Siap-siap, Ini Jadwal Pembelian Tiket Kereta untuk Lebaran 2026
Selasa, 13 Januari 2026 | 19:56
PT Kereta Api Indonesia (KAI) mulai mengumumkan jadwal pembelian tiket kereta api untuk angkutan Lebaran 2026.
TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mendistribusikan bantuan sosial (bansos) uang untuk keluarga dengan balita risiko stunting.
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Tangerang Mulyani menuturkan bantuan tersebut disalurkan secara serentak di 13 kecamatan di seluruh Kota Tangerang.
"Bantuan diberikan kepada 542 penerima manfaat dengan masing-masing sebesar Rp600 ribu," katanya, Rabu 18 Desember 2024.
Ia menilai pendistribusian bantuan tersebut merupakan salah satu langkah strategis untuk menekan angka kasus stunting di Kota Tangerang.
Lewatnya, Pemkot Tangerang mendorong bantuan tersebut dapat digunakan untuk membeli kebutuhan pokok balita resiko stunting, seperti untuk membeli makanan bergizi, susu dan sebagainya.
“Dengan bantuan ini diharapkan kebutuhan dasar untuk memenuhi pertumbuhan balita berisiko stunting dapat teratasi, sehingga bisa menjamin balita dapat tumbuh secara sehat, kuat dan lebih baik lagi,” ujar Mulyani.
Mulyani menambahkan bantuan ini juga mengalami peningkatan dibandingkan tahun kemarin. Tidak hanya menyasar keluarga miskin terlantar, juga lebih ditekankan untuk menyasar semua keluarga berisiko stunting di seluruh wilayah.
Salah satu penerima manfaat, Khusrinah mengaku, keberadaan bantuan tersebut sangat dirasakan manfaatnya.
Hal ini juga dapat menjawab kekhawatirannya dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari, sekaligus mendukung pertumbuhan balita secara lebih baik lagi.
“Alhamdulillah, bantuan ini sangat membantu pastinya, apalagi sebelumnya ini merupakan pertama kali saya menerimanya. Akan digunakan untuk membeli makanan dengan kandungan gizi yang baik,” pungkas warga asal Kelurahan Tanah Tinggi ini.
PT Kereta Api Indonesia (KAI) mulai mengumumkan jadwal pembelian tiket kereta api untuk angkutan Lebaran 2026.
TODAY TAGWarga Kelurahan Batusari, Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang merasa resah adanya dugaan aktivitas pesta minuman keras (miras) dan praktik prostitusi di lingkungan mereka.
Kawasan Paramount Gading Serpong tidak hanya dikembangkan sebagai kawasan hunian, wilayah ini dirancang dengan konsep terpadu yang mencakup area komersial, fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, hingga ruang publik penunjang aktivitas masyarakat.
Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melakukan berbagai upaya untuk mengatasi krisis sampah di wilayah tersebut. Kali ini dengan memanfaatkan metode Teba Komposter, sebagai solusi pengelolaan sampah organik berbasis lingkungan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews