Connect With Us

Pemkot Tangerang Salurkan Bansos Rp600 Ribu kepada 542 Keluarga Beresiko Stunting

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 18 Desember 2024 | 15:43

Pemkot Tangerang salurkan bantuan uang Rp600 ribu kepada ratusan keluarga beresiko stunting di Kota Tangerang. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mendistribusikan bantuan sosial (bansos) uang untuk keluarga dengan balita risiko stunting.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Tangerang Mulyani menuturkan bantuan tersebut disalurkan secara serentak di 13 kecamatan di seluruh Kota Tangerang.

"Bantuan diberikan kepada 542 penerima manfaat dengan masing-masing sebesar Rp600 ribu," katanya, Rabu 18 Desember 2024.

Ia menilai pendistribusian bantuan tersebut merupakan salah satu langkah strategis untuk menekan angka kasus stunting di Kota Tangerang.

Lewatnya, Pemkot Tangerang mendorong bantuan tersebut dapat digunakan untuk membeli kebutuhan pokok balita resiko stunting, seperti untuk membeli makanan bergizi, susu dan sebagainya. 

“Dengan bantuan ini diharapkan kebutuhan dasar untuk memenuhi pertumbuhan balita berisiko stunting dapat teratasi, sehingga bisa menjamin balita dapat tumbuh secara sehat, kuat dan lebih baik lagi,” ujar Mulyani.

Mulyani menambahkan bantuan ini juga mengalami peningkatan dibandingkan tahun kemarin. Tidak hanya menyasar keluarga miskin terlantar, juga lebih ditekankan untuk menyasar semua keluarga berisiko stunting di seluruh wilayah.

Salah satu penerima manfaat, Khusrinah mengaku, keberadaan bantuan tersebut sangat dirasakan manfaatnya.

Hal ini juga dapat menjawab kekhawatirannya dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari, sekaligus mendukung pertumbuhan balita secara lebih baik lagi.

“Alhamdulillah, bantuan ini sangat membantu pastinya, apalagi sebelumnya ini merupakan pertama kali saya menerimanya. Akan digunakan untuk membeli makanan dengan kandungan gizi yang baik,” pungkas warga asal Kelurahan Tanah Tinggi ini.

 

AYO! TANGERANG CERDAS
Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Rabu, 15 Juli 2026 | 19:47

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyiapkan evaluasi sejumlah program keahlian di sekolah menengah kejuruan (SMK) untuk menyesuaikan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

OPINI
Menanti Keadilan Pendidikan untuk Madrasah Aliyah di Banten

Menanti Keadilan Pendidikan untuk Madrasah Aliyah di Banten

Sabtu, 11 Juli 2026 | 20:58

Masuknya MA swasta ke dalam Program Sekolah Gratis sejatinya merupakan langkah yang sudah semestinya dilakukan. Madrasah Aliyah merupakan bagian dari sistem pendidikan nasional yang memiliki kontribusi besar dalam mencetak generasi berilmu

KAB. TANGERANG
Motif Pelaku Begal Bunuh Ojol di Tangerang: Depresi Gegara Biaya Nikah, Awalnya Mau Bunuh Diri

Motif Pelaku Begal Bunuh Ojol di Tangerang: Depresi Gegara Biaya Nikah, Awalnya Mau Bunuh Diri

Rabu, 15 Juli 2026 | 19:18

Seorang pemuda berinisial RD alias D, 25, nekat menghabisi nyawa seorang pengemudi ojek online (ojol) berinisial ATP di kawasan Villa Taman Bandara, Dadap, Kosambi, Kabupaten Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill