Connect With Us

Mau Terapkan Teknologi Pengelolaan Sampah, Pemkot Tangerang Studi Tiru ke Solo dan Surabaya

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 20 Oktober 2024 | 20:36

Pj Wali Kota Tangerang Dr Nurdin yang didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kota Tangerang saat kunjungan ke Kantor Dinas LH Kota Solo, Jumat 18 Oktober 2024, malam. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Dalam rangka terus meningkatkan optimalisasi pengelolaan sampah, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melakukan Studi Tiru ke Kota Solo dan Surabaya.

Pj Wali Kota Tangerang Dr Nurdin yang didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kota Tangerang menerangkan, kunjungan ini dilakukan guna mengetahui proses pengelolaan sampah berbasis teknologi modern, yang dikembangkan di Solo dan Surabaya.

Teknologi tersebut kemungkinan bisa diterapkan di Kota Tangerang, untuk mengatasi volume sampah yang saat ini mencapai 1.600 ton per harinya.

"Kami berharap, ini bisa menjadi terobosan yang dapat diimplementasikan di Kota Tangerang, dalam mengatasi masalah sampah yang kita hadapi," katanya saat kunjungan ke kantor Dinas LH Kota Solo, Jumat 18 Oktober 2024, malam.

Menurutnya, Pemkot Tangerang akan terus mencari referensi dalam pengelolaan sampah dari berbagai daerah, sebagai optimalisasi pengelolaan sampah di Kota Tangerang. 

“Baik dari segi teknologi, implementasi hingga proses pengangkutan sampah dari pemukiman tadi, kami mendapat masukan baru, yang insya Allah dapat kami terapkan di Kota Tangerang,” ungkapnya. 

Sementara itu, Kepala Dinas LH Kota Solo Kristiana Hariyanti menyambut baik kedatangan rombongan dari Pemkot Tangerang.

Ia berharap ada banyak masukan dan juga kerja sama yang bisa dilakukan, untuk bersama-sama menyelesaikan persoalan sampah di daerah. 

“Sampah ini memang jadi persoalan lingkungan hidup yang tidak ada habisnya. Namun tentu harus terus dikaji dan diupayakan, sehingga ke depannya akan semakin banyak inovasi dan teknologi, untuk meminimalisir dan dapat memanfaatkan sampah agar bernilai ekonomi," jelasnya.

Dirinya juga menyampaikan terima kasih atas kunjungan jajaran Pemkot Tangerang, dalam rangka saling berbagi informasi soal pengelolaan sampah. 

"Semoga kita bisa berkolaborasi dalam mewujudkan lingkungan yang semakin baik di masa depan,” pungkas Kristiana.

TANGSEL
Polsek Serpong Musnahkan 46 Juta Butir Obat Keras Ilegal Senilai Rp230 Miliar

Polsek Serpong Musnahkan 46 Juta Butir Obat Keras Ilegal Senilai Rp230 Miliar

Selasa, 4 Agustus 2026 | 18:52

Polsek Serpong, Polres Tangerang Selatan (Tangsel) memusnahkan sebanyak 46 juta butir obat keras golongan G dengan berbagai jenis. Obat keras itu merupakan hasil penggerebekan gudang di Jalan Raya Bogor, kawasan Kramat Jati, Jakarta Timur.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

KOTA TANGERANG
Tiba-tiba Ceburkan Diri ke Sungai Cisadane, BPBD Evakuasi Pria di Pintu Air 10 Tangerang

Tiba-tiba Ceburkan Diri ke Sungai Cisadane, BPBD Evakuasi Pria di Pintu Air 10 Tangerang

Selasa, 4 Agustus 2026 | 19:09

Warga di sekitar kawasan Pintu Air 10, Kota Tangerang, dikejutkan oleh aksi seorang pria yang nekat menceburkan diri ke aliran Sungai Cisadane, Selasa 4 Agustus 2026, sore.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill