AI Helita Tangsel Respon Keluhan Warga Hanya dalam 49 Milidetik, Sudah Terima 4 Ribu Pesan
Kamis, 14 Mei 2026 | 10:06
Helita, asisten digital berbasis Artificial Intelligence (AI) milik Pemkot Tangsel, langsung menjadi primadona baru sejak dirilis.
TANGERANGNEWS.com-Dinas Sosial (Dinsos) Kota Tangerang telah memulangkan sebanyak 27 orang penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) ke keluarganya masing-masing.
PMKS yang dimaksud antara lain orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), orang terlantar (OT), anak jalanan, anak balita terlantar, lanjut usia terlantar dan wanita tuna susila
"Tadi malam kami memulangkan 4 orang (WTS)," ujar Jajat Jafar, Kasi Rehabilitasi Sosial Eks Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial Dinsos Kota Tangerang kepada TangerangNews, Kamis, 10 November 2022.
Data pemulangan 27 orang PMKS tersebut selama periode Oktober hingga November 2022. Jajat menyebutkan, PMKS yang dipulangkan ini didominasi ke luar daerah.
"Kebanyakan ke luar daerah, ada yang ke Bogor," jelasnya.
Adapun saat ini, tinggal dua orang PMKS yang masih berada di Dinsos Kota Tangerang.
BACA JUGA: Ini Identitas Pria Sakit TBC yang Terlantar di Bawah Flyover Kota Tangerang
Jajat mengungkapkan, wanita tuna susila yang ditangani Dinsos Kota Tangerang terbilang masih berusia muda, rata-rata dibawah 30 tahun. Transaksi yang mereka lakukan dari sosial media.
Jajat mengatakan, pihaknya ikut membantu menangani para penyandang masalah kesejahteraan yang ditelantarkan pihak keluarga.
"Permasalahan mereka karena ekonomi," ujarnya.
Jajat menuturkan, jika PMKS didapati sakit, pihaknya membantu perawatan dan memantau kesehatan, dilanjutkan dengan berkoordinasi dengan pihak Rumah Sakit.
"Kami juga menampung mereka yang tidak mempunyai keluarga," ucapnya.
Jajat menambahkan, pihaknya pernah mendapati OT yang hanya menjadikan modus karena adanya laporan dari Pekerja Sosial Masyarakat (PSM).
"Misal OT tersebut dari arah Indonesia Timur, kami bantu oper ke Dinsos DKI terlebih dahulu. Jika daerah Sumatera, melewati Dinsos Banten," jelasnya.
Helita, asisten digital berbasis Artificial Intelligence (AI) milik Pemkot Tangsel, langsung menjadi primadona baru sejak dirilis.
TODAY TAGWarga Kota Tangerang Selatan (Tangsel) diminta waspada terhadap risiko terpapar penyakit Hantavirus.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengklaim siswa dari keluarga kurang mampu memiliki peluang lebih besar untuk masuk sekolah yang diinginkan melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027.
Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews