Connect With Us

Sok Jago Bawa Celurit Mau Tawuran, 4 Remaja Ini Dihajar Warga di Cipondoh Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 11 Desember 2022 | 16:52

Empat remaja berikut sebilah celurit untuk tawuran diamankan usai dikeroyok warga di Cipondoh, Kota Tangerang, Minggu 11 Desember 2022, dini hari. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Empat remaja dihajar warga lantaran kedapatan membawa senjata tajam (sajam) untuk tawuran di Jalan Irigasi Kali Bawah, Kelurahan Kenanga, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Minggu 11 Desember 2022, dini hari.

Mereka berinisial FAS, 16, EPM, 14, AM, 15, dan S, 15. Ketika itu sekitar pukul 01.00 WIB, mereka terlihat membawa celurit panjang diduga akan melakukan aksi tawuran di Jalan irigasi sipon.

Warga setempat yang emosi lantaran wilayahnya kerap dijadikan aksi tawuran langsung menangkap, kemudian menghadiahi bogem mentah kepada keempatnya.

Aparat Polsek Cipondoh yang menerima laporan adanya remaja hendak tawuran jadi bulan-bulanan massa, lalu mendatangi lokasi. Alhasil, keempatnya berhasil diselamatkan anggota polisi dari amukan massa.

"Benar, telah diamankan empat remaja masih berstatus pelajar di Kampung Kali Bawah, Cipondoh, oleh warga masyarakat," ujar Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Zain Dwi Nugroho.

Dari tangan mereka telah diamankan barang bukti sebilah benda tajam menyerupai celurit berukuran panjang.

"Selanjutnya anak - anak tersebut berikut barang bukti diamankan ke Polsek Cipondoh guna proses hukum lebih lanjut," kata Kapolres.

Adapun dalam peristiwa itu ketiga remaja di antaranya FAS, AM dan EPM mengalami luka di kepala dan lebam. Kapolres menjelaskan, lika itu lantaran dihakimi oleh warga yang kesal dan resah terhadap kelakuan mereka.

"Luka yang diderita bukan karena tawuran tetapi dihakimi oleh warga," tandas Kapolres.

OPINI
Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02

Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh

BANDARA
2 Penerbangan Dibatalkan Dampak Kabut Asap Karhutla, Bandara Soetta Siapkan Langkah Mitigasi

2 Penerbangan Dibatalkan Dampak Kabut Asap Karhutla, Bandara Soetta Siapkan Langkah Mitigasi

Jumat, 16 Oktober 2026 | 19:40

Bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia berdampak langsung pada sektor penerbangan.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

BANTEN
PLN Perluas Ruang Belajar Anak Pulau Panjang lewat Bridge Banten

PLN Perluas Ruang Belajar Anak Pulau Panjang lewat Bridge Banten

Jumat, 16 Oktober 2026 | 20:44

Di tengah keterbatasan akses akibat kondisi geografis kepulauan, SD Negeri Pulo Panjang 2, Kabupaten Serang, mendapat tambahan fasilitas pendidikan melalui program Bridge Banten dari PT PLN (Persero) UID Banten.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill