Connect With Us

Pemkot Tangerang Berikan Pendampingan Korban Dugaan Pelecehan Seksual Oknum Ustaz di Ciledug

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 10 Januari 2025 | 15:49

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Tangerang Tihar Sopian. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang memberikan perhatian serius terhadap kasus dugaan pelecahan seksual oleh oknum ustaz atau guru pengajian di Kecamatan Ciledug.

Terkini, Pemkot Tangerang telah memberikan bantuan pendampingan terhadap para korban secara intensif.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Tangerang Tihar Sopian menuturkan, pendampingan tersebut berupa konseling psikologis sampai pendampingan medis (visum et repertum), untuk menjamin keamanan para korban selama proses pengusutan kasus.

Terhitung, bantuan pendampingan diberikan sejak laporan pertama kali diterima Polres Metro Tangerang Kota pada 23 Desember 2024 kemarin.

“Kami terus melakukan pendampingan secara mendalam kepada para korban yang telah melapor. Selanjutnya pendampingan ini merupakan bentuk komitmen untuk memberikan perlindungan dan dukungan penuh bagi para korban, agar mereka tetap terjaga secara fisik maupun psikologis,” ujar Tihar, Jumat 9 Januari 2025.

Ia melanjutkan, Pemkot Tangerang juga terus mendalami dugaan kasus pelecehan seksual tersebut untuk membantu proses pengusutan yang masih berlangsung.

Saat ini, Pemkot Tangerang telah menerima laporan dari lima korban, serta mencatat terdapat 30 orang lagi yang diduga sebagai korban selama bertahun-tahun.

“Sejauh ini, proses pendampingan juga berjalan komprehensif dan sangat lancar, ke depannya kami juga akan terus melakukan pendalaman, dengan melibatkan masyarakat setempat khususnya para satgas di lapangan untuk menjaring perkembangan informasi secara lebih baik,” bebernya.

Selain itu, Pemkot Tangerang juga memberikan bantuan lainnya berupa pertemuan (visiting) secara rutin, mengunjungi para korban dan keluarga, sekaligus memberikan edukasi tentang pencegahan kekerasan seksual kepada masyarakat sekitar.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

AYO! TANGERANG CERDAS
Lulusan Sulit Terserap Kerja, Pemprov Banten Bakal Hapus Jurusan Akutansi dan Manajemen di SMK

Lulusan Sulit Terserap Kerja, Pemprov Banten Bakal Hapus Jurusan Akutansi dan Manajemen di SMK

Kamis, 7 Mei 2026 | 21:47

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten akan mengevaluasi sejumlah jurusan di sekolah menengah kejuruan (SMK) yang dinilai sudah tidak lagi sebanding dengan kebutuhan dunia kerja.

BISNIS
Jasa Pembuatan PT Murah untuk Bisnis Baru: Solusi Legal Cepat dan Aman

Jasa Pembuatan PT Murah untuk Bisnis Baru: Solusi Legal Cepat dan Aman

Kamis, 7 Mei 2026 | 11:08

Memulai bisnis tanpa legalitas yang jelas bisa menjadi hambatan besar di masa depan. Banyak pelaku usaha akhirnya kesulitan saat ingin bekerja sama dengan perusahaan besar atau mengikuti tender.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill