Connect With Us

LPAI Geram, Ustaz Cabul di Tangsel Kabur Usai Beraksi Bertahun-tahun

Yanto | Kamis, 2 Januari 2025 | 15:36

Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Tangerang Selatan (Tangsel) Anthony bersama Ketua LPAI Pusat Kak Seto. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com-Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Tangerang Selatan (Tangsel) Anthony, angkat bicara terkait kasus dugaan pencabulan yang dilakukan oleh seorang oknum ustad berinisial W di Ciledug, Kota Tangerang.

“Kami sangat prihatin atas tindakan seperti ini, apalagi melibatkan anak-anak. Jika masuk wilayah Tangerang Selatan, kami akan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, untuk memastikan proses hukum berjalan dengan cepat,” ujarnya saat ditemui wartawan, Kamis 02 Januari 2025.

Ia juga menegaskan pihaknya akan bekerja sama dengan aparat penegak hukum, baik di wilayah Tangsel maupun Kota Tangerang. 

“Kami berharap kasus ini tidak disidik terlalu lama. Jika sudah cukup bukti, segera limpahkan ke Kejaksaan. Kami siap mendukung penuh upaya ini,” tambah Anthony.

Kasus ini menjadi semakin panas setelah beberapa pihak menyoroti peran pelaku yang dikenal sebagai tokoh agama.

"Kok bisa korban ini memberanikan diri ya? Tapi inilah kelemahan dari pelecehan seksual yang dibiarkan terlalu lama. Apalagi melibatkan orang penting, ini harus cepat diungkap!” tegas Anthony.

Anthony juga menyoroti perlunya konsentrasi penuh dari aparat Kepolisian.

“Kapolres harus fokus pada kasus ini. Jangan sampai lamban, karena korban dan masyarakat sangat membutuhkan keadilan,”tutup Anthony.

Seperti diketahui, pria berinisial W, ustaz pendiri majelis taklim di daerah Kampung Dukuh, Kelurahan Sudimara Selatan, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang, dilaporkan ke polisi karena diduga mencabuli bocah laki-laki.

Korbannya diperkirakan mencapai 30 anak dari warga sekitar yang belajar mengaji kepada terduga pelaku. Aksi ini sudah berlangsung sejak tahun 2000-an.

Sementara pelaku telah melarikan diri pada bulan November 2024 usai dilaporkan salah satu korbannya.

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

BANDARA
Pulang dari Bangkok Positif Narkoba, BNN Tangkap 10 WNI di Bandara Soetta

Pulang dari Bangkok Positif Narkoba, BNN Tangkap 10 WNI di Bandara Soetta

Jumat, 12 Juni 2026 | 14:40

Sebanyak 10 orang warga negara Indonesia (WNI) yang baru kembali dari Bangkok, Thailand, langsung ditangkap aparat Badan Narkotika Nasional (BNN) di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang.

OPINI
Merindukan Rumah di Bawah Naungan Syariah

Merindukan Rumah di Bawah Naungan Syariah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:20

Berbagai kasus kejahatan dan kekerasan justru datang dari tempat yang seharusnya memberikan perlindungan. Baik yang dilakukan oleh orang tuanya sendiri maupun orang lain.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill