Telkomsel Bekali 1.000 Guru Keterampilan AI dan Desain Visual untuk Mengajar
Sabtu, 30 Mei 2026 | 20:37
Di tengah pesatnya arus transformasi digital, dunia pendidikan Indonesia dihadapkan pada tantangan besar.
TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mendistribusikan bantuan sosial (bansos) uang untuk keluarga dengan balita risiko stunting.
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Tangerang Mulyani menuturkan bantuan tersebut disalurkan secara serentak di 13 kecamatan di seluruh Kota Tangerang.
"Bantuan diberikan kepada 542 penerima manfaat dengan masing-masing sebesar Rp600 ribu," katanya, Rabu 18 Desember 2024.
Ia menilai pendistribusian bantuan tersebut merupakan salah satu langkah strategis untuk menekan angka kasus stunting di Kota Tangerang.
Lewatnya, Pemkot Tangerang mendorong bantuan tersebut dapat digunakan untuk membeli kebutuhan pokok balita resiko stunting, seperti untuk membeli makanan bergizi, susu dan sebagainya.
“Dengan bantuan ini diharapkan kebutuhan dasar untuk memenuhi pertumbuhan balita berisiko stunting dapat teratasi, sehingga bisa menjamin balita dapat tumbuh secara sehat, kuat dan lebih baik lagi,” ujar Mulyani.
Mulyani menambahkan bantuan ini juga mengalami peningkatan dibandingkan tahun kemarin. Tidak hanya menyasar keluarga miskin terlantar, juga lebih ditekankan untuk menyasar semua keluarga berisiko stunting di seluruh wilayah.
Salah satu penerima manfaat, Khusrinah mengaku, keberadaan bantuan tersebut sangat dirasakan manfaatnya.
Hal ini juga dapat menjawab kekhawatirannya dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari, sekaligus mendukung pertumbuhan balita secara lebih baik lagi.
“Alhamdulillah, bantuan ini sangat membantu pastinya, apalagi sebelumnya ini merupakan pertama kali saya menerimanya. Akan digunakan untuk membeli makanan dengan kandungan gizi yang baik,” pungkas warga asal Kelurahan Tanah Tinggi ini.
Di tengah pesatnya arus transformasi digital, dunia pendidikan Indonesia dihadapkan pada tantangan besar.
TODAY TAGKini wajah Situ Cihuni, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, berubah total. Situ seluas 22 hektar ini dulunya dikenal sebagai area terbengkalai. Ilalang tinggi, semak liar, hingga kesan menyeramkan pernah melekat di kawasan tersebut.
Sektor fesyen dan alas kaki merupakan salah satu industri kreatif yang masih potensial. Salah satunya digeluti Agus Eliawan atau yang lebih dikenal dengan sapaan Mas Gokil.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews