Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi
Jumat, 18 September 2026 | 20:40
Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.
TANGERANGNEWS.com-Pengalaman tak mengenakkan dialami sejumlah orang tua siswa SDN Karawaci 3 Kota Tangerang lantaran harus membayar biaya study tour meski anaknya tidak ikut.
Study Tour tersebut digelar dalam rangka kelulusan dari siswa-siswi kelas 6 SDN Karawaci 3 Kota Tangerang, menggunakan biaya dari para orang tua atau wali murid sebesar Rp260 ribu.
"Kami enggak mau ikut masalah uang kas dikenakan soalnya ini berperan wali murid bukan kepala sekolah uangnya. Apa kepala sekolah tahu (terkait study tour)?" ujar F, kakak salah satu siswa kepada TangerangNews.com, Selasa, 6 Juni 20230.
F mengaku ekonomi keluarganya saat ini tengah dalam masa sulit. Terlebih pasca kelulusan SD, adiknya akan segera didaftarkan ke jenjang SMP yang tentunya memerlukan biaya.
Namun, keputusan untuk tidak mengikuti study tour tersebut rupanya justru mendapat ancaman bahwa adiknya tidak akan diluluskan dari SD tersebut.
"Saya tidak mau karena faktor ekonomi lagi sulit dan masalahnya ini uang kas sekolah. Kami tidak ikut, (diancam) tidak diluluskan. Selalu keluar biaya padahal ini sekolah negeri bukan swasta," keluhnya.
Menurutnya, beberapa orang tua lain bersikukuh memaksa seluruh siswa harus mengikuti study tour, sementara sebagian lainnya tidak menyetujui adanya rencana kegiatan itu.
"Dari ortu kami menolak ikut, ada sebagian ortu lainnya juga tidak setuju," pungkasnya.
Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.
TODAY TAGKantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hak Asasi Manusia (Kemenham) Banten memberikan apresiasi terhadap kondisi kerukunan umat beragama di Kabupaten Tangerang.
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews