Tes Pegawai Kopdes Merah Putih Dikeluhkan Peserta, BKN Sebut Banyak yang Panik
Minggu, 10 Mei 2026 | 14:28
Seleksi calon pegawai Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) menemui sejumlah kendala di lapangan.
TANGERANGNEWS.com-Dalam rangka terus meningkatkan optimalisasi pengelolaan sampah, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melakukan Studi Tiru ke Kota Solo dan Surabaya.
Pj Wali Kota Tangerang Dr Nurdin yang didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kota Tangerang menerangkan, kunjungan ini dilakukan guna mengetahui proses pengelolaan sampah berbasis teknologi modern, yang dikembangkan di Solo dan Surabaya.
Teknologi tersebut kemungkinan bisa diterapkan di Kota Tangerang, untuk mengatasi volume sampah yang saat ini mencapai 1.600 ton per harinya.
"Kami berharap, ini bisa menjadi terobosan yang dapat diimplementasikan di Kota Tangerang, dalam mengatasi masalah sampah yang kita hadapi," katanya saat kunjungan ke kantor Dinas LH Kota Solo, Jumat 18 Oktober 2024, malam.
Menurutnya, Pemkot Tangerang akan terus mencari referensi dalam pengelolaan sampah dari berbagai daerah, sebagai optimalisasi pengelolaan sampah di Kota Tangerang.
“Baik dari segi teknologi, implementasi hingga proses pengangkutan sampah dari pemukiman tadi, kami mendapat masukan baru, yang insya Allah dapat kami terapkan di Kota Tangerang,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas LH Kota Solo Kristiana Hariyanti menyambut baik kedatangan rombongan dari Pemkot Tangerang.
Ia berharap ada banyak masukan dan juga kerja sama yang bisa dilakukan, untuk bersama-sama menyelesaikan persoalan sampah di daerah.
“Sampah ini memang jadi persoalan lingkungan hidup yang tidak ada habisnya. Namun tentu harus terus dikaji dan diupayakan, sehingga ke depannya akan semakin banyak inovasi dan teknologi, untuk meminimalisir dan dapat memanfaatkan sampah agar bernilai ekonomi," jelasnya.
Dirinya juga menyampaikan terima kasih atas kunjungan jajaran Pemkot Tangerang, dalam rangka saling berbagi informasi soal pengelolaan sampah.
"Semoga kita bisa berkolaborasi dalam mewujudkan lingkungan yang semakin baik di masa depan,” pungkas Kristiana.
Seleksi calon pegawai Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) menemui sejumlah kendala di lapangan.
TODAY TAGPemerintah Provinsi (Pemprov) Banten akan mengevaluasi sejumlah jurusan di sekolah menengah kejuruan (SMK) yang dinilai sudah tidak lagi sebanding dengan kebutuhan dunia kerja.
Memulai bisnis tanpa legalitas yang jelas bisa menjadi hambatan besar di masa depan. Banyak pelaku usaha akhirnya kesulitan saat ingin bekerja sama dengan perusahaan besar atau mengikuti tender.
Dunia ikan hias Indonesia kembali bergeliat dengan hadirnya Elite Goldfish Championship (EGC) 2026 yang berlangsung pada 7–10 Mei 2026 di Pacific Garden Alam Sutera, Tangerang.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews