Connect With Us

Peringatan Hari Antikorupsi di Banten Libatkan Anak Muda

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 8 Desember 2024 | 19:21

Peringatan Hakordia 2024 di Provinsi Banten. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar mengatakan, nilai-nilai antikorupsi menjadi hal yang penting dalam mendukung setiap aktivitas, terutama untuk melaksanakan pembangunan di Provinsi Banten dan tentu Indonesia.

"Antikorupsi merupakan hal penting yang menjadi support dasar kehidupan kita sehari-hari dalam rangka melaksanakan pembangunan di Provinsi Banten dan tentu di Indonesia," ungkap Al Muktabar usai membuka kegiatan Peringatan Hari Antikorupsi Dunia (Hakordia) tingkat Provinsi Banten di Plaza Aspirasi, KP3B Curug, Kota Serang, Sabtu 7 Desember 2024.

Al Muktabar juga berharap dengan momentum peringatan Harkodia tersebut, mampu menjadi pendorong bagi generasi muda untuk dapat menanamkan dan mengimplementasikan nilai-nilai antikorupsi.

"Momen ini juga menggiatkan generasi muda, khususnya para siswa dan juga mahasiswa. Ke depan beliau-beliau akan menjadi pemimpin, maka perlu dari awal kita tanamkan dan giatkan nilai antikorupsi sebagai bekal ke depannya," katanya.

Selain itu, kata menanamkan nilai-nilai antikorupsi bagi generasi muda menjadi langkah bersama dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.

"Pada waktunya nanti, generasi-generasi muda itu akan menjadi pemimpin ke depan. Bekal-bekal dengan prinsip-prinsip itu sangat penting," imbuhnya.

Pada kesempatan itu, Al Muktabar juga menuturkan nilai-nilai antikorupsi sangat memiliki keterkaitan dengan percepatan pembangunan, baik secara nasional maupun daerah.

Lantaran pembangunan dan antikorupsi menjadi hal yang saling menguatkan.

"Mudah-mudahan dengan menanamkan dan mengimplementasikan nilai-nilai antikorupsi, pembangunan akan efektif dalam memenuhi perencanaanya. Jadi esensi pembangunan memiliki yang kuat dalam sistem anti korupsi," tuturnya.

Ketua Forum Penyuluh Antikorupsi (Forpak) Banten Ratu Syafitri Muhayati mengatakan, dengan melibatkan generasi muda dalam memperingati Hakordia, bertujuan memperkenalkan nilai-nilai antikorupsi, sehingga dapat tertanam sejak dini.

"Membangun generasi bangsa yang anti korupsi dengan membangun dari bawah, hal itu untuk mewujudkan Indonesia Emas. kami di Provinsi Banten akan terus mengimplementasi dan menyebarluaskan nilai-nilai antikorupsi," ujarnya.

Selanjutnya, Syafitri yang juga menjabat sebagai Plt Inspektur Daerah Provinsi Banten itu juga menyampaikan, peringatan Hakordia tingkat Provinsi Banten tahun 2024 diisi dengan berbagai macam kegiatan.

"Kita juga menggelar lomba semarak Hakordia, kemudian sosialisasi antikorupsi yang bekerjasama dengan stakeholder dan kegiatan lainnya," pungkasnya.

Peringatan Hakordia 2024, diselenggarakan Pemerintah Provinsi Banten melalui Inspektorat Daerah Provinsi Banten dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten.

Peserta yang hadir berasal dari seluruh stakeholder yang bergerak dalam pencegahan korupsi di Provinsi Banten, antara lain Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Lingkungan Pemprov Banten, Unsur Forkopimda Provinsi Banten, akademisi, pelajar dan mahasiswa, serta pihak-pihak lainnya.

Sebagai informasi, Hakordia di Banten bertujuan menanamkan sikap antikorupsi dari Banten untuk Indonesia Emas 2045 Maju dan Berintegritas.

SPORT
Boyong Shin Tae-yong, Persija Siapkan Dana Rp545 Miliar untuk Belanja Pemain Musim 2026/2027 

Boyong Shin Tae-yong, Persija Siapkan Dana Rp545 Miliar untuk Belanja Pemain Musim 2026/2027 

Senin, 8 Juni 2026 | 17:38

Persija Jakarta menyiapkan anggaran besar mencapai Rp545 miliar untuk mendukung proyek pembangunan tim bersama pelatih anyar Shin Tae-yong menghadapi kompetisi Super League 2026/2027.

KAB. TANGERANG
62 SPPG di Kabupaten Tangerang Berhenti Beroperasi Gegara Dana Operasional Belum Cair

62 SPPG di Kabupaten Tangerang Berhenti Beroperasi Gegara Dana Operasional Belum Cair

Rabu, 10 Juni 2026 | 19:57

Sebanyak 62 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Tangerang berhenti beroperasi sementara karena tertundanya pencairan dana operasional program Makan Bergizi Gratis (MBG).

BISNIS
Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Jumat, 5 Juni 2026 | 23:57

Industri makanan dan minuman nasional, khususnya sektor minuman kemasan, terus menunjukkan resiliensinya sebagai salah satu tulang punggung manufaktur di Indonesia.

PROPERTI
Hunian Berdesain Jepang di BSD Jadi Incaran Generasi Muda, Terjual 90% dalam Sebulan

Hunian Berdesain Jepang di BSD Jadi Incaran Generasi Muda, Terjual 90% dalam Sebulan

Selasa, 9 Juni 2026 | 16:06

Tren pasar properti nasional di tahun 2026 masih didominasi oleh tingginya minat masyarakat terhadap hunian tapak (landed house).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill