Bupati Tangerang Dukung Pendidikan Antikorupsi Masuk Sekolah
Selasa, 12 Mei 2026 | 00:59
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menyoroti betapa pentingnya penanaman nilai antikorupsi sejak usia dini melalui dunia pendidikan.
TANGERANGNEWS.com-Rombongam truk pengangkut sampah dari Kota Tangerang Selatan (Tangse) diduga membuang sampah ke TPA Jatiwaringin, Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang.
Dari pantauan Tangerangnews pada Kamis 17 Oktober 2024, sekitar pukul 20.30 WIB, sebanyak 15 unit truk sampah dari TPA Cipeucang Kota Tangsel terlihat menuju Kabupaten Tangerang.
Saat tiba di lokasi, tampak beberapa orang menjaga pintu masuk TPA Jatiwaringin dan mengatur antrean mobil truk sebelum membuang muatan berisi sampah.
Santoso, warga sekitar TPA Jatiwaringin menyatakan, sedikitnya ada puluhan mobil truk ukuran sedang yang membuang sampah ke wilayahnya ini.
“Dari Tangsel. Mungkin sehari bisa lebih dari 50 truk. (Aktivitas) Sudah ada sebulan sebelumnya, sempat ada penutupan dan ramai dipemberitaan, sekarang beraktifitas lagi,” ujarnya.
Sementara seorang pengendara, Budiman mengaku terganggu dengan truk pengangkut sampah tersebut. Sebab saat mengantre di pinggir jalan, kerap tercium aroma tidak sedap.
"Kalau malam, truk ini berhenti kadang nunggu temen-temennya dan saya kira itu truk ngangkut tanah. Lalu saya perhatikan kok, ada sampah dan bau sekali," jelasnya.
Smentara itu, Kepada Bidang Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangsel Tubagus Apriliani saat dikonfrimasi Tangerangnews melalui pesan singkat mengenai truk sampah tersebut tidak menjawab.
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menyoroti betapa pentingnya penanaman nilai antikorupsi sejak usia dini melalui dunia pendidikan.
TODAY TAGPengguna kendaraan listrik di wilayah Banten semakin dimanjakan dengan kehadiran fasilitas pengisian daya berkecepatan tinggi.
Seorang warga negara (WN) India ditangkap aparat Bea Cukai karena hendak penyelundupkan serbuk emas murni di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta).
Memulai bisnis tanpa legalitas yang jelas bisa menjadi hambatan besar di masa depan. Banyak pelaku usaha akhirnya kesulitan saat ingin bekerja sama dengan perusahaan besar atau mengikuti tender.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews