Connect With Us

Ngaku Mahasiswa UMT, Sandi yang Bela Pagar Laut Ternyata Sudah DO

Yanto | Senin, 20 Januari 2025 | 17:45

Sandi, perwakilan Jaringan Rakyat Pantura Kabupaten Tangerang. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com-Sandi Martha Praja, Koordinator Jaringan Rakyat Pantura (JRP), menjadi sorotan usai dirinya muncul membela pemasangan pagar laut di pesisir Utara Kabupaten Tangerang dengan alasan mencegah abrasi.

Fakta mengejutkan terungkap bahwa Sandi yang mengatasnamakan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) sebenarnya telah di-drop out (DO) dari kampus sejak tahun 2021/2022 ganjil.

Namun ternyata, mantan mahasiswa Jurusan Ilmu Pemerintahan ini, membawa nama UMT tersebut diduga demi kepentingan pribadinya.

Hal ini diungkapkan oleh Korry Elyana, dosen Ilmu Komunikasi di UMT yang menegaskan Sandi bukan lagi mahasiswa aktif.

"Kalau dilihat dari statusnya, dia sudah di-DO. Cuma saya enggak paham kenapa dia masih menyangkutpautkan nama UMT. Mungkin dia merasa bangga jadi mahasiswa UMT, atau memang sengaja memanfaatkan nama universitas," ujarnya, Senin 20 Januari 2025.

Menurut Korry, tindakan Sandi yang mengatasnamakan UMT untuk mendukung proyek pagar laut ini telah mencoreng nama baik kampus.

"Sebenarnya, kalau status mahasiswanya sudah dihapus, kita harus mempertahankan nama baik UMT. Ini masalah serius karena dia membawa nama UMT tanpa izin, bahkan dalam isu yang sangat kontroversial," tambahnya.

Ia juga sangat geram dengan tindakan Sandi yang tidak menjaga nama baik kampus.

"Kalau memang Sandi untuk membela proyek ini, itu sangat disayangkan. Apalagi dia sudah bukan mahasiswa UMT. Dia tidak punya alibi untuk mengatasnamakan kampus," tambah Korry.

Polemik ini juga memancing respons dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Muhammadiyah Tangerang Gufron Khan. Ia meminta Sandi memberi klarifikasi lantaran mengaku sebaai mahasiswa.

"Kami tidak ada langkah hukum, hanya sekadar klarifikasi ke media bahwa Sandi bukan lagi mahasiswa UMT. Namun,kasus ini jelas merugikan, karena proyek pagar laut itu sendiri sudah banyak ditentang nelayan," ujar Gufron.

Gufron menegaskan pihak UMT tengah mempertimbangkan langkah lebih tegas untuk menjaga nama baik universitas.

"Kami berharap masyarakat memahami bahwa Sandi bukan lagi bagian dari UMT. Apa yang dia lakukan adalah atas nama pribadinya, bukan institusi," tutup Gufron.

KOTA TANGERANG
Truk Sampah DLH Kota Tangerang Terparkir di Pinggir Jalan Neglasari Tiba-tiba Terbakar

Truk Sampah DLH Kota Tangerang Terparkir di Pinggir Jalan Neglasari Tiba-tiba Terbakar

Rabu, 27 Mei 2026 | 15:56

Sebuah armada truk sampah milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang yang tengah terparkir di Jalan Komplek PU Prosida, RT 01/RW 02, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, hangus dilalap si jago merah, pada Rabu 27 Mei 2026

TOKOH
Dari Bengkel Kecil di Karawaci, Pengusaha Sepatu Ini Kini Produksi Ribuan Pasang untuk Puluhan Brand Lokal

Dari Bengkel Kecil di Karawaci, Pengusaha Sepatu Ini Kini Produksi Ribuan Pasang untuk Puluhan Brand Lokal

Selasa, 12 Mei 2026 | 14:56

Sektor fesyen dan alas kaki merupakan salah satu industri kreatif yang masih potensial. Salah satunya digeluti Agus Eliawan atau yang lebih dikenal dengan sapaan Mas Gokil.

PROPERTI
Ada Rumah Rasa Villa Mulai Rp400 Jutaan Hanya 25 Menit dari BSD

Ada Rumah Rasa Villa Mulai Rp400 Jutaan Hanya 25 Menit dari BSD

Kamis, 21 Mei 2026 | 23:28

Aksesibilitas yang dekat dengan kawasan BSD City Tangerang kini menjadi magnet utama pencari hunian.

OPINI
Indonesia Surga Mafia Judol Internasional?

Indonesia Surga Mafia Judol Internasional?

Minggu, 17 Mei 2026 | 15:42

Pada 9 Mei 2026 Bareskrim Polri menahan 320 WNA pelaku sindikat judi online di gedung perkantoran Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Barat. Setiap tahun selalu ada penangkapan sindikat Judol.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill