Fenomena Sarjana Pengangguran
Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:50
Lagu lama berulang kembali, pengangguran dari gelar sarjana semakin banyak. Realitasnya gelar sarjana ternyata bukan jaminan seseorang akan terhindar dari ancaman pengangguran.
TANGERANGNEWS.com-Api kebakaran di TPA Rawa Kucing, Kota Tangerang sempat padam setelah beberapa hari ditangani petugas. Namun hari ini, Sabtu 28 Oktober 2023, api kembali menyala. Kali ini posisi titik api berada di pintu 1 TPA.
Diduga api berasal dari bara sampah yang masih mengeluarkan asap. Akibat cuaca terik panas ditambah angin kencang, memudahkan sampah mudah terbakar kembali.
Titik api yang baru muncul langsung ditangani petugas yang masih siaga di lokasi kebakaran, agar tidak menjalar lebih luas lagi.
"Api sudah dalam kendali petugas BPBD," ujar petugas di lokasi kebakaran.
Sampai hari kesembilan pasca kebakaran, TPA Rawa Kucing masih ditangani petugas. Ratusan personel gabungan dikerahkan dengan puluhan armada milik Damkar dan Dinas Lingkungan Hidup.
Bahkan Pemkot meminta bantuan BNPB untuk menerjunkan helikopter water bombing untuk menyiram TPA Rawa Kucing.
Puluhan warga sekitar TPA terpaksa harus dievakuasi dan ditempatkan di lokasi penampungan yang sudah disiapkan Pemkot Tangerang. Kebutuhan warga selama mengungsi dipenuhi Pemkot dan bantuan swadaya masyarakat.
Saat ini warga masih dilarang untuk memasuki dan beraktivitas di area TPA. Spanduk imbauan terpasang di sejumlah titik area TPA.
Lagu lama berulang kembali, pengangguran dari gelar sarjana semakin banyak. Realitasnya gelar sarjana ternyata bukan jaminan seseorang akan terhindar dari ancaman pengangguran.
TODAY TAGSekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.
Sejumlah kabel dan tiang fiber optik yang dipasang secara ilegal di beberapa ruas jalan utama ditertibkan dan disita tanpa ganti rugi oleh Pemerintah (Pemkot) Kota Tangerang Selatan (Tangsel),
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews