Connect With Us

Tangerang Punya 7 Warisan Budaya Takbenda, Ini Daftarnya

Fahrul Dwi Putra | Sabtu, 7 Oktober 2023 | 05:48

Laksa Tangerang. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Kota Tangerang menjadi salah satu wilayah dengan kekayaan warisan budaya, yang memerlukan perhatian khusus dari berbagai pihak.

Tim Ahli Warisan Budaya Takbenda Kemdikbudristek telah mengakui sebanyak tujuh warisan budaya takbenda di Kota Tangerang secara nasional terhitung sejak 2016 silam.

Baru-baru ini, Laksa Tangerang dan Upacara Cio Tao turut bergabung dalam dereta warisan budaya takbenda milik Kota Tangerang.

Meski merupakan kota metropolitan, Kota Tangerang memiliki banyak potensi budaya yang harus dijaga dan dilestarikan. Berikut daftarnya.

1. Tari Cokek (Ditetapkan pada 2016)

Seni pertunjukan Tari Cokek berkembang pada abad ke-19 M, dipengaruhi oleh budaya etnik Cina di Tangerang. 

Penarinya mengenakan kebaya cokek, dan sejarahnya bermula dari pentas hiburan para tuan tanah Tionghoa di Tangerang. Keunikan Tari Cokek terlihat pada gerakan perlahan penarinya, memudahkan untuk diikuti.

2. Festival Peh Cun (Ditetapkan pada 2020)

Perayaan Peh Cun di Sungai Cisadane, Kota Tangerang, adalah salah satu yang tertua di Indonesia. 

Tradisi ini terkait dengan perahu naga Empeh Pe Cun dari abad ke-19, disumbangkan oleh Kapitan Oey Khe Tay.

Perayaan rutin di Boen Tek Bio masih berlangsung dengan berbagai ritual dan tradisi uniknya.

3. Gambang Kromong Tangerang (Ditetapkan pada 2022)

Gambang kromong, orkes tradisional Betawi, mencerminkan pengaruh kebudayaan Cina dengan instrumen-instrumen seperti gambang, kromong, kongahyan, dan lainnya. Perpaduan budaya terlihat pada instrumen dari Cina, Sunda, dan Jawa.

4. Silat Beksi Tangerang (Ditetapkan pada 2022)

Silat Beksi adalah akulturasi budaya Cina dan Betawi, dengan gerakan yang lebih condong ke arah Betawi. 

Pesilat Beksi menonjolkan kecepatan gerakan dan penggunaan permainan tangan, khususnya pukulan dengan telapak tangan yang mengepal dan menghadap ke atas.

5. Bakcang Tangerang (Ditetapkan pada 2022)

Bakcang, kuliner Tionghoa, terdiri dari nasi dengan daging cincang, dibungkus dalam daun segi lima. Dikenal saat perayaan Peh Cun oleh etnis peranakan di Kota Tangerang atau Cina Benteng.

6. Laksa Tangerang (Ditetapkan pada 2023)

Laksa, hasil perpaduan budaya Tionghoa dan Melayu, menjadi kuliner khas Kota Tangerang. Laksa Tangerang memiliki resep dan cita rasa yang berbeda dengan versi dari daerah lain, tetapi tetap digemari di Indonesia.

7. Upacara Cio Tao (Ditetapkan pada 2023)

 

Upacara Cio Tao memiliki nilai sejarah dan budaya yang kuat, terkait dengan Cina Benteng di Kota Tangerang. Kehidupan sosial-budaya dan keberlanjutan adat menjadikan upacara ini unik se-nasional.

PROPERTI
Penghuni Paramount Petals Bertambah, Klaster Lily Mulai Diserahterimakan ke Konsumen

Penghuni Paramount Petals Bertambah, Klaster Lily Mulai Diserahterimakan ke Konsumen

Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:29

Pengembangan kawasan hunian Paramount Petals memasuki babak baru. Setelah hampir dua tahun dipasarkan, pengembang mulai menyerahkan kunci rumah kepada para pembeli di Klaster Lily.

BANDARA
Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta Jadi Pusat Keberangkatan Jemaah Umrah Mulai 1 Juli

Terminal 2F Bandara Soekarno-Hatta Jadi Pusat Keberangkatan Jemaah Umrah Mulai 1 Juli

Jumat, 26 Juni 2026 | 18:06

Mulai 1 Juli 2026, proses keberangkatan jemaah umrah rombongan yang menggunakan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) akan dialihkan secara terpusat melalui Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta).

SPORT
Pemkab Tangerang Bakal Gelar Nobar Piala Dunia 2026 di 29 Kecamatan

Pemkab Tangerang Bakal Gelar Nobar Piala Dunia 2026 di 29 Kecamatan

Rabu, 17 Juni 2026 | 16:54

Pemerintah Kabupaten (Tangerang) berencana mengadakan nonton bareng (Nobar) FIFA World Cup 2026 di 29 Kecamatan yang berada di wilayah tersebut.

TANGSEL
75 Anak Keluarga Prasejahtera di Kawasan BSD Lulus Program PASP Do & Learn

75 Anak Keluarga Prasejahtera di Kawasan BSD Lulus Program PASP Do & Learn

Selasa, 30 Juni 2026 | 16:43

Sebanyak 75 anak usia dini dari keluarga berpenghasilan rendah di kawasan BSD City dan sekitarnya resmi dinyatakan lulus dari program Pembinaan Anak Usia Dini dan Parenting (PASP) Do & Learn Angkatan XII.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill