Connect With Us

Pj Wali Kota Tangerang Fokuskan Program Bedah Rumah untuk Warga Miskin Ekstrem dan Keluarga Balita Stunting

Fahrul Dwi Putra | Rabu, 30 Oktober 2024 | 15:17

Pj Wali Kota Tangerang Nurdin memberikan arahan dalam kegiatan Evaluasi Bersama Program RTLH Tahun Anggaran 2024 di Gedung Pusat Pemerintahan Kota Tangerang pada Selasa, 29 Oktober 2024. (@TangerangNews / Istimewa )

TANGERANGNEWS.com- Pemerintah Kota Tangerang berencana untuk lebih memprioritaskan Program Bedah Rumah atau Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bagi keluarga miskin ekstrem dan mereka yang memiliki balita stunting.

Seperti diketahui, melalui program Bedah Rumah Pemkot Tangerang telah memperbaiki 8.656 unit rumah hingga tahun 2024, dan saat ini merencanakan penambahan 104 unit lagi.

"Program perbaikan RTLH ini hadir untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah. Tahun ini saja sudah ada 474 rumah yang diperbaiki, namun masih ada 104 rumah lagi yang kami bantu menggunakan dana insentif fiskal dari pemerintah pusat," ujar Nurdin dalam kegiatan Evaluasi Bersama Program RTLH Tahun Anggaran 2024 di Gedung Pusat Pemerintahan Kota Tangerang pada Selasa, 29 Oktober 2024.

Dijelaskan Nurdin, pemrioritasan ini dilakukan guna menjawab tantangan kebutuhan akan hunian layak terus meningkat, dan pemerintah daerah berupaya menjawab tantangan ini dengan optimal.

Menurut Nurdin, pihaknya sedang mempertimbangkan untuk menaikkan standar anggaran per unit RTLH, yang saat ini bernilai Rp20 juta per rumah, demi memastikan kualitas perbaikan lebih baik.

"Standar ini tengah dibahas bersama dengan DPRD Kota Tangerang untuk disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi saat ini," imbuhnya.

Program bedah rumah ini tidak hanya mencakup perbaikan fisik, namun juga diiringi dengan pemberdayaan ekonomi bagi keluarga penerima manfaat. 

Kata Nurdin, keluarga-keluarga ini akan mendapatkan fasilitas seperti ruang usaha di rumah, pelatihan keterampilan usaha, hingga bantuan modal dan bahan pokok untuk mendukung keberlangsungan usaha mereka.

Dia berharap, upaya tersebut dapat mempercepat penanggulangan kemiskinan ekstrem dan menekan angka stunting di Kota Tangerang, sehingga tercipta lingkungan yang lebih sehat dan sejahtera bagi masyarakat.

"Semoga dengan adanya bantuan ini, kesejahteraan dan kemandirian ekonomi masyarakat bisa meningkat, terutama bagi keluarga miskin ekstrem yang memiliki balita stunting," pungkasnya.

OPINI
Cara Islam Mengatasi Kenaikan Harga BBM

Cara Islam Mengatasi Kenaikan Harga BBM

Rabu, 17 Juni 2026 | 16:23

Demo yang digelar Mahasiswa beberapa waktu lalu, terkait protes kenaikan harga BBM menunjukan jika kenaikan harga BBM menjadi masalah besar di negeri ini, membuat kehidupan masyarakat bertambah sulit.

TANGSEL
Hasil SPMB SMPN Tangsel 2026 Jalur Domisili Diumumkan Malam Ini, Wali Kota Jamin Tidak Ada Titipan

Hasil SPMB SMPN Tangsel 2026 Jalur Domisili Diumumkan Malam Ini, Wali Kota Jamin Tidak Ada Titipan

Jumat, 26 Juni 2026 | 18:15

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) dijadwalkan akan mengumumkan hasil Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tingkat SMP Negeri Tahap I untuk jalur domisili pada malam ini, Kamis, 26 Juni 2026, tepat pukul 21.00 WIB.

BISNIS
Hadapi Era Digital, Habib Idrus Ajak Pemuda Perkuat Empat Pilar dan Lirik Bisnis Affiliate

Hadapi Era Digital, Habib Idrus Ajak Pemuda Perkuat Empat Pilar dan Lirik Bisnis Affiliate

Senin, 22 Juni 2026 | 11:45

Di tengah derasnya arus informasi dan meningkatnya tantangan sosial, penguatan nilai-nilai kebangsaan dinilai menjadi benteng utama dalam menjaga persatuan bangsa.

NASIONAL
 Perusahaan Otomotif Jepang Mau Hengkang ke Vietnam Jadi Sinyal Kuat PHK Massal

Perusahaan Otomotif Jepang Mau Hengkang ke Vietnam Jadi Sinyal Kuat PHK Massal

Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:22

Munculnya informasi mengenai potensi relokasi dua perusahaan komponen otomotif asal Jepang dari Indonesia ke Vietnam perlu menjadi perhatian serius semua pemangku kepentingan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill