Connect With Us

Urai Antrean Truk Sampah, 3 Akses Pintu TPA Rawa Kucing Dibuka

Fahrul Dwi Putra | Kamis, 17 Oktober 2024 | 12:24

Mobil pengangkut sampah mengantre menunggu penimbangan di TPA Rawa Kucing, Neglasari, Kota Tangerang. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com- Tiga akses pintu di area Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Rawa Kucing kembali dibuka oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang.

Hal ini dilakukan guna mengurai antrean panjang truk sampah di sepanjang Jalan Iskandar Muda menuju TPA, terlebih kawasan tersebut sebelumnya mengalami penumpukan sampah.

Kepala DLH Kota Tangerang Wawan Fauzi menyampaikan, selama lebih dari sebulan, DLH bersama tim dari PT Oligo menata sampah di area TPA Rawa Kucing. Penataan ini bertujuan untuk memulihkan akses yang terhambat. 

"Setelah ditelusuri, sesungguhnya memang di dalam area TPA Rawa Kucing ada jalur yang menghubungkan antara Pintu 1, Pintu 2 dan Pintu 3 dan termasuk adanya titik buang dalam area TPA Rawa Kucing," terang Wawan pada Rabu, 16 Oktober 2024.

Wawan menjelaskan, setelah menata tumpukan sampah, DLH kini telah membuka kembali akses ke Pintu 1 dan Pintu 2, serta membuka salah satu titik buang sampah. 

Menurutnya, setelah akses tersebut kembali dibuka, dampaknya cukup signifikan lantaran truk-truk sampah yang sebelumnya harus antre di luar area TPA, sekarang bisa masuk dan antre di dalam area TPA Rawa Kucing.

Meski dua akses pintu sudah dibuka, Wawan mengungkapkan, Pintu 3 masih dalam proses pembukaan akibat tumpukan sampah yang cukup tinggi. 

"Tentunya, solusi-solusi terbaik untuk penanganan TPA Rawa Kucing akan terus dimaksimalkan," tambahnya.

Sebagai informasi, TPA Rawa Kucing menerima sekitar 1.500 ton sampah setiap harinya dan beroperasi di atas lahan seluas 35 hektare. 

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

WISATA
7 Kuliner Autentik Tanah Sumatra yang Wajib Dicicipi di Festival Kuliner Serpong 2026

7 Kuliner Autentik Tanah Sumatra yang Wajib Dicicipi di Festival Kuliner Serpong 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 | 01:36

Pecinta kuliner di wilayah Tangerang dan sekitarnya dapat kembali menikmati beragam masakan khas nusantara di Festival Kuliner Serpong (FKS) 2026.

OPINI
Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:31

Kebakaran hutan dan lahan merupakan tantangan tata kelola yang berulang setiap siklus musim kemarau di Indonesia. Keterlambatan respons mesin birokrasi pemerintah daerah maupun pusat tidak sekadar berakar pada persoalan anomali cuaca.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill