Connect With Us

Lancarkan Program Mudik Gratis Lebaran 2023, Dishub Kota Tangerang Buka Posko Pelayanan

Advertorial | Jumat, 10 Maret 2023 | 01:06

Posko pelayanan program mudik gratis di Dinas Perhubungan Kota Tangerang. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Meski Idul Fitri masih beberapa bulan lagi, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang mulai mempersiapkan program mudik gratis Lebaran 2023.

Persiapan dilakukan untuk mengakomodasi hajat masyarakat Kota Tangerang dalam menjalani mudik yang nyaman.

Kepala Dishub Kota Tangerang Achmad Suhaely menuturkan, program ini merupakan bagian tindak lanjut dari program mudik gratis besar-besaran yang diluncurkan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, Kementerian Perhubungan Republik Indonesia (Kemenhub), belum lama ini.

Bertajuk “Ayo Mudik Naik Bus, Bisa Bawa Serta Sepeda Motor Anda”, program ini memfasilitasi masyarakat yang ingin mudik sekaligus membawa kendaraan bermotornya ke kampung halaman masing-masing secara gratis.

Terkait program besar ini, Kemenhub telah menyiapkan bus untuk pemudik, serta truk untuk mengangkut sepeda motor pemudik, dalam angka yang cukup besar.

Diperkirakan akan mampu menampung kuota pemudik dalam jumlah sekitar 24.000, meski sampai saat ini angka pastinya belum bisa dipastikan.

"Oleh karenanya, kami telah melakukan persiapan untuk mensukseskan program ini sejak hari ini,” ungkap Suhaely, Kamis 9 Maret 2023.

Program mudik gratis lebaran ini masih dalam tahap sosialisasi ke masyarakat secara umum. Untuk pendaftaran, rencananya akan dilaksanakan pada 13 Maret–14 April 2023, melalui aplikasi Mitra Darat yang bisa diunduh melalui Play Strore atau Apps Strore.

“Untuk mekanismenya, pemudik dipersilahkan mendaftarkan diri melalui aplikasi Mitra Darat. Setelah menyelesaikan pendaftaran, pemudik akan mendapatkan barcode yang akan ditukarkan menjadi tiket mudik di posko validasi ulang (Kantor Dishub)," jelas Suhaely.

Sementara itu, keberangkatannya dilaksanakan dari beberapa terminal. Untuk Kota Tangerang melalui Terminal Poris Plawad pada 19 April 2023. Tujuannya ada 28 Kota yang tersebar di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, hingga Pulau Sumatera.

Selain itu, untuk mengantisipasi jumlah pendaftar yang membludak, serta kesalahan teknis dalam sistem pendaftaran, Dishub Kota Tangerang telah menyiapkan posko pelayanan.

Posko ditempatkan di Kantor Dishub Kota Tangerang selama masa pendaftaran berlangsung. Rencananya, posko ini berfungsi untuk membantu, mengarahkan, dan memvalidasi ulang dalam proses pendaftaran para pemudik.

“Jadi masyarakat Kota Tangerang yang berniat menjadi peserta mudik di program ini, bisa mengunjunginya untuk mendapatkan akses informasi secara lebih lengkap. Selebihnya, jika nanti ada perubahan akan diinformasikan lebih lanjut,” pungkasnya.

TOKOH
Innalillahi, Epy Kusnandar ”Kang Mus” Meninggal Dunia

Innalillahi, Epy Kusnandar ”Kang Mus” Meninggal Dunia

Rabu, 3 Desember 2025 | 18:21

Kabar duka datang dari dunia hiburan Tanah Air. Aktor senior Epy Kusnandar meninggal dunia pada Rabu, 3 Desember 2025.Informasi tersebut pertama kali dibagikan melalui unggahan akun Instagram istrinya, Karina Ranau.

TANGSEL
Bukan Buang Sampah, Benyamin Tegaskan Kerja Sama dengan Pihak Ketiga Fokus Pengolahan

Bukan Buang Sampah, Benyamin Tegaskan Kerja Sama dengan Pihak Ketiga Fokus Pengolahan

Senin, 12 Januari 2026 | 21:37

Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie menegaskan bahwa rencana kerja sama soal sampah dengan pihak ketiga bukan pembuangan, melainkan skema pengolahan sampah modern yang berfokus pada pengurangan residu.

BANTEN
Pemprov Banten Mulai Bangun 2 Sekolah Rakyat, Ditarget Selesai Agustus 2026

Pemprov Banten Mulai Bangun 2 Sekolah Rakyat, Ditarget Selesai Agustus 2026

Senin, 12 Januari 2026 | 21:50

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten resmi memulai pembangunan dua Sekolah Rakyat di Lebak dan Pandeglang. Proyek ini direncanakan berjalan cepat dan ditargetkan selesai pada Agustus 2026.

OPINI
Pendidikan sebagai Perlawanan Perempuan terhadap Kemiskinan Struktural

Pendidikan sebagai Perlawanan Perempuan terhadap Kemiskinan Struktural

Senin, 12 Januari 2026 | 20:30

Kemiskinan tidak pernah benar-benar netral. Ia punya wajah, dan sering kali wajah itu adalah perempuan. Ketika kemiskinan terjadi, perempuan biasanya menjadi pihak yang paling dulu mengalah, paling lama bertahan, dan paling sedikit didengar.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill