Connect With Us

Sejumlah Anak Korban Pencabulan di Panti Asuhan Tangerang Ternyata Tidak Disekolahkan

Rangga Agung Zuliansyah, Yanto | Senin, 14 Oktober 2024 | 19:24

Ketua Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) Letjen (purn) Teguh Arief Indramoko saat mengunjungi anak-anak panti asuhan korban pencabulan yang dievakuasi ke Ruang Singgah Dinas Sosial Kota Tangerang, Senin 14 Oktober 2024. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com-Sejumlah anak yang menjadi korban pencabulan di Yayasan Panti Asuhan Darussalam An’nur, Kunciran Indah, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang ternyata tidak diberikan fasilitas pendidikan oleh si pemilik panti.

Hal itu dikatakan Ketua Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) Letjen (purn) Teguh Arief Indramoko saat mengunjungi anak-anak panti asuhan yang dievakuasi ke Ruang Singgah Dinas Sosial Kota Tangerang, Senin 14 Oktober 2024.

"Tadi saya menanyakan kepada anak-anak, mereka tidak disekolahkan, sampai ada anak yang usianya sudah 20 tahun. Bahkan ada dari mereka ingin menjadi tentara seperti kami dan ingin sekolah sampai jenjang lebih tinggi lagi," ujarnya.

Karena itu, Teguh mengatakan kedatangan Yayasan GSN ke lokasi untuk memberikan bantuan kepada para anak-anak tersebut. Saat ini, pihaknya masih mencari solusi agar mereka bisa bersekolah lagi.

"Kita masih mencari solusi buat anak-anak ini, apakah ikut paket c atau bagaimana. Nanti kita pikirkan lebih matang lagi, untuk masa depan anak-anak ini," ujarnya.

Selain memberikan bantuan kepada korban yang masih memiliki orang tua, GSN akan menampung anak-anak yang tidak memiliki orang tua asuh.

"Untuk anak yang nanti diurus orang tuanya kita berikan bantuan berupa biaya untuk UMKM, serta pendidikan sampai mereka lulus di perguruan tinggi hingga bisa mendapat pekerjaan," terang Teguh.

Teguh berharap bisa mengembalikan mental anak-anak sehingga mereka bisa untuk menuju masa depan yang lebih baik lagi.

"Saya dan tim yayasan akan berusaha terus memberikan rasa aman terhadap korban dan akan berusaha mengembalikan mental mereka agar bisa menjalani hari-hari seperti sedia kala," imbuhnya.

Seperti diketahui, kasus pencabulan di Panti Asuhan Darussalam An’nur terungkap setelah dilaporkan salah satu anak asuh yang menjadi korban. Total korbannya ada sekitar 8 anak.

Polres Metro Tangerang Kota telah menetapkan tiga tersangka, yaitu ketua yayasan Sudirman, 49, dan dua orang pengurus panti, Yusuf Bachtiar, 30, dan Yandi Supriyadi, 29, (DPO).

SPORT
Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 | 19:47

Tiga sarana olahraga milik Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang resmi ditunjuk sebagai lokasi pertandingan untuk tiga cabang olahraga (cabor) dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten 2026.

BANTEN
Ada 160 Perusahaan Tambang Berizin di Banten, Pemprov Pantau Kewajiban Reklamasi Lahan

Ada 160 Perusahaan Tambang Berizin di Banten, Pemprov Pantau Kewajiban Reklamasi Lahan

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 19:41

Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Banten mencatat sebanyak 160 perusahaan pertambangan telah mengantongi izin operasi produksi di wilayah Banten.

KAB. TANGERANG
Genjot Hasil Panen Padi, Teknologi Pertanian BRIN Diuji Coba di Kabupaten Tangerang

Genjot Hasil Panen Padi, Teknologi Pertanian BRIN Diuji Coba di Kabupaten Tangerang

Jumat, 23 Oktober 2026 | 19:36

Guna meningkatkan produktivitas padi sawah, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang menggandeng Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk inovasi dan riset ilmiah.

PROPERTI
Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:48

Sinar Mas Land kembali mengukuhkan prestasinya di bidang komunikasi korporasi dengan meraih Juara II Perhumas PR Excellence Awards 2026 untuk kategori Teknologi & Digital PR.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill