Connect With Us

Pemkot Tangerang Luncurkan Program On the Job Training, Lulus Pelatihan Langsung Kerja

Redaksi | Jumat, 17 Januari 2025 | 10:17

Pj Wali Kota Tangerang Nurdin menandatangani kerjasama dengan PT Lira dalam program on the job training, Jumat 17 Januari 2025. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com - Pemerintah Kota Tangerang terus berinovasi untuk mengatasi permasalahan pengangguran dengan meluncurkan program on the job training. 

Program ini bekerja sama dengan PT Lira, sebuah lembaga pelatihan dan keterampilan kerja yang juga bergerak di bidang ketenagakerjaan. 

Kerjasama ditandai dengan Penandatanganan nota kesepahaman atau MoU oleh Penjabat (Pj) Wali Kota Tangerang Nurdin dengan Direktur PT Lira Muhamad Toha, Jumat 17 Januari 2025. 

Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Tangerang, Ujang Hendra Gunawan, menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk menjembatani tenaga kerja dengan kebutuhan industri di Kota Tangerang. 

"Setiap peserta pelatihan akan langsung disalurkan ke perusahaan yang sudah bekerja sama. Ini adalah bagian dari upaya kami meningkatkan kompetensi dan daya saing tenaga kerja, baik berbasis keahlian maupun kewirausahaan," ujarnya.

Sebagai mitra, PT Lira berperan dalam memberikan pelatihan sekaligus menyalurkan tenaga kerja. 

Direktur PT Lira, Muhamad Toha, menyebutkan bahwa program ini akan memberikan pengalaman langsung di dunia kerja bagi peserta yang belum memiliki keterampilan. 

"Peserta akan dilatih terlebih dahulu agar siap bersaing di industri kerja. Kami berharap ini bisa menjadi solusi konkret dalam menanggulangi pengangguran di Kota Tangerang," kata Toha. 

Tahap pertama program ini melibatkan 160 peserta yang akan mengikuti pelatihan dan langsung terjun ke lapangan. Sebanyak 45 perusahaan, melalui Forum Komunikasi Personalia Kota Tangerang, kata Toha, telah siap menjadi mitra penyaluran tenaga kerja. 

Pj Wali Kota Tangerang, Nurdin, menyebut program on the job training sebagai salah satu langkah strategis untuk mengatasi ketimpangan antara kompetensi tenaga kerja dan kebutuhan pasar kerja. 

"Permasalahan klasik ini harus diselesaikan dengan menciptakan tenaga kerja yang kompeten melalui pelatihan khusus. Selama masa pelatihan, peserta diharapkan tidak hanya meningkatkan keterampilan tetapi juga mengubah pola pikir mereka agar siap bekerja," jelasnya.

Lebih lanjut, Nurdin optimis bahwa program ini akan memberikan hasil nyata dalam mengurangi tingkat pengangguran. 

"Kita coba 160 peserta ini sebagai pelopor. Jika berhasil, kita akan memperluas program ini agar lebih banyak warga mendapatkan kesempatan bekerja," tambahnya.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

SPORT
John Herdman Merasa Pikul Tanggung Jawab Besar Usai dengan Lagu Indonesia Raya

John Herdman Merasa Pikul Tanggung Jawab Besar Usai dengan Lagu Indonesia Raya

Selasa, 20 Januari 2026 | 08:25

Pelatih baru Tim Nasional (Timnas) Indonesia mengungkapkan kesannya usai mendengar pemutaran lagu kebangsaan Indonesia Raya, Selasa, 13 Januari 2026, lalu.

TEKNO
Saldo Tiba-tiba Habis? Kenali Penipuan Modus Wallet Drainer dan Cara Pencegahannya

Saldo Tiba-tiba Habis? Kenali Penipuan Modus Wallet Drainer dan Cara Pencegahannya

Selasa, 20 Januari 2026 | 16:13

Kasus saldo kripto yang mendadak terkuras tanpa disadari semakin sering terjadi. Salah satu penyebab yang kini banyak digunakan penipu adalah wallet drainer, alat berbahaya yang mampu menguras aset kripto hanya lewat satu persetujuan transaksi.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill