Connect With Us

Dinsos Kota Tangerang Pulangkan 27 PMKS Mayoritas ke Luar Daerah

Nur Fitriani | Kamis, 10 November 2022 | 15:50

Jajat Jafar, Kasi Rehabilitasi Sosial Eks Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial Dinsos Kota Tangerang. (Nur Fitriani / @TangerangNews.com)

TANGERANGNEWS.com-Dinas Sosial (Dinsos) Kota Tangerang telah memulangkan sebanyak 27 orang penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) ke keluarganya masing-masing.

PMKS yang dimaksud antara lain orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), orang terlantar (OT), anak jalanan, anak balita terlantar, lanjut usia terlantar dan wanita tuna susila

"Tadi malam kami memulangkan 4 orang (WTS)," ujar Jajat Jafar, Kasi Rehabilitasi Sosial Eks Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial Dinsos Kota Tangerang kepada TangerangNews, Kamis, 10 November 2022.

Data pemulangan 27 orang PMKS tersebut selama periode Oktober hingga November 2022. Jajat menyebutkan, PMKS yang dipulangkan ini didominasi ke luar daerah.

"Kebanyakan ke luar daerah, ada yang ke Bogor," jelasnya.

Adapun saat ini, tinggal dua orang PMKS yang masih berada di Dinsos Kota Tangerang.

BACA JUGA: Ini Identitas Pria Sakit TBC yang Terlantar di Bawah Flyover Kota Tangerang

Jajat mengungkapkan, wanita tuna susila yang ditangani Dinsos Kota Tangerang terbilang masih berusia muda, rata-rata dibawah 30 tahun. Transaksi yang mereka lakukan dari sosial media.

Jajat mengatakan, pihaknya ikut membantu menangani para penyandang masalah kesejahteraan yang ditelantarkan pihak keluarga.

"Permasalahan mereka karena ekonomi," ujarnya.

Jajat menuturkan, jika PMKS didapati sakit, pihaknya membantu perawatan dan memantau kesehatan, dilanjutkan dengan berkoordinasi dengan pihak Rumah Sakit. 

"Kami juga menampung mereka yang tidak mempunyai keluarga," ucapnya.

Jajat menambahkan, pihaknya pernah mendapati OT yang hanya menjadikan modus karena adanya laporan dari Pekerja Sosial Masyarakat (PSM).

"Misal OT tersebut dari arah Indonesia Timur, kami bantu oper ke Dinsos DKI terlebih dahulu. Jika daerah Sumatera, melewati Dinsos Banten," jelasnya.

OPINI
Fomo Menjadi Fenomena yang Sangat Berpengaruh Bagi Generasi Muda dan Dampaknya Sangat Besar Bagi Kesehatan Mental

Fomo Menjadi Fenomena yang Sangat Berpengaruh Bagi Generasi Muda dan Dampaknya Sangat Besar Bagi Kesehatan Mental

Senin, 8 Juni 2026 | 17:25

Fenomena atau fomo bagi generasi muda itu berdampak pada kesehatan mental yang artinya yang di mana media digital saat ini media sosial itu telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan di dalam kehidupan kita sehari-hari

PROPERTI
The Floritz Gallery Jadi Peluang Bisnis Menjanjikan di Asthara Skyfront City

The Floritz Gallery Jadi Peluang Bisnis Menjanjikan di Asthara Skyfront City

Kamis, 11 Juni 2026 | 19:47

Asthara Skyfront City membuka peluang bisnis baru bagi investor dan pelaku usaha melalui peluncuran The Floritz Gallery.

BISNIS
RUPST 2025 Setujui Dividen Rp548 Miliar, PT Aspirasi Hidup Indonesia Catat Rasio Pembagian Tertinggi

RUPST 2025 Setujui Dividen Rp548 Miliar, PT Aspirasi Hidup Indonesia Catat Rasio Pembagian Tertinggi

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (AHI) yang menaungi sejumlah merek ritel seperti AZKO, ATARU, Pendopo, NEKA serta Toys Kingdom menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp548,02 miliar dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025

TEKNO
Waspada! Ada 263 Ribu Link Penjualan Online Kosmetik Ilegal Beredar di Indonesia

Waspada! Ada 263 Ribu Link Penjualan Online Kosmetik Ilegal Beredar di Indonesia

Jumat, 5 Juni 2026 | 18:50

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia (RI), Taruna Ikrar mengungkapkan ada sebanyak 263.000 link penjualan kosmetik ilegal yang telah beredar di seluruh wilayah Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill