Connect With Us

Harga Beras di Pasaran Masih Tinggi Meski Pemkot Tangerang Gencar Operasi Pasar

Yanto | Minggu, 25 Februari 2024 | 16:39

Pedagang beras di Pasar Anyar, Kota Tangerang, Minggu 25 Februari 2024. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang tengah gencar-gencarnya mengadakan operasi pasar beras murah untuk menekan harga beras yang melambung tinggi di pasaran. Namun hingga saat ini, belum juga terjadi penurunan harga.

Di Pasar Anyar, Kota Tangerang, harga beras untuk jenis premium sudah menembus Rp18.000 per kilogramnya, dari sebelumnya Rp16.000 per kilogram. Sedangkan beras biasa awalnya Rp13.000 menjadi 16.000 per kilogram.

Naslon, pedagang di Pasar Anyar, mengeluhkan harga beras yang melambung tinggi berdampak pada sepinya pembeli. Kenaikan harga beras ini mulai terjadi di pertengahan bulan Januari 2024.

"Begitu menjelang pencoblosan, kisaran 10 hari harga beras sudah mulai melambung tinggi. Pembeli jadi mulai sepi," katanya, Minggu 25 Februari 2024.

Meskipun pemerintah sudah menjual harga beras murah lewat operasi pasar, tetapi tidak berpengaruh pada harga beras di pasaran.

"Walupun gencar memberikan harga beras murah, tapi tidak terlalu berdampak. Bisa berpengaruh asal pemerintah berani jor-joran mengadakan beras murah serentak, di lihat di lapangan baru daerah tertentu itupun belum semua wilayah," kata Naslon.

Sebagai pedagang, ia  berharap pemerintah bisa mengambil sikap mengenai kenaikan harga beras saat ini. Sebab, kenaikan harga ini sangat berdampak terhadap masyarakat dengan ekonomi menengah ke bawah.

"Tidak semua masyarakat menengah ke bawah mampu beli beras dengan harga mahal," terangnya.

Apalagi bulan depan sudah memasuki Ramadan, sehingga pasti bahan-bahan pokok di pasaran bakalan ikut naik, termasuk beras. Ia berharap bulan Ramadan harga beras kembali stabil.

"Kalau dipikirin semua pedagang pusing, apalagi sebentar lagi sudah mau puasa. Saat ini penjualan juga menurun, sejarah harga beras tinggi sekarang, tidak seperti di 2023 tahun lalu," tukas Naslon.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

WISATA
Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40

Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

HIBURAN
Khusus Oktober, Pakons Prime Hadirkan Promo Kamar Plus Tiket CGV Mulai Rp550 Ribu

Khusus Oktober, Pakons Prime Hadirkan Promo Kamar Plus Tiket CGV Mulai Rp550 Ribu

Jumat, 16 Oktober 2026 | 07:48

Pakons Prime Hotel Tangerang menghadirkan dua paket promosi kamar selama Oktober 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill