Atasi Pencemaran, KLH Tuang 10 Ribu Liter Eco Enzyme ke Anak Sungai Ciadane
Senin, 9 Maret 2026 | 22:52
Sebanyak 10.000 liter eco enzyme dituang ke aliran Sungai Jeletreng, anak Sungai Cisadane yang berlokasi di Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
TANGERANGNEWS.com-Sampai saat ini Polisi belum bisa mengungkap identitas mayat wanita tanpa kepala yang ditemukan di Kali Sangego, anak sungai Cisadane, Kelurahan Koang Jaya, Kecamatan Karawaci, kota Tangerang pada 26 Maret 2024.
Kapolsek Karawaci Kompol Antonius mengaku petugas masih kesulitan mengungkap identitas mayat yang ditemukan dalam kondisi tanpa busana itu.
Pihaknya juga telah melacak sidik cari dari korban dengan metode Mobile Automated Multi- Biometric Identification System (Mambis). Akan tetapi saat dicek, jari tangan korban sudah hilang.
Namun saat diautopsi tidak ditemukan tanda kekerasan dan ataupun zat beracun pada tubuh korban.
"Dugaan sementara dimakan binatang buas karna jari tangan dan kepala sudah tidak ada. Mayat diduga sudah tewas lebih dari 8 hari," katanya.
Ia menambahkan petugas saat ini masih berusaha mencari identitas korban dan juga mencari keluarganya.
"Sampai saat ini kami masih mencari identitas jenazah," sebutnya.
Sementara itu, Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Zain Dwi Nugroho mengatakan hal yang sama. Kondisi mayat yang tidak utuh membuat petugas kesulitan melakukan identifikasi.
"Hasil autopsi tidak terindentifikasi siapa mayat tersebut," imbuhnya.
Sebanyak 10.000 liter eco enzyme dituang ke aliran Sungai Jeletreng, anak Sungai Cisadane yang berlokasi di Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
TODAY TAGPendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP dijadwalkan mulai dibuka pada Senin 19 Januari 2026.
Wilayah udara di sejumlah kawasan Timur Tengah ditutup akibat konflik antara Israel dan Iran. Hal ini berdampak pada sejumlah penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Kota Tangerang.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews