Connect With Us

Bikin Puluhan Warga Keracunan, Belum Ada Tersangka Kasus Kebocoran Gas Amonia Pabrik Es Tangerang

Yanto | Rabu, 7 Februari 2024 | 17:06

Warga dirawat di rumah sakit akibat keracunan gas amoniak yang bocor dari pabrik es batu di Koang Jaya, Karawaci, Kota Tangerang, Selasa 6 Februari 2024. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com-Polres Metro Tangerang Kota telah memeriksa sejumlah saksi dalam kasus kebocoran gas amonia pabrik es yang menyebabkan puluhan warga keracunan di Koang Jaya, Karawaci, Kota Tangerang, Selasa 6 Februari 2024, kemarin.

Namun hingga saat ini belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka.

Saat dikonfirmasi, ke Kasie Humas Polres Metro Tangerang Kota Kompol Ariyanto menyampaikan kasus kebocoran gas di PT DANESJA tersebut masih dalam tahap pemeriksaaan lebih dalam.

"Sampai saat ini masih sedang nunggu hasil Puslabfor dan sementara sedang tahap pemeriksaan," katanya melalu pesan singkat kepada TangerangNews, Rabu 7 Februari 2024. 

Sementara itu, warga Koang Jaya menuntut kompensasi kepada pihak pabrik, lantaran kondisi kesehatan mereka terdampak akibat kejadian ini.

Puluhan warga yang berada di sekitar pabrik sampai harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

"Kami minta kompensasi ya, karena banyak yang terkena efek apalagi keluarga saya," tutur Nano, Ketua RT03 Koang Jaya.

Sebagai informasi, korban bertambah sebanyak 55 orang, dilarikan ke rumah sakit akibat terpapar gas amonia. 

Di antaranya di RS Arrahmah 30 orang, RS Hermina enam orang, RS Sari Asih Karawaci 14 orang, RSUD Kota Tangerang empat orang, RS SA Sangiang satu orang dan RS EMC Cipondoh satu orang.

Adapun terdapat 25 orang lainnya dengan kondisi stabil ditangani di Posko Kesehatan oleh puskesmas dan Dinkes Kota Tangerang.

NASIONAL
Sudah Elektronik tapi Masih Perlu Fotokopi e-KTP saat Urus Administrasi Pelayanan Publik, Ini Alasannya

Sudah Elektronik tapi Masih Perlu Fotokopi e-KTP saat Urus Administrasi Pelayanan Publik, Ini Alasannya

Jumat, 8 Mei 2026 | 10:20

Praktik fotokopi kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) hingga kini masih banyak ditemukan dalam berbagai urusan administrasi. Padahal, pemerintah menilai penggunaan fotokopi identitas tersebut sudah tidak lagi relevan di era digital.

KOTA TANGERANG
Perkuat Konektivitas Perbatasan, Jakbar-Tangerang Bakal Garap Proyek Jalan hingga Pengendalian Banjir

Perkuat Konektivitas Perbatasan, Jakbar-Tangerang Bakal Garap Proyek Jalan hingga Pengendalian Banjir

Jumat, 8 Mei 2026 | 13:06

Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Barat (Jakbar) dan Pemkot Tangerang resmi mempererat kerja sama dalam pembangunan infrastruktur dan transportasi lintas wilayah.

KAB. TANGERANG
Pemkab Tangerang Petakan 28 Perlintasan KRL Green Line, 11 Titik Tanpa Palang Pintu

Pemkab Tangerang Petakan 28 Perlintasan KRL Green Line, 11 Titik Tanpa Palang Pintu

Kamis, 7 Mei 2026 | 21:44

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang melakukan pemetaan pada 28 titik perlintasan Kereta Rel Listrik (KRL) di jalur green line rute Tanah Abang-Rangkasbitung.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill