Connect With Us

Raih Emas dan Perunggu di PON, Muay Thai Kota Tangerang Gelar Syukuran

Redaksi | Senin, 23 September 2024 | 11:17

Dua atlet Muay Thai Kota Tangerang peraih medali PON Aceh-Sumut 2024, Muhamad Syarifuddin dan Sandi Hidayat mendapat apresiasi saat syukuran, Minggu 22 September 2024. (@TangerangNews / Redaksi )

TANGERANGNEWS.com - Cabang Olahraga Muay Thai Kota Tangerang menggelar syukuran setelah atletnya berhasil meraih prestasi gemilang di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh-Sumut 2024. Dua atlet yang membawa pulang medali adalah Muhamad Syarifuddin peraih medali emas dan Sandi Hidayat, peraih medali perunggu.

Syukuran digelar di tempat latihan Muay Thai Kluster Yunani, Banjar Wijaya, Kota Tangerang, Minggu 22 September 2024. Turut menghadiri Ketua KONI Kota Tangerang Haji Dirman beserta jajaran pengurus KONI, anggota DPRD Kota Tangerang Fredyanto, pelatih, asisten pelatih dan jajaran pengurus Muay Thai.

Ketua Cabang Olahraga Muay Thai Kota Tangerang, Tommy Rano mengungkapkan kebanggaannya atas pencapaian ini. Dalam syukuran tersebut, Tommy menceritakan perjalanan panjang sejak pertama kali mendirikan Muay Thai di Kota Tangerang. 

Awalnya, kata dia, Muay Thai hanya memiliki satu atlet yaitu Madlani. Tommy yang juga berprofesi sebagai pengacara ini mengalami banyak kegagalan di setiap kejuaraan.

"Waktu itu Muay Thai belum masuk di KONI, kami berada di jalur profesional. Namun, itu menjadi awal dari eksistensi kami," kata Tommy. 

Perkembangan Muay Thai di Kota Tangerang mulai terasa ketika pada tahun 2014 cabor ini resmi masuk dalam naungan KONI Kota Tangerang. Setelah itu, Muay Thai semakin berkembang dan berhasil menunjukkan prestasi di ajang nasional.

Tommy mengakui bahwa perjalanan tidak selalu mulus. Sempat merasa putus asa mengurus Cabor Muay Thai Kota Tangerang. Beberapa kali atletnya kabur menghilang lantaran tidak kuat dengan didikan yang sangat disiplin. Namun kerja keras dan dedikasi akhirnya membuahkan hasil sekarang ini.  

"Sekarang atlet kami berprestasi di tingkat nasional dan meraih emas di PON. Kami sangat bersyukur," tambahnya.

Tommy juga mengucapkan terima kasih kepada orangtua asuh Muay Thai Kota Tangerang, khususnya Ervindo Candra yang telah memberikan dukungan besar kemajuan Cabor beladiri ini. "Berkat bantuan bapak asuh, atlet kami bisa berlatih dengan nyaman dan fokus, hingga akhirnya berhasil meraih medali di PON. Kami sangat berterima kasih," ujar Tommy.

Muhamad Syarifuddin, peraih medali emas juga menyampaikan rasa syukurnya. 

"Perjuangan berbulan-bulan akhirnya terbayar. Saya sangat bersyukur bisa membanggakan orangtua, pelatih, dan pak Tommy yang sudah membina saya sejak sekolah dasar sampai sekarang bisa berprestasi di PON," ungkap Syarifuddin.

Ia mengaku, prestasi PON Aceh-Sumut 2024 menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuannya di olahraga beladiri. Sehingga kedepannya dapat mengharumkan Kota Tangerang dan Indonesia. 

TANGSEL
Uang Palsu Rp36 Miliar Kualitas Tinggi Dicetak di Pergudangan Tangsel, Dilengkapi Fasilitas Canggih

Uang Palsu Rp36 Miliar Kualitas Tinggi Dicetak di Pergudangan Tangsel, Dilengkapi Fasilitas Canggih

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:59

Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya membongkar sindikat produksi uang palsu di kawasan Pergudangan Industri Taman Tekno, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

TOKOH
Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Kamis, 30 Juli 2026 | 14:28

Richard Lee menantang Samira Farahnaz alias Doktif untuk hadir dalam sidang kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen yang menjerat dirinya sebagai terdakwa.

BANTEN
Atasi Krisis Dokter Spesialis, Dinkes Banten Gunakan Rontgen Portabel Berbasis AI untuk CKG

Atasi Krisis Dokter Spesialis, Dinkes Banten Gunakan Rontgen Portabel Berbasis AI untuk CKG

Minggu, 23 Agustus 2026 | 19:18

Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten menggunakan teknologi rontgen portabel yang dilengkapi Artifisial Intelligence (AI) untuk melakukan analisis penyakit dalam yang dialami masyarakat dalam program Cek Kesehatan Gratis (CKG).

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill