Connect With Us

21 Ribu Keluarga Berisiko Stunting di Kabupaten Tangerang Terima Paket Bantuan Telur dan Ayam

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 13 September 2024 | 18:42

Keluarga berisiko stunting di Kabupaten Tangerang menerima bantuan telur dan daging ayam dari Bapanas melalui PT Pos Indonesia, Jumat, 13 September 2024. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Sebanyak 21 ribu paket bantuan berupa telur dan daging ayam, siap dibagikan kepada Keluarga Berisiko Stunting (KRS) di Kabupaten Tangerang. 

Penyaluran bantuan dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) ini dilakukan melalui PT POS Indonesia.

Kepala Bidang Ketahanan Pangan pada Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang, Abdul Munir, menjelaskan bantuan tersebut akan disalurkan secara bertahap sebanyak enam kali.

"Untuk saat ini ada 21.082 keluarga beresiko stunting (KRS). Setiap KRS mendapatkan 10 butir telur dan 1 ekor ayam dengan 6 kali penyaluran," ujarnya, Jumat 13 September 2024.

Ia berharap penyaluran bantuan tersebut berjalan lancar dan dapat dimanfaatkan dengan baik oleh para penerima manfaat.

Sementara itu, VP Sekretaris Perusahaan ID FOOD Yosdian Adi Pramono mengatakan, pihaknya melakukan kerja sama dengan Provinsi Banten.

Menurutnya, untuk tahap pertama di Provinsi Banten akan digelontorkan sebanyak 276 ribu paket bantuan telur dan daging ayam.

“Jumlah tersebut akan disalurkan kepada 92 ribu KRS sebanyak enam kali (6 batch),” terangnya.

Sampai dengan awal September 2024 ini penyaluran tahap 1 sudah dilakukan 100% yaitu sebanyak 92 ribu paket. 

Sedangkan, untuk batch kedua tengah berjalan dan telah terdistribusi sebanyak 35 ribu paket.

Diketahui, penyaluran bantuan ini juga dilakukan di 7 kabupaten/kota lainnya di Provinsi Banten, yaitu Kota Cilegon dengan penerima sebanyak 4 ribu KRS, Kota Serang 6 ribu KRS, Kabupaten Lebak 13 ribu KRS, Kabupaten Pandeglang 19 ribu KRS, Kabupten Serang 12 ribu KRS, Kota Tangerang 10 ribu KRS, Kota Tangerang Selatan 7 ribu KRS.

KOTA TANGERANG
Ini Tampang Pembunuh dan Pemerkosa di Jurumudi, Ngaku Mabuk dan Sudah Siapkan Sabuk untuk Ikat Korban

Ini Tampang Pembunuh dan Pemerkosa di Jurumudi, Ngaku Mabuk dan Sudah Siapkan Sabuk untuk Ikat Korban

Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:27

Subdit Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya berhasil meringkus pelaku pembunuhan dan pemerkosaan terhadap seorang wanita muda berinisial SNA, 21, di sebuah rumah kontrakan kawasan Jurumudi, Kecamatan Benda

HIBURAN
Rayakan Hari Jadi ke-45, Santika Indonesia Beri Diskon Menginap hingga 45 Persen 

Rayakan Hari Jadi ke-45, Santika Indonesia Beri Diskon Menginap hingga 45 Persen 

Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:35

Santika Indonesia Hotels & Resorts merayakan 45 tahun perjalanan di industri perhotelan Indonesia dengan menghadirkan program Santika Anniversary Sale.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill