Connect With Us

Mitos atau Fakta, Penderita Diabetes Sebaiknya Stop Mengonsumsi Karbohidrat?

Fahrul Dwi Putra | Selasa, 1 Agustus 2023 | 11:02

Ilustrasi cek diabetes. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Karbohidrat adalah salah satu zat yang berperan penting dalam proses pembentukan energi yang Anda gunakan untuk kegiatan sehari-hari. Zat ini banyak ditemukan pada makanan pokok seperti nasi, jagung, kentang, ubi-ubian, mie dan makanan-makanan manis. 

Dokter Spesialis Penyakit Dalam dari Eka Hospital Bekasi dr. Melisa Diah Puspitasari, Sp.PD menjelaskan bahwa dibalik manfaatnya, karbohidrat juga sangat mempengaruhi kadar gula darah yang ada di dalam tubuh. 

Jika Anda memiliki diabetes, dimana terjadi peningkatan kadar gula darah yang tinggi di dalam darah, konsumsi karbohidrat berlebih dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, seperti penyakit jantung koroner, penyakit ginjal, kerusakan saraf, hingga infeksi jaringan seperti infeksi di kaki. 

Oleh karena itu orang dengan diabetes (diabetisi) harus memperhatikan makanan yang dikonsumsi agar kadar gula yang ada di dalam tubuh tidak meningkat.

Apa saja jenis Karbohidrat yang Ada?

Terdapat 3 jenis karbohidrat yang terkandung dalam makanan kita sehari-hari, yaitu gula, pati, dan serat. 

• Gula

Gula merupakan tipe karbohidrat sederhana yang bisa langsung dicerna oleh tubuh ketika kita konsumsi. Gula bisa ditemukan pada makanan manis seperti buah utuh, jus, produk susu, madu, hingga makanan olahan seperti permen dan kue-kue. 

• Pati

Pati adalah tipe karbohidrat kompleks yang  membutuhkan waktu lama untuk mencernanya hingga menjadi energi. Pati biasa ditemukan pada makanan pokok seperti nasi, kentang, pasta, ubi, dan jagung.

• Serat

Sama seperti pati, serat adalah jenis karbohidrat kompleks dan biasa ditemukan pada makanan seperti sayur-sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan dan biji-bijian.

Beberapa makanan seperti nasi dan gandum diketahui memiliki jenis karbohidrat lebih dari satu. Makanan yang kaya akan serat dapat membantu Anda untuk mengontrol kadar gula darah, sehingga baik untuk penderita diabetes.

Bagaimana Karbohidrat Mempengaruhi Kadar Gula Darah?

Kadar gula darah sebenarnya dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari tingkat stres, istirahat, hingga kesehatan Anda. Namun tidak dapat dipungkiri jika makanan adalah salah satu faktor terbesar yang akan mempengaruhi kadar gula darah Anda. 

Hal ini bisa terjadi karena hasil akhir pemecahan karbohidrat dalam tubuh adalah berupa gula atau glukosa. Glukosa akan masuk ke dalam peredaran darah menuju ke seluruh sel-sel tubuh. 

Diabetisi memiliki kondisi dimana tubuh tidak dapat memasukkan gula ke dalam sel-sel tubuh karena gangguan pada insulin. Insulin diproduksi oleh pankreas dan membantu masuknya glukosa dari darah ke sel-sel tubuh. 

Tanpa insulin atau bila insulin ada namun tidak bekerja optimal, glukosa tidak dapat masuk ke dalam sel. Bila diabetisi mengkonsumsi karbohidrat secara berlebihan maka kadar gula darah akan semakin tinggi. Bila kondisi tersebut dibiarkan maka akan muncul berbagai macam masalah kesehatan.

Apakah Orang Diabetes Tetap Bisa Mengkonsumsi Karbohidrat? 

Meski banyaknya asumsi berkeliaran mengenai diabetes, diabetisi tetap masih diperbolehkan untuk mengkonsumsi karbohidrat. Namun takaran dalam sekali penyajian makanan harus dibatasi. 

Takaran karbohidrat sebaiknya disesuaikan dengan kondisi pada setiap diabetisi. Untuk mencegah gula darah meningkat, Anda mungkin dianjurkan untuk membatasi konsumsi karbohidrat hingga 10, 15, hingga 25 gram per penyajian. 

Tapi untuk mengetahui pasti, Anda bisa mengkonsultasikan diet Anda dengan dokter atau ahli nutrisi di rumah sakit, terutama jika Anda mengidap diabetes melitus tipe 1, yang mengharuskan Anda untuk mengkonsumsi insulin secara rutin.

BISNIS
Jelang Lebaran, Penggunaan Kemasan Bahan PP Melonjak untuk Mudik dan Logistik

Jelang Lebaran, Penggunaan Kemasan Bahan PP Melonjak untuk Mudik dan Logistik

Senin, 9 Maret 2026 | 21:57

Momentum Ramadan menjadi salah satu pendorong utama aktivitas ekonomi nasional. Berdasarkan tren data Badan Pusat Statistik (BPS), konsumsi rumah tangga cenderung meningkat selama periode Ramadan

TOKOH
Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Sabtu, 7 Maret 2026 | 18:51

Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada usia 35 tahun. Informasi tersebut disampaikan sejumlah musisi Tanah Air melalui media sosial pada Sabtu, 7 Maret 2026, dikutip dari Kompas.

OPINI
Hujan Datang, Tangerang Kembali Tergenang

Hujan Datang, Tangerang Kembali Tergenang

Kamis, 12 Maret 2026 | 17:17

Intensitas hujan yang tinggi mengakibatkan beberapa wilayah di Tangerang terdampak banjir dan macet di berbagai titik hampir selalu muncul setiap musim hujan datang.

TEKNO
Trafik Data Jakarta-Banten Bakal Tembus 6,38 Petabyte saat Lebaran, Telkomsel Perkuat Jaringan di Jalur Mudik

Trafik Data Jakarta-Banten Bakal Tembus 6,38 Petabyte saat Lebaran, Telkomsel Perkuat Jaringan di Jalur Mudik

Jumat, 6 Maret 2026 | 22:52

Telkomsel Regional Jakarta dan Banten bersiap menghadapi lonjakan trafik komunikasi yang masif pada momen Ramadan dan Idulfitri (RAFI) 2026. Diproyeksikan puncak payload akan menembus angka fantastis 6,38 Petabyte (PB), meningkat sekitar 3,30%

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill