Connect With Us

Gandeng Pemprov DKI Jakarta, Pembangunan Tanggul di Kali Angke Tangerang Bakal Dirampungkan

Fahrul Dwi Putra | Kamis, 6 Maret 2025 | 09:58

Wakil Wali Kota Tangerang Maryono meninjau sejumlah titik lokasi yang terendam banjir, Selasa, 4 Maret 2025. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang berencana menjalin kerja sama dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk menangani banjir yang melanda 14 titik di Kota Tangerang pada Selasa, 4 Maret 2025, dengan menyelesaikan pembangunan tanggul di Kali Angke. 

Wakil Wali Kota Tangerang Maryono Hasan menjelaskan, banjir tersebut terjadi akibat meluapnya Kali Angke yang belum sepenuhnya ditanggul, sehingga air meluber ke permukiman warga.  

"Berkoordinasi dengan jajaran kaitan pembangunan tanggul yang belum selesai di Kelurahan Petir. Kami akan menjalin kerja sama dengan Pemprov DKI Jakarta karena memang daerah ini berbatasan dengan Jakarta Barat," ujar Maryono, dikutip dari Tribun Tangerang, Kamis, 6 Maret 2025.

Pihaknya juga berencana mengusulkan pembangunan tanggul atau tandon air di kawasan Candulan guna mengurangi risiko banjir yang kerap terjadi setiap musim hujan. 

Mengingat Kali Angke berhubungan langsung dengan aliran air dari Bogor, Jawa Barat, kerja sama lintas wilayah dinilai perlu diperluas.  

Wakil Ketua I DPRD Kota Tangerang Andri S Permana menambahkan, rencana penanganan permasalahan banjir tersebut perlu dikoordinasi lebih lanjut dengan Pemprov Banten dan Jawa Barat. 

Menurutnya, Gubernur Banten Andra Soni dapat memfasilitasi pertemuan lintas provinsi untuk membahas solusi infrastruktur, sosial, dan ekonomi di wilayah perbatasan.  

"Sebenarnya hal ini harusnya bisa diwaspadai sejak awal dan bisa diantisipasi sejak dini, maka dari itu Bang Andra sebagai Gubernur Banten saya harap dapat segera menginisiasi pertemuan tersebut," ujar Andri.  

Seperti diketahui, salah satu wilayah terdampak paling parah adalah Kampung Candulan dan Candiga di Kelurahan Petir, Kecamatan Cipondoh. Ketinggian air di kawasan ini mencapai 1,5 meter, merendam ratusan rumah dan memaksa warga mengungsi ke dua titik darurat, yaitu masjid dan Rumah Pemotongan Hewan (RPH).  

Wali Kota Tangerang Sachrudin turun langsung untuk meninjau lokasi banjir sekaligus menyalurkan bantuan untuk 250 kepala keluarga terdampak akibat luapan Kali Angke.  

Untuk membantu warga, Pemkot Tangerang menyalurkan bantuan berupa makanan siap saji, selimut, obat-obatan, serta kebutuhan bayi. Khusus di bulan Ramadan, pemerintah juga menyediakan makanan berbuka puasa dan sahur bagi para pengungsi.  

"Dalam peninjauan ini sekaligus kami berikan bantuan berbentuk makanan sebanyak 2.000 porsi, kasur, selimut, obat-obatan, air mineral sampai kebutuhan bayi seperti pempers," kata Sachrudin.  

BISNIS
Perkuat Ekosistem Ritel, Joysparks Group Siapkan Gerai Baru di Tangerang

Perkuat Ekosistem Ritel, Joysparks Group Siapkan Gerai Baru di Tangerang

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:29

Setelah hampir dua dekade bertumbuh di industri ritel Indonesia, PT Star Maju Sentosa secara resmi memperkenalkan Joysparks Group sebagai identitas korporat baru yang menaungi seluruh portofolio bisnis perusahaan.

BANTEN
Terlalu Lama Menatap Layar Gadget Bisa Picu Digital Eye Strain, Kenali Gejala dan Cara Mencegahnya

Terlalu Lama Menatap Layar Gadget Bisa Picu Digital Eye Strain, Kenali Gejala dan Cara Mencegahnya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 12:57

Kebiasaan menggunakan perangkat digital telah menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari. Mulai dari mengecek ponsel setelah bangun tidur, bekerja di depan komputer, hingga menghabiskan waktu dengan media sosial atau menonton tayangan melalui layar.

AYO! TANGERANG CERDAS
Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:53

Antusiasme orangtua untuk menyekolahkan anaknya di Syafana Islamic School terbilang tinggi. Hingga Open Day tahun ajaran 2027-2028 digelar, hampir 1.000 calon siswa telah mendaftarkan diri secara online.

TOKOH
Rektor UMT Desri Arwen Meninggal Dunia, Pernah Ajar Ngaji Artis hingga Jadi Tokoh Pendidikan Tangerang

Rektor UMT Desri Arwen Meninggal Dunia, Pernah Ajar Ngaji Artis hingga Jadi Tokoh Pendidikan Tangerang

Jumat, 28 Agustus 2026 | 13:54

Kabar duka datang dari dunia kependidikan Tangerang, rektor Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) Desri Arwen meninggal dunia pada Jumat, 28 Agustus 2026, di RS Sari Asih Sangiang, pukul 11.14 WIB.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill