Meritokrasi Tanpa Jiwa
Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TANGERANGNEWS.com-Dinas Sosial (Dinsos) Kota Tangerang telah memulangkan sebanyak 27 orang penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) ke keluarganya masing-masing.
PMKS yang dimaksud antara lain orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), orang terlantar (OT), anak jalanan, anak balita terlantar, lanjut usia terlantar dan wanita tuna susila
"Tadi malam kami memulangkan 4 orang (WTS)," ujar Jajat Jafar, Kasi Rehabilitasi Sosial Eks Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial Dinsos Kota Tangerang kepada TangerangNews, Kamis, 10 November 2022.
Data pemulangan 27 orang PMKS tersebut selama periode Oktober hingga November 2022. Jajat menyebutkan, PMKS yang dipulangkan ini didominasi ke luar daerah.
"Kebanyakan ke luar daerah, ada yang ke Bogor," jelasnya.
Adapun saat ini, tinggal dua orang PMKS yang masih berada di Dinsos Kota Tangerang.
BACA JUGA: Ini Identitas Pria Sakit TBC yang Terlantar di Bawah Flyover Kota Tangerang
Jajat mengungkapkan, wanita tuna susila yang ditangani Dinsos Kota Tangerang terbilang masih berusia muda, rata-rata dibawah 30 tahun. Transaksi yang mereka lakukan dari sosial media.
Jajat mengatakan, pihaknya ikut membantu menangani para penyandang masalah kesejahteraan yang ditelantarkan pihak keluarga.
"Permasalahan mereka karena ekonomi," ujarnya.
Jajat menuturkan, jika PMKS didapati sakit, pihaknya membantu perawatan dan memantau kesehatan, dilanjutkan dengan berkoordinasi dengan pihak Rumah Sakit.
"Kami juga menampung mereka yang tidak mempunyai keluarga," ucapnya.
Jajat menambahkan, pihaknya pernah mendapati OT yang hanya menjadikan modus karena adanya laporan dari Pekerja Sosial Masyarakat (PSM).
"Misal OT tersebut dari arah Indonesia Timur, kami bantu oper ke Dinsos DKI terlebih dahulu. Jika daerah Sumatera, melewati Dinsos Banten," jelasnya.
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TODAY TAGParamount Petals ikut merayakan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia melalui kegiatan Paramount Petals Semarak Kemerdekaan yang mengusung tema “Sinergi dalam Kebersamaan” yang digelar di Pasar Modern Paramount Petals pada Sabtu 22 Agustus 2026.
Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.
Richard Lee menantang Samira Farahnaz alias Doktif untuk hadir dalam sidang kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen yang menjerat dirinya sebagai terdakwa.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews