Connect With Us

Diduga Panik Dikejar Gangster, Remaja Hilang Usai Loncat ke Sungai Cisadane Tangerang

Yanto | Minggu, 26 Mei 2024 | 18:44

Tim SAR tengah mencari korban tenggelam yang loncat ke Sungai Cisadane, Kota Tangerang diduga karena dikejar gangster, Minggu 26 Mei 2024. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com-Tim SAR gabungan melakukan pencarian terhadap remaja yang diduga menceburkan diri ke Sungai Cisadane karena dikejar gangster di Kelurahan Koang Jaya, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Minggu 26 Mei 2024.

Faber, Komandan Tim Basarnas membenarkan adanya seorang remaja atas nama Diki Permana, 18, yang tenggelam di Sungai Cisadane.

Peristiwa itu terjadi pada saat korban hendak pulang ke rumah. Sesampai di lokasi, korban diduga berpapasan dengan kelompok gangster. Karena panik, korban pun melarikan diri.

"Tadi saya dapat keterangan dari rekannya, korban itu berboncengan sama temennya. Lalu berpapasan di jalan, diduga korban panik langsung lari ke sungai dan menceburkan diri," ujar Faber.

Komandan Tim BPBD Kota Tangerang Anggoro mengatakan peristiwa itu tepatnya terjadi di Jembatan Pintu Air 10, sekitar pukul 04.00 WIB. Sampai saat ini, tim BPBD masih melakukan pencarian korban.

"Kami masih menyusuri sekitar lokasi korban tenggelam," imbuhnya.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

HIBURAN
Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Jumat, 9 Januari 2026 | 13:50

Musisi asal Gunung Kawi, Matoha Mino, merilis lagu berjudul Gunung Kawi sebagai bentuk respons terhadap persepsi yang menurutnya keliru dan telah lama berkembang di masyarakat terkait stigma tentang Gunung Kawi

TANGSEL
Atasi Krisis Sampah, Kota Tangsel Adopsi Metode Pengelolaan Sampah Bali

Atasi Krisis Sampah, Kota Tangsel Adopsi Metode Pengelolaan Sampah Bali

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:14

Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melakukan berbagai upaya untuk mengatasi krisis sampah di wilayah tersebut. Kali ini dengan memanfaatkan metode Teba Komposter, sebagai solusi pengelolaan sampah organik berbasis lingkungan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill