Connect With Us

Diskusi Bareng Jurnalis, Maesyal-Intan Bakal Atasi Sampah dan Stunting di 100 Hari Pertama 

Fahrul Dwi Putra | Jumat, 27 September 2024 | 19:41

Calon Bupati-Calon Wakil Bupati Tangerang Maesyal Rasyid dan Intan Nurul Hikmah menggelar jumpa rindu silahturahmi bersama puluhan jurnalis, Jumat, 27 September 2024. (@TangerangNews / Istimewa )

TANGERANGNEWS.com- Pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Tangerang, Maesyal Rasyid dan Intan Nurul Hikmah, berkomitmen untuk menangani isu sampah dan stunting dalam 100 hari pertama jika terpilih. 

Hal ini disampaikan dalam diskusi bersama puluhan jurnalis pada Jumat, 27 September 2024. 

Dalam 100 hari kerja pertama, pasangan Maesyal-Intan menargetkan untuk segera menuntaskan dua masalah utama di Kabupaten Tangerang, yakni pengelolaan sampah dan penanganan stunting. 

"100 hari kerja saya bersama pak Maesyal akan segera menuntaskan persoalan sampah, stunting dan dokter saba ke rumah warga," ucap calon Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah.

Dijelaskan Intan, salah satu program utama dari pasangan ini ialah mempermudah akses pelayanan publik dengan menerapkan layanan drive-thru di setiap kecamatan. 

Tujuannya agar mempercepat dan mempermudah masyarakat dalam mendapatkan layanan dari pemerintah.

"Pelayanan publik akan semakin kita permudah bagi masyarakat dengan membuat pelayanan drive thru di setiap kecamatan," kata Intan.

Saat sesi diskusi, pasangan nomor urut 2 ini juga berjanji akan melanjutkan pembangunan infrastruktur yang telah dirintis oleh Bupati Tangerang periode sebelumnya, Zaki Iskandar dengan tetap menempatkan sektor pendidikan, kesehatan, infrastruktur, lingkungan hidup, dan tata kelola pemerintahan sebagai prioritas utama.

Calon Bupati Tangerang Maesyal Rasyid menambahkan, dirinya akan mengadakan pertemuan rutin dengan jurnalis jika ia dan Intan terpilih. Sebab, Maesyal Rasyid memang dikenal dekat dengan insan pers.

Pertemuan ini nantinya akan melibatkan seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk memastikan transparansi dan kolaborasi yang lebih baik antara pemerintah dan media.

"Nanti kita atur agenda nya apa satu bulan atau tiga bulan sekali. Sekalian kita ajak SKPD juga," ujarnya.

Di hadapan para jurnalis, Maesyal Rasyid juga memaparkan visi misinya yang berkaitan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Tangerang.

Ia menegaskan, tidak boleh ada lagi anak yang putus sekolah di Kabupaten Tangerang serta dari sisi kesehatan didukung dengan pengoptimalan pelayanan posyandu dan puskesmas di seluruh wilayah.

BANDARA
Cegah Penyakit Berbahaya, 399 Anjing dan 261 Kucing Jalani Karantina Ketat di Bandara Soetta pada 2026

Cegah Penyakit Berbahaya, 399 Anjing dan 261 Kucing Jalani Karantina Ketat di Bandara Soetta pada 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 15:26

Sebagai garda terdepan biosekuriti nasional, Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Banten terus memperkuat sistem pengawasan terhadap lalu lintas hewan yang melintasi Bandara Soekarno-Hatta.

AYO! TANGERANG CERDAS
Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Rabu, 15 Juli 2026 | 19:47

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyiapkan evaluasi sejumlah program keahlian di sekolah menengah kejuruan (SMK) untuk menyesuaikan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi.

OPINI
Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Kamis, 16 Juli 2026 | 18:33

Kesibukan ayah mencari nafkah saat ini secara tidak langsung telah mengikis perannya sebagai pendidik dan pelindung keluarga. Hari ini banyak anak-anak yang merasa kehilangan sosok ayahnya, baik secara fisik maupun psikis.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill