Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan
Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TANGERANGNEWS.com-Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menanggapi terkait penolakan mahasiswa terhadap kerjasama pembuangan sampah, dengan Pemerintah Kabupaten Pandeglang, Banten.
Kepada Bidang (Kabid) Dinas Lingkungan Hidup Tubagus Apriliadhi saat dikonfirmasi oleh Tangerangnews mengaku pihaknya masih melakukan pengechekan mengenai sistem kerjasama pada waktu sebelumnya.
"Waduh, nanti saya cek dulu kebijakannya, apa di zaman saya sudah ada Kabid atau belum dan saya belum berani melakukan statemen," Tubagus melalui pesat singkat, Rabu 16 Oktober 2024.
Diketahui, paksi penolakan mahasiswa tersebut dilakukan di depan Kantor Bupati Pandeglang, pada 10 Oktober 2024.
Mereka menutut Pemkab Pandeglang membatalkan MoU untuk menerima sampah dari Kota Tangsel.
Sebab, Pandeglang sampai saat ini belum bisa menampung sampah dari daerah lain yang jumlahnya mencapai puluhan hingga ratusan ton.
Sementara sampah di Tangsel dalam sehari mencapai 400-500 ton per-hari. Sebelumnya Pemkot Tangsel dikabarkan akan berkerjasama dengan Pemkot Bogor. Namun sampai saat ini belum ada kejelasan secara pasti.
Sampah di Tangsel sampai saat ini menjadi persoalan, lantaran daya tampung Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang yang dimiliki kota tersebut semakin terbatas.
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TODAY TAGDi tengah keterbatasan akses akibat kondisi geografis kepulauan, SD Negeri Pulo Panjang 2, Kabupaten Serang, mendapat tambahan fasilitas pendidikan melalui program Bridge Banten dari PT PLN (Persero) UID Banten.
Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews