentina dengan skor tipis 1-0 pada laga final yang berlangsung di New Jersey, Amerika Serikat, Senin, 20 Juli 2026, dini hari WIB.

OPINI
Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Minggu, 19 Juli 2026 | 22:26

Bangku-bangku kosong di ruang kelas sekolah negeri kini bukan lagi pemandangan yang hanya ditemukan di daerah terpencil. Fenomena tersebut mulai terjadi di berbagai wilayah Indonesia, termasuk kota-kota yang selama ini dikenal memiliki akses

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill