Tangsel dan Tangerang Masuk Daftar Kota dengan Jalan Terpanjang se-Jabodetabek
Selasa, 26 Mei 2026 | 14:34
Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dan Kota Tangerang masuk dalam daftar daerah dengan panjang jalan terbesar di kawasan Jabodetabek tahun 2025.
TANGERANGNEWS.com- Penjabat (Pj) Wali Kota Tangerang Nurdin menegaskan pentingnya peran pemerintah pusat dalam mendukung pembangunan di Kota Tangerang melalui alokasi dana yang optimal.
Meskipun Kota Tangerang memiliki kemandirian fiskal yang cukup baik, di mana lebih dari 50% anggaran daerah berasal dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), Nurdin menjelaskan, dukungan Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK) tetap krusial.
Pasalnya, dengan jumlah penduduk mendekati 2 juta jiwa, Kota Tangerang tentunya perlu mendapatkan alokasi dana yang lebih sesuai
"Kami berharap pemerintah pusat dapat menyempurnakan kebijakan pembagian dana alokasi," ungkapnya, Senin, 21 Oktober 2024.
Selain itu, Nurdin juga mengungkapkan bahwa Kota Tangerang membutuhkan dana spesifik melalui DAK untuk mendukung proyek-proyek strategis. Beberapa program yang membutuhkan dukungan dana antara lain pembangunan jembatan, penyediaan air minum, serta peningkatan sektor pendidikan dan kesehatan.
"Dengan dukungan pembiayaan yang optimal dari pemerintah pusat, kami yakin bisa mempercepat pembangunan dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kota Tangerang," bebernya.
Kendati demikian, Nurdin optimis sinergi yang baik antara pemerintah pusat dan daerah dapat mewujudkan percepatan pembangunan di Kota Tangerang, sejalan dengan visi pemerintahan baru di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo.
Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dan Kota Tangerang masuk dalam daftar daerah dengan panjang jalan terbesar di kawasan Jabodetabek tahun 2025.
TODAY TAGKini wajah Situ Cihuni, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, berubah total. Situ seluas 22 hektar ini dulunya dikenal sebagai area terbengkalai. Ilalang tinggi, semak liar, hingga kesan menyeramkan pernah melekat di kawasan tersebut.
Polsek Curug, Polres Tangerang Selatan (Tangsel) menggerebek peredaran obat-obatan keras ilegal tanpa izin edar di tiga lokasi, sepanjang periode April hingga Mei 2026.
Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews