3 Festival Ini Digelar di Kota Tangerang Sepanjang Juli 2026
Jumat, 3 Juli 2026 | 16:36
Bulan Juli 2026, Kota Tangerang akan diramaikan dengan tiga event akbar yakni Festival Cisadane, Festival Kali Sabi, dan Halal Fest 2.
TANGERANGNEWS.com- Sebanyak 100 lentera replika perahu naga berjejer menghias Sungai Cisadane, Sabtu, 24 Juni 2023, malam.
Lentera replika perahu naga yang mengarungi sungai Cisadane tersebut merupakan salah satu bagian dari rangkaian acara Festival Peh Cun 2023.
Ketua Panita Festival Peh Cun 2023 Mulio Kantjana mengatakan, ratusan lentera replika perahu naga itu sebagai simbolis penghantar doa bagi orang-orang yang tengah mengalami kesulitan hidup.
"Sebelum perahu berangkat, ada sedikit renungan dan doa untuk orang-orang yang saat ini sedang dalam kesusahan," ujar Mulio.
Kendati demikian, replika perahu-perahu tersebut nantinya akan dibersihkan guna menjaga kebersihan Sungai Cisadane.

"Jadi, festival ini bukan hanya untuk melestarikan budaya saja. Tapi, bagaimana kita juga harus peduli dengan lingkungan dan juga sesama manusia," kata Mulio.
Menurut Mulio, jelang hari terakhir Festival Peh Cun 2023 tak menyurutkan antusiasme masyarakat, khususnya warga Kota Tangerang terhadap acara budaya tahunan itu.
Agar ada regenerasi, kata Mulio, pihak panitia Festival Peh Cun 20203 melibatkan berbagai komunitas khususnya anak muda di Kota Tangerang.
"Tentu regenerasi harus ada, maka dari itu kami berkolaborasi dengan berbagai komunitas khususnya anak muda. Dengan kolaborasi ini agar mereka lebih mengenal dan mencintai budaya warisan leluhur kita. Sehingga, Festival Peh Cun ini dapat terus hadir di Kota Tangerang," jelasnya.
Mulio berharap, Festival Peh Cun dapat terus digelar secara rutin setiap tahunnya dengan rangkaian kegiatan yang lebih meriah lagi.
"Kami berharap, tahun depan Festival Peh Cun ini dapat lebih meriah dari tahun-tahun sebelumnya, lebih baik lagi dan cakupannya lebih luas lagi," pungkasnya.
TODAY TAGBulan Juli 2026, Kota Tangerang akan diramaikan dengan tiga event akbar yakni Festival Cisadane, Festival Kali Sabi, dan Halal Fest 2.
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang akan melimpahkan kewenangan pengelolaan jalan lingkungan dan drainase ke pihak kecamatan, untuk mendorong percepatan pembangunan infrastruktur.
Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews