Connect With Us

Ortu Siswa SDN 3 Karawaci Tangerang Mengeluh Dipaksa Ikut Study Tour

Fahrul Dwi Putra | Selasa, 6 Juni 2023 | 15:54

Ilustrasi study tour sekolah. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Pengalaman tak mengenakkan dialami sejumlah orang tua siswa SDN Karawaci 3 Kota Tangerang lantaran harus membayar biaya study tour meski anaknya tidak ikut.

Study Tour tersebut digelar dalam rangka kelulusan dari siswa-siswi kelas 6 SDN Karawaci 3 Kota Tangerang, menggunakan biaya dari para orang tua atau wali murid sebesar Rp260 ribu.

"Kami enggak mau ikut masalah uang kas dikenakan soalnya ini berperan wali murid bukan kepala sekolah uangnya. Apa kepala sekolah tahu (terkait study tour)?" ujar F, kakak salah satu siswa kepada TangerangNews.com, Selasa, 6 Juni 20230.

F mengaku ekonomi keluarganya saat ini tengah dalam masa sulit. Terlebih pasca kelulusan SD, adiknya akan segera didaftarkan ke jenjang SMP yang tentunya memerlukan biaya.

Namun, keputusan untuk tidak mengikuti study tour tersebut rupanya justru mendapat ancaman bahwa adiknya tidak akan diluluskan dari SD tersebut.

"Saya tidak mau karena faktor ekonomi lagi sulit dan masalahnya ini uang kas sekolah. Kami tidak ikut, (diancam) tidak diluluskan. Selalu keluar biaya padahal ini sekolah negeri bukan swasta," keluhnya.

Menurutnya, beberapa orang tua lain bersikukuh memaksa seluruh siswa harus mengikuti study tour, sementara sebagian lainnya tidak menyetujui adanya rencana kegiatan itu.

"Dari ortu kami menolak ikut, ada sebagian ortu lainnya juga tidak setuju," pungkasnya.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

TEKNO
Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:16

Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu

TANGSEL
Warga Serpong Lagoon Muntaber Massal, Hasil Lab: WTP Tercemar Bakteri E. coli Lebihi Ambang Batas

Warga Serpong Lagoon Muntaber Massal, Hasil Lab: WTP Tercemar Bakteri E. coli Lebihi Ambang Batas

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:46

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengambil langkah tegas menyusul merebaknya kasus gangguan pencernaan dan muntaber yang menimpa warga Perumahan Serpong Lagoon, Kelurahan Keranggan, Kecamatan Setu.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill