Connect With Us

Adik WH Minta Golkar Kota Tangerang Solid Dukung Atut-Rano

| Minggu, 28 Agustus 2011 | 17:36

Idrus Marham, Atut dan Abdul Syukur. (tangerangnews / rangga)

TANGERANG-Kader Partai Golkar Tangerang menyatakan siap untuk memenangkan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Ratu Atut Chosyah-Rano Karno dalan Pilkada Banten 2011.

 Hal tesebut diungkapkan oleh Ketua DPD Partai Golkar Kota Tangerang Abdul Syukur, bersama Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Tangerang Zaki Iskandar saat acara buka puasa bersama keluarga besar kader Golkar, Minggu (28/8).
 
 Abdul Syukur mengatakan, pihaknya sudah memiliki strategi tersendiri untuk memenangkan Atut-Rano. Dengan demikian ia siap membawa kemenangan saat Pilgub dimulai pada 22 Oktober 2011. “Kita mendukung penuh pasangan Atut-Rano yang telah diusung partai Golkar menjadi Cagub Banten 2012-2017,” tuturnya.

 Abdul meminta kepada  meminta kepada seluruh kader Golkar agar tetap solid dan bekerja keras untuk kemenagan Atut-Rano. Ia tidak akan mentolelir kader  yang tidak mematuhi aturan. “Bagi kader yang membelot dan mendukung pasangan Cagub lain, akan kita pecat. Lebih baik mundur dulu kalau mau mendukung Cagub lain,” tegasnya.

 Ditanya tentang dirinya yang merupakan keluarga Wali Kota Tangerang Wahdin Halim yang juga sebagai salah satu calon Gubernur Banten, Abdul Syukur menyatakan dirinya bisa tetap profesional. “Walaupun saya adiknya (Wahidin), saya tetap bisa membedakan mana urusan keluarga dan mana urusan partai. Meski berbeda pilihan, hubungan silaturahmi kita masih tetap jalan. Saya akan tetap profesional,” tandas Abdul Syukur.

 Sementara itu Ratu Atut Chosyah yang hadir dalam aara tersebut sangat berterima kasih atas dukungan yang diberikan kepadanya. Ia berharap para kader selalu kompak tidak hanya dengan internal partai Golkar tapi juga dengan partai lain yang berkoalisi dengan Golkar.

 “Saya mengajak seluruh kader partai untuk merapatkan barisan dan berharap lebih banyak lagi yang bergabung. Serta memberikan kontribusi terhadap kemenangan Golkar di Provinsi Banten,” ungkapnya.

 Ia juga berharap agar para kader dan pengurus Golkar tetap konsisten, tidak embalelo ke partai yang mendukung Cagub lain. “Diharapkan yang telah embalelo bisa kembali ke jalan yang benar,” terangnya.

 Atut juga merasa bangga dengan Ketua DPD Partai Golkar Kota Tangerang Abdul Syukur, yang  tetap berkomitmen tinggi mendukung partainya walaupun bagian dari keluarga salah satu Cagub lainnya. “Saya akan memberikan kontribusi yang positif kepada para kader yang telah bersedia meberikan tenaganya untuk mendukung saya,” ungkapnya.(RAZ)

SPORT
Jelang Laga Lawan China, Coach Timnas U-17: Musuh Lebih Diunggulkan

Jelang Laga Lawan China, Coach Timnas U-17: Musuh Lebih Diunggulkan

Jumat, 6 Februari 2026 | 16:06

Pelatih Kepala Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-17 Nova Arianto menyebut bahwa skuad musuh berada di posisi yang lebih diunggulkan pada laga yang akan digelar di Indomie Arena Tangerang.

HIBURAN
Finalis Miss Japan 2026 Meet and Greet di Tangerang, Disambut Tari Lenggang Cisadane hingga Cicipi Sate Ayam

Finalis Miss Japan 2026 Meet and Greet di Tangerang, Disambut Tari Lenggang Cisadane hingga Cicipi Sate Ayam

Sabtu, 7 Februari 2026 | 22:57

Suasana Victoria Square, Kota Tangerang mendadak meriah dengan kehadiran tamu-tamu istimewa dari Negeri Sakura.

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

OPINI
Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Zonasi Prostitusi dan Ilusi Pendapatan Daerah

Jumat, 6 Februari 2026 | 22:24

Alih-alih memberantas prostitusi dan peredaran miras, negara justru berposisi sebagai pengatur lokasi dan tata kelolanya. Maksiat tidak dihapus, hanya dipindahkan dan dilegalkan secara administratif.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill