Connect With Us

Sudirman Pelaku Pencabulan Anak Panti Asuhan Pernah Diundang ke Hitam Putih Deddy Corbuzier 

Fahrul Dwi Putra | Jumat, 11 Oktober 2024 | 14:55

Sudirman pemilik Panti Asuhan Darussalam An'nur pelaku pencabulan anak saat menghadiri acara Hitam Putih yang dibawakan oleh Deddy Corbuzier pada 7 Oktober 2019 silam. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Pelaku pencabulan anak sekaligus pemilik Panti Asuhan Darussalam An'nur, Kunciran Indah, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, Sudirman ternyata pernah diundang di acara Hitam Putih yang dibawakan oleh Deddy Corbuzier.

Hal itu diketahui melalui potongan video yang diunggah di YouTube dengan judul "Kisah Guru Ngaji Berkostum Badut | HITAM PUTIH (07/10/19) Part 2".

Dalam acara tersebut, narasumber utamanya ialah Yahya Edward Hendrawan atau yang dikenal dengan Badut Syariah. Sedangkan, Sudirman hanya duduk di bangku penonton.

Meski demikian, Deddy Corbuzier sempat melayangkan beberapa pertanyaan kepada Sudirman berkaitan dengan Yahya yang membantu mengajar ngaji di panti asuhan miliknya tersebut.

Sudirman menyebut, ide nama Badut Syariah itu berasal darinya yang terinspirasi dengan tokoh Abu Nawas berangkat dari keinginan Yahya untuk bersedekah.

"Saya kasih pilihan option, ada sedekah profesi, sedekah waktu, sedekah ilmu. Nah, saya kasih saran bagaimana jika sedekah profesi, kemudian saya kasih julukan Badut Syariah," kata Sudirman dikutip pada Jumat, 11 Oktober 2024.

Sementara itu, Yahya Edward Hendrawan alias Badut Syariah menegaskan, saat ini dirinya tidak lagi terlibat dengan kegiatan apa pun di Panti Asuhan Darussalam An'nur milik Sudirman.

"Dalam hal ini saya Badut Syariah sudah tidak aktif lagi di yayasan tersebut sejak 21 Maret 2021, dikarenakan saya sudah sibuk dgn taman baca yang saya dirikan," tulis Yahya melalui akun Instagram pribadinya, @yahya_badut.

Yahya pun mengutuk keras perbuatan keji Sudirman yang tega melakukan aksi pencabulan terhadap anak-anak asuhnya sendiri. 

"Dalam kasus ini saya tidak tahu apa-apa, soalnya saya itu cuma relawan yang peduli dengan anak yatim piatu, relawan yang mencari berkah, relawan yg ingin membahagiakan orang banyak lewat sedekah profesi. Kalau saya lagi ada rezeki saya dan istri berusaha untuk selalu berbagi untuk mereka (anak-anak panti asuhan)," katanya.

Diberitakan sebelumnya, Sudirman, 49, selaku pemilik panti asuhan bersama Yusuf Baktiar, 30, dan Yandi Supriyadi, 28, sebagai pengurus tega melakukan aksi pencabulan terhadap delapan orang berjenis kelamin laki-laki dengan rincian lima korban anak dan tiga korban dewasa.

Atas perbuatannya para pelaku dijerat dengan pasal-pasal berat, termasuk Pasal 6 Huruf C Undang-Undang No. 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual dan Pasal 82 Undang-Undang No. 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak.

BANTEN
Kemarau 2026 di Banten Diprediksi Lebih Cepat, BMKG Ungkap Pemicunya

Kemarau 2026 di Banten Diprediksi Lebih Cepat, BMKG Ungkap Pemicunya

Kamis, 7 Mei 2026 | 13:03

BMKG memprediksi musim kemarau 2026 di wilayah Banten akan datang lebih cepat dibanding biasanya. Wilayah Banten Selatan disebut sudah mulai memasuki musim kemarau sejak awal Mei 2026.

BISNIS
Jasa Pembuatan PT Murah untuk Bisnis Baru: Solusi Legal Cepat dan Aman

Jasa Pembuatan PT Murah untuk Bisnis Baru: Solusi Legal Cepat dan Aman

Kamis, 7 Mei 2026 | 11:08

Memulai bisnis tanpa legalitas yang jelas bisa menjadi hambatan besar di masa depan. Banyak pelaku usaha akhirnya kesulitan saat ingin bekerja sama dengan perusahaan besar atau mengikuti tender.

TOKOH
Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Sabtu, 7 Maret 2026 | 18:51

Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada usia 35 tahun. Informasi tersebut disampaikan sejumlah musisi Tanah Air melalui media sosial pada Sabtu, 7 Maret 2026, dikutip dari Kompas.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill