Connect With Us

Rahasia Pemkot Tangerang Sukses Turunkan Angka Stunting

Fahrul Dwi Putra | Senin, 21 Oktober 2024 | 08:23

Pj Wali Kota Tangerang Nurdin menerima penghargaan atas keberhasilan penurunan angka stunting. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang berhasil menunjukkan komitmen dalam upaya percepatan penurunan angka stunting, hingga meraih penghargaan bergengsi dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten. 

Prestasi ini diakui dalam momen perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Provinsi Banten yang ke-24, di mana Pemkot Tangerang dianugerahi peringkat pertama serta penghargaan kategori Inspiratif dan Dukungan Pimpinan Daerah atas keberhasilannya dalam Penilaian Kinerja 8 Aksi Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting di Provinsi Banten tahun 2024.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar kepada Pj Wali Kota Tangerang Nurdin, dalam upacara yang berlangsung di Lapangan Kantor Gubernur Banten, Serang, Banten.

Dijelaskan Nurdin, Berdasarkan data ePPGBM hingga September 2024, angka prevalensi stunting di Kota Tangerang tercatat 5,6%, jauh di bawah rata-rata provinsi dan nasional.

Lebih lanjut, Nurdin memaparkan sejumlah inovasi yang telah dilakukan oleh Pemkot Tangerang dalam menurunkan angka stunting. 

"Diantaranya Gerakan Serentak Anak Tangerang Sehat dan Cerdas (Gertak Tangkas), Dapur Sehat Anak Stunting PKK (Dashat PKK) di 104 kelurahan, Skrining TBC di Posyandu, Engkong Asuh Stunting, dan Satu Telur Satu Minggu (SATESAMI," bebernya.

Berdasarkan Keputusan Gubernur Banten Nomor 265 Tahun 2024, Kota Tangerang berhasil meraih total skor 131 dalam penilaian pelaksanaan Delapan Aksi Konvergensi Penurunan Stunting, menjadikannya kota dengan peringkat pertama di Provinsi Banten. Kota ini juga masuk dalam kategori Inspiratif dan Dukungan Pimpinan Daerah.

Penilaian tersebut didasarkan pada Delapan Aksi Konvergensi Stunting, yang mencakup analisa situasi, perencanaan kegiatan, rembuk stunting, regulasi, pembinaan pelaku, manajemen data, cakupan sasaran, dan review kerja.

KOTA TANGERANG
Tolak Bayar Japrem Rp10 Ribu Per Hari, Pedagang Buah Bentrok dengan Preman di Ciledug, 5 Luka Bacok

Tolak Bayar Japrem Rp10 Ribu Per Hari, Pedagang Buah Bentrok dengan Preman di Ciledug, 5 Luka Bacok

Jumat, 3 Juli 2026 | 01:35

Aksi premanisme berujung bentrokan berdarah terjadi di Jalan Raden Fatah, Kelurahan Sudimara Barat, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang pada Rabu 1 Juli 2026, sekitar pukul 23.00 WIB. Hal ini dipicu para pedagang buah yang menolak membayar jatah preman

TANGSEL
Situs SPMB Tangsel Sediakan Fitur Pantau Hasil Real-Time untuk Cegah Kecurangan

Situs SPMB Tangsel Sediakan Fitur Pantau Hasil Real-Time untuk Cegah Kecurangan

Jumat, 3 Juli 2026 | 02:43

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) berupaya agar Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) berjalan dengan transparan tanpa kecurangan.

BISNIS
Tokopedia Dikabarkan Bakal PHK Besar-besaran 90 Persen Karyawan

Tokopedia Dikabarkan Bakal PHK Besar-besaran 90 Persen Karyawan

Kamis, 2 Juli 2026 | 12:04

Platform e-commerce Tokopedia dikabarkan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) dalam jumlah besar.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill