Akui Kemacetan Tak Bisa Diatasi Sepenuhnya, Maryono Minta Petugas Dishub Perbanyak Hadir di Jalan
Selasa, 28 Juli 2026 | 14:21
Wakil Wali Kota Tangerang Maryono mengakui kemacetan lalu lintas belum dapat dihilangkan sepenuhnya.
TANGERANGNEWS.com- Sebanyak 4.478 penyandang disabilitas meliputi enam kategori yakni fisik, netra, wicara, rungu, mental, serta intelektual terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) Kota Tangerang dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 14 Februari 2024 mendatang.
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangerang Qori Ayatullah mengatakan, pihaknya memastikan tempat pemungutan suara (TPS) yang tersedia akan ramah dan aman bagi para penyandang disabilitas.
Selain itu, ia menuturkan, KPU Kota Tangerang berupaya memfasilitasi pemenuhan hak suara bagi para penyandang disabilitas, seperti melakukan sosialisasi kepada komunitas disabilitas dan mendaftarkan mereka dalam daftar pemilih tetap (DPT), serta nantinya diperbolehkan untuk didampingi oleh petugas KPPS dalam melakukan pencoblosan.
"Sedangkan untuk penyandang tunanetra kami sediakan surat suara metode braille," kata Qori pada Jumat, 12 Januari 2024, lalu.
Di sisi lain, Mukti Ali dari Yayasan Difabel Mandiri Indonesia (YDMI) Kota Tangerang mengaku senang atas upaya yang dilakukan KPU Kota Tangerang untuk memenuhi hak suara bagi para penyandang disabilitas.
Namun, ia meminta agar ke depannya para penyandang disabilitas dapat diberi alat bantu dalam pemungutan suara yang lebih beragam menyesuaikan jenis disabilitas dari pemilih.
"Serta pengawasannya lebih ketat, agar tidak ada diskriminasi terhadap pemilih disabilitas," tutupnya.
Wakil Wali Kota Tangerang Maryono mengakui kemacetan lalu lintas belum dapat dihilangkan sepenuhnya.
TODAY TAGSekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.
Di tengah masifnya penggunaan media sosial dan layanan digital, ancaman kejahatan siber kian mengintai celah keamanan finansial masyarakat.
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menegaskan dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tetap menggunakan barang subsidi meski sudah diperingatkan akan ditutup secara permanen.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews