Meritokrasi Tanpa Jiwa
Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TANGERANGNEWS.com- Sebanyak 100 lentera replika perahu naga berjejer menghias Sungai Cisadane, Sabtu, 24 Juni 2023, malam.
Lentera replika perahu naga yang mengarungi sungai Cisadane tersebut merupakan salah satu bagian dari rangkaian acara Festival Peh Cun 2023.
Ketua Panita Festival Peh Cun 2023 Mulio Kantjana mengatakan, ratusan lentera replika perahu naga itu sebagai simbolis penghantar doa bagi orang-orang yang tengah mengalami kesulitan hidup.
"Sebelum perahu berangkat, ada sedikit renungan dan doa untuk orang-orang yang saat ini sedang dalam kesusahan," ujar Mulio.
Kendati demikian, replika perahu-perahu tersebut nantinya akan dibersihkan guna menjaga kebersihan Sungai Cisadane.

"Jadi, festival ini bukan hanya untuk melestarikan budaya saja. Tapi, bagaimana kita juga harus peduli dengan lingkungan dan juga sesama manusia," kata Mulio.
Menurut Mulio, jelang hari terakhir Festival Peh Cun 2023 tak menyurutkan antusiasme masyarakat, khususnya warga Kota Tangerang terhadap acara budaya tahunan itu.
Agar ada regenerasi, kata Mulio, pihak panitia Festival Peh Cun 20203 melibatkan berbagai komunitas khususnya anak muda di Kota Tangerang.
"Tentu regenerasi harus ada, maka dari itu kami berkolaborasi dengan berbagai komunitas khususnya anak muda. Dengan kolaborasi ini agar mereka lebih mengenal dan mencintai budaya warisan leluhur kita. Sehingga, Festival Peh Cun ini dapat terus hadir di Kota Tangerang," jelasnya.
Mulio berharap, Festival Peh Cun dapat terus digelar secara rutin setiap tahunnya dengan rangkaian kegiatan yang lebih meriah lagi.
"Kami berharap, tahun depan Festival Peh Cun ini dapat lebih meriah dari tahun-tahun sebelumnya, lebih baik lagi dan cakupannya lebih luas lagi," pungkasnya.
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TODAY TAGEmpat anak kurang mampu di Kabupaten Tangerang mendapat dukungan pendidikan berupa biaya sekolah dan perlengkapan sekolah selama satu tahun penuh dari PT Lippo Karawaci Tbk. (LPKR).
Kota Tangerang kini memiliki fasilitas Rumah Sehat BAZNAS Sahabat Paru. Program yang diinisasi Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang dengan BAZNAS ini, sebagai upaya penanganan pasien tuberkulosis (TBC), khususnya bagi kasus TBC resistan obat.
Cita rasa yang familiar dari makanan lokal kembali diolah dalam bentuk berbeda melalui kolaborasi VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated bersama Chef Agnesia Cahaya, MasterChef Indonesia Season 10.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews