Solusi Islam Atasi Gunungan Sampah
Selasa, 17 Februari 2026 | 18:06
Bahwa akar masalah dari gunungan sampah yang semakin tinggi adalah sebab diterapkannya sistem sekuler kapitalisme yang mengatur kehidupan umat manusia saat ini.
TANGERANGNEWS.com- Pengalaman tak mengenakkan dialami seorang warga lantaran nyaris menjadi korban begal di Jalan Haji Munir, Kelurahan Uwung Jaya, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang.
Melalui akun X (Twitter) @anulwan, ia mengungkapkan hampir menjadi korban begal pada Minggu, 24 Desember 2023, sekira pukul 03.00 dini hari.
"Gue hampir kena begal di jalur Kalisabi tembusan Perumnas," ucapnya dikutip pada Senin, 25 Desember 2023.
Dia menuturkan, saat itu hendak mencuci mobil di salah satu steam 24 jam di daerah Karawaci lantaran mobil yang merupakan pinjaman tersebut harus dikembalikan setelah waktu Subuh.
"Lebih tepatnya di Jalan Haji Munir, gue dicegat dua motor, satu motor sendiri, sementara satu motor lainnya berboncengan," imbuhnya.
Meski sempat dicegat oleh salah satu motor pelaku, beruntung ia berhasil meloloskan diri sebelum pelaku lainnya ikut mencegat lantaran ia sudah menaruh curiga dan was was kepada para pemotor tersebut.
Kejar-kejaran pun terjadi, korban segera tancap gas menyelamatkan diri ke kawasan minimarket yang berada kurang lebih 450 meter ke depan, tepatnya di Jalan Prabu Siliwangi, Kelurahan Uwung Jaya, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang.
Selama kejar-kejaran berlangsung, para pelaku sempat memukul-mukul mobil korban dan memaksanya keluar dengan nada ancaman.
"Entah motifnya apa, tapi sepanjang dia mengejar mobil, dia (pelaku) memukul-mukul mobil dengan bilang 'keluar lu any*ng, keluar lu m*ny*t'," tambahnya.
Dijelaskan korban, saat itu kondisi jalanan sedang sepi hanya ada beberapa warga yang tengah nongkrong. Dia mengaku sudah sempat berteriak meminta pertolongan, namun tidak digubris.
Usai sampai di kawasan minimarket tersebut, korban menyerempet pemotor diduga begal tersebut hingga terjatuh. Kesempatan itu pun ia gunakan dengan menjauh sekencang mungkin dari lokasi.
Akibat senggolan itu, kaca spion mobil korban mengalami patah ke arah depan.

"Di jalan gw sempet tarik ke posisi semula, alhamdulillah masih bisa meski sedikit pecah," tuturnya.
Dia mengimbau agar warga lain berhati-hati saat melewati kawasan jalan sepi, terutama di hari-hari besar seperti Natal dan Tahun Baru.
"Nataru banyak orang butuh duit cepet, hati-hati kalau jalan dini hari," pungkasnya.
Bahwa akar masalah dari gunungan sampah yang semakin tinggi adalah sebab diterapkannya sistem sekuler kapitalisme yang mengatur kehidupan umat manusia saat ini.
TODAY TAGPemerintah Kota ( Pemkot) Tangerang resmi menerbitkan aturan pembatasan jam operasional rumah makan dan tempat hiburan selama Ramadan 1447 Hijriah.
Menandai perjalanan panjang menuju usia emas 50 tahun, PT Summarecon Agung Tbk kembali menggelar ajang penghargaan bergengsi Summarecon Awards 2026.
PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) Kantor Cabang Bandara Internasional Soekarno-Hatta memproyeksikan adanya peningkatan pergerakan penumpang dan pesawat pada periode libur Tahun Baru Imlek 2026
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews