Connect With Us

Janin Bayi di Dalam Kantong Kresek Dibuang di Cipondoh Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 20 November 2022 | 16:54

Penemuan janin bayi dalam kantong kresek di Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Minggu 20 November 2022, pagi. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Penemuan janin bayi menghebohkan warga Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Minggu 20 November 2022, pagi.

Ketika ditemukan oleh warga setempat di sebuah kursi bambu, samping Jalan Irigasi Sipon, janin itu terbungkus kantong plastik hitam.

"Saya lagi jalan ada ramai-ramai, ternyata ada itu bayi dibuang. Kemungkinan subuh ini dibuang, soalnya sudah ramai dari jam 05.30 WIB," kata Wibby, warga sekitar.

Menurutnya, janin bayi yang diduga berjenis kelamin laki-laki itu diperkirakan baru berusia sekitar 7 bulan. "Itu masih janin, masih kecil banget soalnya," ujar Wibby.

Temuan janin yang diduga hasil hubungan gelap orangtuanya itu, kemudian langsung dilaporkan ke Polsek Cipondoh.

Sementara itu saat di konfirmasi, Kasi Humas Polres Metro Tangerang kota AKP Abdul Jana mengatakan akan mencari informasi terlebih dahulu ke polsek setempat. "Saya konfirmasi (Polsek Cipondoh) dulu ya," ujarnya.

OPINI
Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:29

Bagi sebagian guru, kata “supervisi” masih terdengar seperti jadwal ujian: tegang, penuh persiapan dadakan, lalu lega ketika selesai. Padahal supervisi dirancang untuk membantu guru bertumbuh. Jika hanya berhenti pada pengisian instrumen

BANDARA
Jadi Pintu Gerbang Indonesia, Menteri Pendidikan Sayangkan Tulisan Bahasa Inggris Dominan di Bandara Soekarno-Hatta

Jadi Pintu Gerbang Indonesia, Menteri Pendidikan Sayangkan Tulisan Bahasa Inggris Dominan di Bandara Soekarno-Hatta

Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:58

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyinggung penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik yang dinilainya masih kalah dominan dibandingkan bahasa Inggris.

KAB. TANGERANG
Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:14

Regulasi lahan sawah dilindungi (LSD) dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 4 Tahun 2026 berpotensi memengaruhi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Tangerang pada 2027 mendatang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill