Connect With Us

Pengamat Nilai Pola Kampanye Lawas Sachrudin Lebih Efektif Dibanding Faldo Lewat Sosmed

Rangga Agung Zuliansyah | Sabtu, 28 September 2024 | 14:42

Calon Wali Kota Tangerang nomor urut 03 Sachrudin menyapa warga saat kampanye, Jumat 27 September 2024. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 di Kota Tangerang telah memasuki masa kampanye.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menetapkan tiga Pasangan Calon (paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang beserta nomor urutnya masing-masing.

Nomor urut 01 yakni Faldo Maldini dan Fadhlin, nomor urut 02 Ahmad Amarullah dan Bonnie Mufidjar, serta nomor urut 03 Sachrudin dan Maryono Hasan.

Pengamat Politik Pangi Syarwi Chaniago mengomentari strategi politik para paslon di masa kampanye tersebut. Terutama yang paling bertolak belakang yakni Sachrudin-Maryono dan Faldo-Fadhlin.

Sejumlah pihak menyebut dua paslon ini yang paling mendominasi di perhelatan Pilkada 2024.

Sachrudin-Maryono dianggap unggul dalam investasi sosial masyarakat. Nama keduanya lebih mentereng dikenal masyarakat dengan rekam jejaknya menjadi 10 tahun Wakil Wali Kota Tangerang dan Mantan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang.

"Kalau Faldo dan Fadhlin menjadi pasangan calon yang menonjol lantaran diusung oleh Koalisi Indonesia Maju (KIM)," katanya, Sabtu 28 September 2024.

Menurut Pangi, Faldo-Fadhlin saat ini tengah gencar menggaungkan statusnya sebagai anak muda dan menunjukan kemampuannya yang mahir di beragam platform Sosial Media.

Sementara, Sachrudin-Maryono masih menggencarkan kampanye tatap muka dengan masyarakat guna menjadi kunci mutakhir dalam memenangkan Pilkada 2024.

"Ya mereka punya kekuatannya masing-masing, Faldo-Fadhlin aktif memanfaatkan sosial medianya dan Sachrudin-Maryono bersentuhan langsung dengan investasi sosial mereka yang sudah ada di masyarakat," ujarnya.

Pangi menilai, pola kampanye yang digunakan Sachrudin-Maryono masih jauh lebih efektif dibandingkan dengan Faldo-Fadhlin.

Pasalnya, dengan melaksanakan kampanye door to door, Sachrudin-Maryono menjadi lebih dekat dengan masyarakat dan juga sebaliknya.

Dengan demikian, warga Kota Tangerang dapat secara langsung melihat dan menilai sosok yang akan memimpin daerahnya di periode 2024 sampai tahun 2029.

"Memang cara yang dilakukan Sachrudin-Maryono adalah pola lawas, akan tetapi cara-cara tersebut masih ampun dan tidak bisa dianggap remeh," kata dia.

Kendati demikian, Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting, lembaga survei dan konsultan politik nasional itu, juga tidak menampik besarnya kekuatan dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi.

Hanya saja cara tersebut tidak dapat digunakan oleh masyarakat yang tertarik dengan pola itu, untuk mengajak lingkup terdekat mereka seperti keluarga dan kerabat.

Telebih nyaris 60 persen pemilih di Kota Tangerang didominasi oleh kalangan milenial dan juga Generasi Z.

"Memang kekuatan sosial media di era saat ini pengaruhnya sangat besar dan itu tidak bisa disanggah, pertanyaannya sekarang Gen Z ini tertarik kah dengan Pilkada? Apakah semuanya akan datang mencoblos ke TPS?" tutur Pangi.

Dijelaskannya, dalam kontestasi Pilpres 2024 sebelumnya, peran milenial dan Gen Z itu sangat penting untuk kemenangan Prabowo dan Gibran karena yang dipengaruhi seluruh masyarakat Indonesia.

"Tapi untuk Pilkada ini kan lingkupnya lebih kecil dan berbagai kota/kabupaten itu pilihannya beda-beda," paparnya. 

Dalam skala Pilkada 2024 pola yang memiliki pengaruh besar ialah pasangan calon yang terjun langsung menemui warga.

Sebab, dengan demikian sasaran pemilih yang ditemui bukan hanya satu dua orang, melainkan satu keluarga hingga lingkup yang lebih luas. 

"Warga Kota Tangerang saat ini sudah pintar-pintar, mereka akan rasional. Ketika bertemu langsung dengan satu calon yang disukai atau dirasa cocok menjadi kepala daerah, pasti kesan itu akan disampaikan kepada orang tua, keluarga dan minimal orang-orang yang tinggal di sekitarnya," tutup Pangi.

BANDARA
Modus Mirip Narkotika, Penyelundupan Emas di Bandara Soetta Kian Marak

Modus Mirip Narkotika, Penyelundupan Emas di Bandara Soetta Kian Marak

Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:20

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) bersama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) memperketat pengawasan di seluruh jalur keluar perbatasan Indonesia menyusul lonjakan kasus penyelundupan emas ke luar negeri.

TOKOH
Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Kamis, 30 Juli 2026 | 14:28

Richard Lee menantang Samira Farahnaz alias Doktif untuk hadir dalam sidang kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen yang menjerat dirinya sebagai terdakwa.

OPINI
Cara Islam Memberantas Korupsi

Cara Islam Memberantas Korupsi

Senin, 27 Juli 2026 | 20:32

Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.

BISNIS
JETOUR Kantongi 1.038 SPK di GIIAS 2026, Model SUV T2 dan T1 i-DM Paling Laku

JETOUR Kantongi 1.038 SPK di GIIAS 2026, Model SUV T2 dan T1 i-DM Paling Laku

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:23

Selama pameran berlangsung, JETOUR berhasil membukukan total 1.038 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) dari seluruh lini SUV yang ditawarkan kepada konsumen Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill