Connect With Us

Diduga Panik Dikejar Gangster, Remaja Hilang Usai Loncat ke Sungai Cisadane Tangerang

Yanto | Minggu, 26 Mei 2024 | 18:44

Tim SAR tengah mencari korban tenggelam yang loncat ke Sungai Cisadane, Kota Tangerang diduga karena dikejar gangster, Minggu 26 Mei 2024. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com-Tim SAR gabungan melakukan pencarian terhadap remaja yang diduga menceburkan diri ke Sungai Cisadane karena dikejar gangster di Kelurahan Koang Jaya, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Minggu 26 Mei 2024.

Faber, Komandan Tim Basarnas membenarkan adanya seorang remaja atas nama Diki Permana, 18, yang tenggelam di Sungai Cisadane.

Peristiwa itu terjadi pada saat korban hendak pulang ke rumah. Sesampai di lokasi, korban diduga berpapasan dengan kelompok gangster. Karena panik, korban pun melarikan diri.

"Tadi saya dapat keterangan dari rekannya, korban itu berboncengan sama temennya. Lalu berpapasan di jalan, diduga korban panik langsung lari ke sungai dan menceburkan diri," ujar Faber.

Komandan Tim BPBD Kota Tangerang Anggoro mengatakan peristiwa itu tepatnya terjadi di Jembatan Pintu Air 10, sekitar pukul 04.00 WIB. Sampai saat ini, tim BPBD masih melakukan pencarian korban.

"Kami masih menyusuri sekitar lokasi korban tenggelam," imbuhnya.

TOKOH
Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Kamis, 30 Juli 2026 | 14:28

Richard Lee menantang Samira Farahnaz alias Doktif untuk hadir dalam sidang kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen yang menjerat dirinya sebagai terdakwa.

TANGSEL
Sudah Ditertibkan Masih Dipasang Diam-diam, Pemkot Tangsel Copot dan Sita Kabel Fiber Optik Ilegal

Sudah Ditertibkan Masih Dipasang Diam-diam, Pemkot Tangsel Copot dan Sita Kabel Fiber Optik Ilegal

Jumat, 14 Agustus 2026 | 23:28

Sejumlah kabel dan tiang fiber optik yang dipasang secara ilegal di beberapa ruas jalan utama ditertibkan dan disita tanpa ganti rugi oleh Pemerintah (Pemkot) Kota Tangerang Selatan (Tangsel),

BANTEN
Pemprov Banten Buka Opsi Pangkas Tukin ASN agar PPPK Tetap Digaji hingga 2027

Pemprov Banten Buka Opsi Pangkas Tukin ASN agar PPPK Tetap Digaji hingga 2027

Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:55

Pemerintah Provinsi Banten menyiapkan penyesuaian tunjangan kinerja (tukin) ASN sebagai salah satu opsi untuk menjaga seluruh pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) tetap bekerja hingga 2027.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill