Connect With Us

Dinkes Klaim Kualitas Udara Buruk Tak Pengaruhi Kasus ISPA di Tangerang

Fahrul Dwi Putra | Rabu, 16 Agustus 2023 | 11:31

Gedung RSUD Kota Tangerang. (@TangerangNews2020 / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Belakangan ini tengah ramai diberitakan kualitas udara memburuk di kawasan Jabodetabek yang berpotensi terhadap peningkatan kasus penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang menyatakan, saat ini tidak ada kenaikan signifikan dari kasus ISPA di wilayahnya dan cenderung memiliki pola yang sama seperti tahun-tahun sebelumnya.

Baca Juga: Tangerang Selatan Jadi Kota Paling Berpolusi Gegara Emisi Kendaraan

“Secara pola terpantau Dinas Kesehatan saat ini di Kota Tangerang masih sama seperti tahun-tahun sebelumnya. Memang ada kenaikan, tapi masih diambang normal, dan tidak menjadi angka tertinggi dibanding survelens lima tahun terakhir,” ungkap Kepala Dinkes Kota Tangerang, dr Dini Anggraeni, Selasa, 15 Agustus 2023.

Dini memaparkan, kasus ISPA di Kota Tangerang periode April hingga Juli 2023 cenderung stabil. Namun, jika melihat pola dari tahun-tahun sebelumnya, diprediksi peningkatan mulai meningkat pada September kemudian puncaknya pada Oktober sampai November dan Kembali turun sesudah Maret di tahun berikutnya.

Baca Juga: Kualitas Udara Tangerang dan Tangsel Buruk, Ini Dampaknya Bagi Kesehatan 

Menurut Dini, kenaikan kasus ISPA berkesinambungan dengan musim pancaroba atau perubahan iklim, tepatnya saat musim penghujan usai kemarau berlalu.

Untuk itu, Dini mengimbau agar masyarakat selalu menjaga Kesehatan dan mengantisipasi buruknya udara saat ini, misalnya dengan mengenakan maske di luar ruangan.

“Baiknya menggunakan masker dan selama musim pancaroba ini kita jaga imunitas tetap baik dengan makan yang cukup dan bergizi. Istirahat yang cukup dan juga tidak stress dan tentunya olahraga,” tutupnya.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

BANDARA
Penumpang Libur Imlek 2026 di Bandara Soetta Diproyeksikan Capai 1,7 Juta

Penumpang Libur Imlek 2026 di Bandara Soetta Diproyeksikan Capai 1,7 Juta

Kamis, 12 Februari 2026 | 21:31

PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) Kantor Cabang Bandara Internasional Soekarno-Hatta memproyeksikan adanya peningkatan pergerakan penumpang dan pesawat pada periode libur Tahun Baru Imlek 2026

TEKNO
Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Selasa, 3 Februari 2026 | 20:28

Di tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill