Connect With Us

Diduga Disesatkan Google Maps, Pemotor Masuk Tol Benda Tangerang

Fahrul Dwi Putra | Selasa, 14 November 2023 | 19:48

Pemotor masuk ke jalur tol di Gerbang Tol Benda Utama, Kota Tangerang. (@TangerangNews / Istimewa )

TANGERANGNEWS.com- Beredar video di media sosial yang memperlihatkan seorang pemotor masuk ke jalan tol hingga ke Gerbang Tol Benda Utama, Kota Tangerang.

Dalam video yang diunggah akun Instagram @abuttng, pemotor itu dengan polosnya melaju di belakang sebuah mobil box berwarna silver.

Mendapati hal itu, petugas keamanan tol kemudian dari kejauhan segera berlari menghampiri pemotor tersebut untuk mencegatnya.

Pemotor berhelm kuning yang mengendarai sepeda motor jenis matik itu lantas mengeluarkan ponselnya dan tampak kebingungan. 

Diduga, pemotor itu disesatkan oleh aplikasi Google Maps yang mengarahkannya untuk memasuki jalan tol. Setelah disetop petugas, pemotor pun diminta untuk keluar dari jalur tol.

Cara Menghindari Jalan Tol di Google Maps

Sebagai aplikasi penujuk jalan, Google Maps sangat membantu dalam perjalanan menuju daerah-daerah baru yang belum pernah dilewati. Namun, tak jarang terdapat fitur dari Google Maps yang malah menyesatkan. 

Berikut cara agar menghindari masuk ke jalan tol saat menggunakan aplikasi Google Maps.

  1. Buka Aplikasi Google Maps
  2. Setelah masuk ke Google Maps, tentukan tujuan perjalanan Anda. Misalnya, pergi ke Serang.
  3. Setelah menentukan tujuan, klik pada pilihan "Rute" untuk melihat opsi rute yang tersedia.
  4. Sekarang, Anda akan melihat rute yang dihasilkan oleh Google Maps. Untuk menghindari jalan tol, pilih opsi "Edit Rute."
  5. Jika ada peraturan khusus, seperti aturan ganjil-genap, Anda dapat mengaktifkannya atau menonaktifkannya sesuai kebutuhan. Pastikan untuk menyesuaikan pengaturan ini sesuai dengan kondisi perjalanan Anda.
  6. Untuk menghindari jalan tol, klik opsi "Hindari Jalan Tol." Ini akan memastikan bahwa rute yang dihasilkan tidak melibatkan jalan tol dalam perjalanan Anda.
  7. Setelah mengatur preferensi perjalanan Anda, klik "Selesai." Tunggu sebentar sambil Google Maps menghitung rute baru berdasarkan preferensi Anda yang baru.
  8. Pastikan untuk memeriksa rute ini dengan seksama dan pastikan sesuai dengan keinginan Anda.
BANTEN
HUT ke-26 Banten, RS Sari Asih Group Tegaskan Komitmen Layani Kesehatan Masyarakat

HUT ke-26 Banten, RS Sari Asih Group Tegaskan Komitmen Layani Kesehatan Masyarakat

Sabtu, 3 Oktober 2026 | 09:49

Provinsi Banten genap berusia 26 tahun pada 4 Oktober 2026. Seiring perkembangan wilayah dan tingginya aktivitas masyarakat, kebutuhan terhadap layanan kesehatan menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung kesejahteraan warga.

KAB. TANGERANG
Rela Bayar Mahal, Ternyata Ini Alasan Perusahaan di Tangerang Lebih Pilih Pekerja Asing Dibanding Warga Lokal

Rela Bayar Mahal, Ternyata Ini Alasan Perusahaan di Tangerang Lebih Pilih Pekerja Asing Dibanding Warga Lokal

Jumat, 2 Oktober 2026 | 20:28

Tim Pengawasan Orang Asing (TIMPORA) Tangerang mengamankan 13 warga negara (WN) Tiongkok karena diduga kuat melakukan penyalahgunaan izin tinggal keimigrasian.

HIBURAN
Hari Batik Nasional, VIVERE Hotel Gading Serpong Ajak Tamu Belajar Membatik

Hari Batik Nasional, VIVERE Hotel Gading Serpong Ajak Tamu Belajar Membatik

Jumat, 2 Oktober 2026 | 20:53

VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated Gading Serpong memperingati Hari Batik Nasional dengan menggelar “Rona Nusantara”, Jumat 2 Oktober 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill