Connect With Us

Cegah Kecurangan, Pemkot Tangerang Periksa Takaran BBM 12 SPBU di Jalur Mudik Lebaran 2025

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 18 Maret 2025 | 17:58

Petugas Disperindagkop UKM melakukan uji tera takaran BBM di SPBU Rest Area Km 14, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, Selasa 18 Maret 2025. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop UKM) terus memperketat pengawasan 12 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang tersedia di jalur mudik Kota Tangerang.

Kali ini, uji tera berlangsung di SPBU Rest Area Km 14, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, Selasa 18 Maret 2025.

Kepala UPT Pelayanan Metrologi Legal Kota Tangerang Nur Hidayati mengatakan sejauh ini sudah enam SPBU dilakukan uji tera ulang untuk memastikan akurasi takaran BBM di 12 SPBU yang termasuk dalam jalur mudik Kota Tangerang.

“Jika ditemukan SPBU nakal dalam standar takar atau kelayakan mesin, maka akan dilakukan penyegelan untuk tidak beroperasi lebih dulu. Kemudian, dilakukan tindak lanjut untuk diperiksa, apakah ada kerusakan dan kemudian ditera kembali,” tegas Nur.

Ia pun menjelaskan, uji tera sebenarnya terus dilakukan secara berkala di 70 SPBU pemerintah maupun swasta di Kota Tangerang.

Namun, untuk momen Lebaran ini, sederet SPBU dilakukan tera ulang untuk memastikan keamanan dan kenyamanan konsumen di momen mudik Lebaran.

Dalam proses pengujian, petugas memastikan takaran BBM yang sesuai dengan apa yang diberlakukan, pengawasan tanda tera yang masih berlaku atau tidak, serta tanda tera jaminan pada mesin apakah masih terpasang atau tidak.

“Setiap SPBU, petugas melakukan tera ulang pada mesin pertamax, pertalite, pertamina dex dan bio solar. Dan hasilnya, sampai hari ini termasuk SPBU Rest Area km 14 dinyatakan aman dan sesuai dengan segala ketentuan yang berlaku,” tegasnya.

Diketahui, jika masyarakat menemukan indikasi kecurangan atau mengalami kecurangan itu sendiri, bisa langsung melakukan pelaporan atau pengaduan melalui nomor WhatsApp 0812-3582-7971.

Sementara itu, Manager SPBU Rest Area Km 14 Danang Purwandaru menyatakan, pihaknya merespons positif terhadap program Pemkot Tangerang dalam menjamin keamanan dan kenyamanan konsumen, dengan melakukan uji tera kepada keseluruhan mesin yang ada.

“Namun, di luar uji tera pada momen tertentu ini, SPBU Rest Area Km 14 juga rutin melakukan uji tera mandiri yang dilaporkan secara berkala ke Disperindagkop UKM Kota Tangerang,” kata Danang.

Di sisi lain, Danang pun memastikan stok BBM untuk kebutuhan mudik dan arus balik Idulfitri 1446 Hijriah ini aman atau pun cukup.

“Tidak ada penambahan stok yang berlebih, namun memastikan seluruh stok penuh dan cukup terhadap permintaan mudik dan arus balik yang dipastikan meningkat,” tutupnya.

HIBURAN
VIVERE Hotel Hadirkan Beragam Promo All You Can Eat, dari Chinese Food hingga Teppanyaki

VIVERE Hotel Hadirkan Beragam Promo All You Can Eat, dari Chinese Food hingga Teppanyaki

Selasa, 21 Juli 2026 | 18:45

VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated menghadirkan rangkaian promo All You Can Eat (AYCE) yang dapat dinikmati mulai siang hingga malam hari.

KAB. TANGERANG
Tak Saling Kenal, Pengeroyoan Anggota TNI AD hingga Tewas Diduga Dipicu Salah Paham di Tempat Makan

Tak Saling Kenal, Pengeroyoan Anggota TNI AD hingga Tewas Diduga Dipicu Salah Paham di Tempat Makan

Rabu, 22 Juli 2026 | 18:12

Jajaran kepolisian bergerak cepat mengusut tuntas kasus pengeroyokan yang merenggut nyawa seorang anggota TNI Angkatan Darat (AD) berinisial Prada ABS di Jalan Raya Pondok Hijau Golf, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Minggu 19 Juli 2026, lalu.

BANTEN
Belanja APBD Banten Baru Terserap 35 Persen, Proyek Fisik Belum Berjalan

Belanja APBD Banten Baru Terserap 35 Persen, Proyek Fisik Belum Berjalan

Rabu, 22 Juli 2026 | 14:11

Serapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Banten hingga pertengahan tahun 2026 masih tergolong rendah. Hingga akhir semester pertama, realisasi belanja daerah tercatat baru mencapai sekitar 35 persen

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill