KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com- Penjabat (Pj) Wali Kota Tangerang Nurdin menegaskan pentingnya peran pemerintah pusat dalam mendukung pembangunan di Kota Tangerang melalui alokasi dana yang optimal.
Meskipun Kota Tangerang memiliki kemandirian fiskal yang cukup baik, di mana lebih dari 50% anggaran daerah berasal dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), Nurdin menjelaskan, dukungan Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK) tetap krusial.
Pasalnya, dengan jumlah penduduk mendekati 2 juta jiwa, Kota Tangerang tentunya perlu mendapatkan alokasi dana yang lebih sesuai
"Kami berharap pemerintah pusat dapat menyempurnakan kebijakan pembagian dana alokasi," ungkapnya, Senin, 21 Oktober 2024.
Selain itu, Nurdin juga mengungkapkan bahwa Kota Tangerang membutuhkan dana spesifik melalui DAK untuk mendukung proyek-proyek strategis. Beberapa program yang membutuhkan dukungan dana antara lain pembangunan jembatan, penyediaan air minum, serta peningkatan sektor pendidikan dan kesehatan.
"Dengan dukungan pembiayaan yang optimal dari pemerintah pusat, kami yakin bisa mempercepat pembangunan dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kota Tangerang," bebernya.
Kendati demikian, Nurdin optimis sinergi yang baik antara pemerintah pusat dan daerah dapat mewujudkan percepatan pembangunan di Kota Tangerang, sejalan dengan visi pemerintahan baru di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGTiga sarana olahraga milik Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang resmi ditunjuk sebagai lokasi pertandingan untuk tiga cabang olahraga (cabor) dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten 2026.
IHSG kembali dibuka dalam tekanan berat pada perdagangan Senin, 19 Oktober 2026. Indeks Harga Saham Gabungan langsung anjlok 4,31% ke level 4.961,87 atau turun 223 poin dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya.
Permintaan terhadap hunian dan ruang komersial berkonsep loft di wilayah Bogor terus menunjukkan potensi pertumbuhan yang kuat.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews