Manajemen Persita Buka Suara Usai Stadion Indomilk Arena Rusak Diterjang Puting Beliung
Selasa, 31 Maret 2026 | 14:41
Cuaca ekstrem berupa angin puting beliung menerjang sejumlah kawasan di Kabupaten Tangerang, pada Selasa sore, 31 Maret 2026.
TANGERANGNEWS.com-Sebanyak 21 ribu paket bantuan berupa telur dan daging ayam, siap dibagikan kepada Keluarga Berisiko Stunting (KRS) di Kabupaten Tangerang.
Penyaluran bantuan dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) ini dilakukan melalui PT POS Indonesia.
Kepala Bidang Ketahanan Pangan pada Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang, Abdul Munir, menjelaskan bantuan tersebut akan disalurkan secara bertahap sebanyak enam kali.
"Untuk saat ini ada 21.082 keluarga beresiko stunting (KRS). Setiap KRS mendapatkan 10 butir telur dan 1 ekor ayam dengan 6 kali penyaluran," ujarnya, Jumat 13 September 2024.
Ia berharap penyaluran bantuan tersebut berjalan lancar dan dapat dimanfaatkan dengan baik oleh para penerima manfaat.
Sementara itu, VP Sekretaris Perusahaan ID FOOD Yosdian Adi Pramono mengatakan, pihaknya melakukan kerja sama dengan Provinsi Banten.
Menurutnya, untuk tahap pertama di Provinsi Banten akan digelontorkan sebanyak 276 ribu paket bantuan telur dan daging ayam.
“Jumlah tersebut akan disalurkan kepada 92 ribu KRS sebanyak enam kali (6 batch),” terangnya.
Sampai dengan awal September 2024 ini penyaluran tahap 1 sudah dilakukan 100% yaitu sebanyak 92 ribu paket.
Sedangkan, untuk batch kedua tengah berjalan dan telah terdistribusi sebanyak 35 ribu paket.
Diketahui, penyaluran bantuan ini juga dilakukan di 7 kabupaten/kota lainnya di Provinsi Banten, yaitu Kota Cilegon dengan penerima sebanyak 4 ribu KRS, Kota Serang 6 ribu KRS, Kabupaten Lebak 13 ribu KRS, Kabupaten Pandeglang 19 ribu KRS, Kabupten Serang 12 ribu KRS, Kota Tangerang 10 ribu KRS, Kota Tangerang Selatan 7 ribu KRS.
Cuaca ekstrem berupa angin puting beliung menerjang sejumlah kawasan di Kabupaten Tangerang, pada Selasa sore, 31 Maret 2026.
TODAY TAGPemerintah Kota (Pemkot) Tangerang meminta warga tetap tenang dan tidak mudah terpancing oleh informasi yang belum jelas menyusul beredarnya isu kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).
Beberapa hari terakhir, lonjakan harga minyak mentah global dari US$70 menjadi hampir US$120 per barel menjadi berita yang tidak bisa diabaikan.
Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) mulai memperketat pengawasan terhadap platform digital setelah Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews