Connect With Us

Tradisi Keramas Bareng Sungai Cisadane Diusulkan Jadi Warisan Budaya Kota Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 7 Februari 2025 | 19:19

Tradisi mandi keramas bareng menyambut Ramadan di Sungai Cisadane, Babakan, Kota Tangerang, diusulkan menjadi Warisan Budaya Tak Benda, Jumat 7 Februari 2025. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) tengah memproses usulan tradisi keramas bareng Sungai Cisadane menjadi Warisan Budaya Tak Benda (WBTb) di 2025.

Kepala Bidang Budaya Disbudpar Kota Tangerang Sumangku mengatakan, tradisi keramas bareng merupakan salah satu dari tiga WBTb yang diusulkan tahun ini, selain alat musik tehyan dan arak-arakan perahu maulid Masjid Kalipasir.

"Ketiganya kami ajukan kembali dan telah dilengkapi dengan narasi atau berkas administratif yang lebih lengkap. Semoga tahun ini bisa ditetapkan sebagai WBTb oleh Kementerian Kebudayaan,” tutur Sumangku, Kamis 6 Februari 2025.

Disbudpar Kota Tangerang bersama Tim Ahli juga tengah mendalami budaya lain yang mungkin bisa diajukan sebagai WBTb Kota Tangerang yaitu seni usik kasidah, ritus nazaran dan bahasa benteng.

“Disbudpar Kota Tangerang juga meminta dukungan dan partisipasi masyarakat, dalam tahap proses pengumpulan data sebagai salah satu syarat pengesahan WBTb ini,” harapnya.

Sebagai informasi, hingga saat ini Warisan Budaya Kota Tangerang yang telah ditetapkan Kementerian Kebudayaan Indonesia, mulai dari perlombaan perahu naga pehcun oleh Boen Tek Bio, tari cokek, orkes musik gambang kromong, kuliner laksa, upacara pernikahan ciao tao, silat beksi, kuliner bakcang dan Gotong Toapekong 12 tahunan.

OPINI
Cara Islam Memberantas Korupsi

Cara Islam Memberantas Korupsi

Senin, 27 Juli 2026 | 20:32

Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill