Connect With Us

Jangan Disepelekan, Ini Alasan Penting Menengok ke Belakang Sebelum Berkendara 

Fahrul Dwi Putra | Jumat, 10 Mei 2024 | 19:23

Ilustrasi menengok ke belakang sebelum berkendara. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Menengok ke belakang sebelum mengendarai sepeda motor merupakan salah satu langkah penting untuk keselamatan dalam berkendara.

Namun, masih banyak pengendara menyepelekannya menengok ke belakang. Padahal, meski terlihat sederhana, tindakan ini memiliki dampak yang signifikan dalam memastikan keamanan di jalan.

Head of Safety Riding Promotion PT Wahana Makmur Sejati (WMS) Agus Sani mengatakan, menengok ke belakang sebelum memulai perjalanan atau saat berhenti merupakan langkah yang penting untuk memastikan situasi sekitar dan memperluas pandangan pengendara.

"Ini sederhana, tapi penting. Sayangnya, banyak pengendara motor yang belum mempraktikkannya," ujar Agus Wahana Makmur Sejati Safety Riding Center, Kelurahan Jatake, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang, Jumat, 10 Mei 2024.

Meskipun motor dilaju ke depan, lanjut Agus, menengok ke belakang akan membantu pengendara untuk memastikan keamanan sebelum memulai perjalanan.

Menurutnya, alasan utama menengok ke belakang juga agar pengendara memiliki pandangan yang lebih luas dan memastikan bahwa jalur belakangnya aman. 

Dikatakan Agus, memang betul motor dilengkapi dengan kaca spion, namun spion memiliki keterbatasan dalam melihat ke belakang, sehingga menengok secara langsung menjadi penting.

Agus menjelaskan, pengendara sebaiknya menengok ke arah kanan belakang, lantaran aturan berkendara di Indonesia menggunakan lajur kiri. 

"Siapa tahu ada kendaraan lain yang melaju kencang ke arahnya. Ini bisa membahayakan dirinya dan pengguna jalan lain (jika tidak menengok ke arah kanan belakang)," tambahnya.

Tak hanya itu, di beberapa kondisi penting juga untuk menengok ke arah kanan dan kiri belakan seperti saat berhenti di area sekitar Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL) atau pintu pelintasan kereta api.

AYO! TANGERANG CERDAS
Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:53

Antusiasme orangtua untuk menyekolahkan anaknya di Syafana Islamic School terbilang tinggi. Hingga Open Day tahun ajaran 2027-2028 digelar, hampir 1.000 calon siswa telah mendaftarkan diri secara online.

WISATA
PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

Kamis, 3 September 2026 | 10:45

PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.

BANDARA
Batal Terbang di Bandara Soetta Imbas Abu Vulkanik, 7 Mahasiswi Malah Kena Tipu Beli Tiket Bus via TikTok

Batal Terbang di Bandara Soetta Imbas Abu Vulkanik, 7 Mahasiswi Malah Kena Tipu Beli Tiket Bus via TikTok

Rabu, 9 September 2026 | 17:50

Tujuh mahasiswi asal Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) jadi korban penipuan agen tiket bus bodong di media sosial.

BANTEN
Kasus ISPA di Banten Tembus 4.500 Imbas Abu Vulkanik

Kasus ISPA di Banten Tembus 4.500 Imbas Abu Vulkanik

Kamis, 10 September 2026 | 20:43

Gubernur Banten Andra Soni menyoroti adanya lonjakan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) yang dipicu oleh paparan abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill