Connect With Us

Anak Muda Indonesia Rentan Diabetes, Begini Cara Cegahnya 

Fahrul Dwi Putra | Rabu, 15 Mei 2024 | 09:38

Ilustrasi Diabetes. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Penyakit diabetes tak lagi menyerang kalangan lansia. Kini, remaja atau anak muda pun memiliki risiko tinggi terkena penyakit diabetes.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang dr. Dini Anggraeni menjelaskan, penyakit diabetes banyak menyerang anak muda lantaran gaya hidup kurang baik, serta ada peran faktor genetik.

"Di Indonesia, anak muda paling banyak mengonsumsi minuman tinggi kadar gula, yang menyebabkan meningkatnya risiko terkena diabetes tipe 2," bebernya, Selasa, 14 Mei 2024.

Dini mengimbau agar anak muda rentang usia 5 hingga 19 tahun mulai menerapkan pola hidup sehat dengan mengurangi konsumsi karbohidrat, daging olahan, dan buah-buahan kemasan kaleng.

Selain itu, batasi asupan gula per hari hanya maksimal maksimal 4 sendok makan atau setara 50 gram. Termasuk, menghindari minuman berperisa seperti soda atau minuman dengan tambahan pemanis .

"Perbanyak konsumsi sayur-sayuran hijau, ikan dengan omega 3, kacang-kacangan, daging tanpa lemak, dan buah-buahan," imbuhnya.

Lanjut Dini, terdapat sejumlah gejala penyakit diabetes tipe 2 antara lain, meningkatnya rasa haus, penurunan berat badan, mudah kelelahan, gatal di sekitar alat kelamin yang disebabkan infeksi jamur, serta seringnya buang air kecil di malam hari.

"Rutin berolahraga guna menurunkan kadar gula dalam darah, sperti jalan cepat, yoga, bersepeda, hingga berenang bisa dilakukan untuk menjaga tubuh tetap sehat dan bugar," pungkasnya.

BISNIS
Perkuat Ekosistem Ritel, Joysparks Group Siapkan Gerai Baru di Tangerang

Perkuat Ekosistem Ritel, Joysparks Group Siapkan Gerai Baru di Tangerang

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:29

Setelah hampir dua dekade bertumbuh di industri ritel Indonesia, PT Star Maju Sentosa secara resmi memperkenalkan Joysparks Group sebagai identitas korporat baru yang menaungi seluruh portofolio bisnis perusahaan.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

OPINI
Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:31

Kebakaran hutan dan lahan merupakan tantangan tata kelola yang berulang setiap siklus musim kemarau di Indonesia. Keterlambatan respons mesin birokrasi pemerintah daerah maupun pusat tidak sekadar berakar pada persoalan anomali cuaca.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill