Connect With Us

Kuota Hanya 5 Persen, SPMB SMP Kota Tangerang Jalur Mutasi Dibuka Besok

Fahrul Dwi Putra | Rabu, 2 Juli 2025 | 17:49

Ilustrasi SPMB Kota Tangerang 2025. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Salah satu jalur yang disediakan dalam proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP untuk tahun ajaran 2025/2026 ialah Jalur Mutasi, yang diperuntukkan bagi calon siswa dari luar Kota Tangerang yang berpindah domisili karena alasan tugas orang tua.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Jamaluddin mengatakan, kuota untuk Jalur Mutasi telah ditetapkan sebesar lima persen dari total daya tampung SPMB tahun ini. Kebijakan ini berdasarkan Keputusan Wali Kota (Kepwal) Nomor 496 Tahun 2025.

"Jalur mutasi atau perpindahan tugas orang tua adalah untuk calon peserta didik dari luar Kota Tangerang, yang berpindah domisili ke Kota Tangerang. Kami sudah siapkan kuota sebesar lima persen pada SPMB tahun ajaran 2025/2026," ujar Jamaluddin pada Rabu, 2 Juli 2025.

Adapun Jalur Mutasi pada SPMB SMP Kota Tangerang akan dibuka pada Kamis, 3 Juli 2025.

Ia menjelaskan, proses seleksi Jalur Mutasi akan mempertimbangkan sejumlah kriteria urutan prioritas. Mulai dari domisili peserta didik, usia, nilai rata-rata rapor, hingga nomor urut pendaftaran.

"Penerapan skor wilayah sesuai domisili yang sudah ditetapkan yaitu calon murid baru yang berdomisili satu wilayah dengan sekolah yang dituju mendapatkan skor 2 dan calon murid baru yang berdomisili di luar sekolah mendapatkan skor 1," jelasnya.

Jamaluddin mengimbau agar para orang tua yang berpindah tugas ke Kota Tangerang dapat segera memanfaatkan kesempatan ini dan mendaftarkan anak-anak mereka sesuai dengan jadwal yang berlaku.

WISATA
Libur Nataru 2026, Pengunjung Water World Cikupa Membludak Dua Kali Lipat

Libur Nataru 2026, Pengunjung Water World Cikupa Membludak Dua Kali Lipat

Minggu, 4 Januari 2026 | 20:15

Jika menikmati momen libur tahun baru 2026 di Tangerang, tak lengkap rasanya jika tidak berkunjung ke kolam renang Water World.

OPINI
Pendidikan sebagai Perlawanan Perempuan terhadap Kemiskinan Struktural

Pendidikan sebagai Perlawanan Perempuan terhadap Kemiskinan Struktural

Senin, 12 Januari 2026 | 20:30

Kemiskinan tidak pernah benar-benar netral. Ia punya wajah, dan sering kali wajah itu adalah perempuan. Ketika kemiskinan terjadi, perempuan biasanya menjadi pihak yang paling dulu mengalah, paling lama bertahan, dan paling sedikit didengar.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill