Connect With Us

LPAI Desak Polisi Cepat Usut Dugaan Pencabulan Bocah oleh Ustaz di Ciledug

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 30 Desember 2024 | 22:13

Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Seto Mulyadi. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Seto Mulyadi mengkritik terkait lambannya penanganan kasus dugaan pencabulan anak yang melibatkan seorang oknum ustadz berinisial W di Kampung Dukuh, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang.

Pria yang akrab disapa Kak Seto ini meminta aparat bergerak cepat untuk mengusut tuntas kasus tersebut. Apalagi, pelaku dikabarkan telah melarikan diri sejak akhir November 2024, setelah kasus ini terbongkar.

"Waduh, apa polisi sedang berlibur? Enggak ada, enggak ada libur dalam tugas Kepolisian. Kekerasan seksual terhadap anak seperti ini harus langsung ditindak tanpa bertele-tele," tegasnya saat diwawancarai TangerangNews.com, Senin 30 November 2024.

Kak Seto juga menyoroti pentingnya tindakan sigap terhadap kasus kekerasan seksual, yang dinilai sebagai bentuk kejahatan luar biasa.

Ia menyatakan LPAI siap mendukung penuh proses hukum agar pelaku mendapatkan hukuman setimpal.

"Ini kan bukan soal laporan biasa, ini soal kejahatan seksual terhadap anak. Saya akan melibatkan Sekjen LPAI di Kota Tangerang agar bisa langsung meninjau perkembangan kasus ini," lanjutnya dengan nada serius.

Menurut Seto, pelaku jangan diberikan ruang bebas, apalagi kasus tindak seksual sangat berbahaya.

"Jangan biarkan pelaku kejahatan seksual terhadap anak berkeliaran bebas. Semua pihak harus bersatu melindungi anak-anak Indonesia," tutup Seto.

KAB. TANGERANG
Total Ada 29,5 Hektare Sawah di Kabupaten Tangerang Gagal Panen Gegara Banjir

Total Ada 29,5 Hektare Sawah di Kabupaten Tangerang Gagal Panen Gegara Banjir

Selasa, 20 Januari 2026 | 20:20

Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang mencatat ada sebanyak 29,5 hektare area persawahan di daerahnya yang gagal panen akibat terendam banjir.

TANGSEL
Tekan Tumpukan Sampah, Pemkot Tangsel Sebar Tong Komposter di Seluruh Pasar Tradisional

Tekan Tumpukan Sampah, Pemkot Tangsel Sebar Tong Komposter di Seluruh Pasar Tradisional

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:47

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menempatkan tong komposter di sejumlah pasar tradisional guna mengurangi penumpukan sampah organik seperti sisa sayur dan buah.

WISATA
Habiskan Rp2,3 Miliar, Apa Saja Isi Tugu Titik Nol Tangerang?

Habiskan Rp2,3 Miliar, Apa Saja Isi Tugu Titik Nol Tangerang?

Selasa, 20 Januari 2026 | 19:51

Tugu titik nol Kabupaten Tangerang yang sempat menjadi kontroversi lantaran memakan anggaran sebesar Rp2,3 miliar kini sudah mulai beroperasi dan dipergunakan sebagai taman literasi digital untuk masyarakat.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill