Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan
Senin, 27 April 2026 | 07:36
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.
TANGERANGNEWS.com-Rombongam truk pengangkut sampah dari Kota Tangerang Selatan (Tangse) diduga membuang sampah ke TPA Jatiwaringin, Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang.
Dari pantauan Tangerangnews pada Kamis 17 Oktober 2024, sekitar pukul 20.30 WIB, sebanyak 15 unit truk sampah dari TPA Cipeucang Kota Tangsel terlihat menuju Kabupaten Tangerang.
Saat tiba di lokasi, tampak beberapa orang menjaga pintu masuk TPA Jatiwaringin dan mengatur antrean mobil truk sebelum membuang muatan berisi sampah.
Santoso, warga sekitar TPA Jatiwaringin menyatakan, sedikitnya ada puluhan mobil truk ukuran sedang yang membuang sampah ke wilayahnya ini.
“Dari Tangsel. Mungkin sehari bisa lebih dari 50 truk. (Aktivitas) Sudah ada sebulan sebelumnya, sempat ada penutupan dan ramai dipemberitaan, sekarang beraktifitas lagi,” ujarnya.
Sementara seorang pengendara, Budiman mengaku terganggu dengan truk pengangkut sampah tersebut. Sebab saat mengantre di pinggir jalan, kerap tercium aroma tidak sedap.
"Kalau malam, truk ini berhenti kadang nunggu temen-temennya dan saya kira itu truk ngangkut tanah. Lalu saya perhatikan kok, ada sampah dan bau sekali," jelasnya.
Smentara itu, Kepada Bidang Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangsel Tubagus Apriliani saat dikonfrimasi Tangerangnews melalui pesan singkat mengenai truk sampah tersebut tidak menjawab.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.
TODAY TAGMahasiswa Pascasarjana Manajemen Pendidikan Universitas Pamulang menggelar kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di SMPN 7 Kota Tangerang Selatan, Rabu 29 April 2026.
Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews